oceh deh bos ditunggu yaaaaah [image: girl-005.gif]
2009/12/2 Ear-One <[email protected]> > Soriiiiiiiiiiiiiiii……. Lagi gw maintain daftarnya…sabar yach…. > > > > *From:* Astrid Habie [mailto:[email protected]] > *Sent:* Wednesday, December 02, 2009 3:56 PM > *To:* [email protected] > *Subject:* Re: ~ aga ~ Nice story - yang tidak bisa diucapkan ayah > > > > irwaaaaaaan, gak balas sms gw euyyy > ditungguin sepupu gw neeeh beritanya > T_T > > 2009/12/2 Ear-One <[email protected]> > > Repost = delete > > > > *"YANG TIDAK BISA DIUCAPKAN AYAH"* > > *Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang > bekerja diperantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar > negeri, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya..... > ** > > **Akan sering merasa kangen sekali dengan Mamanya..** > **Lalu bagaimana dengan Papa?** > > **Mungkin karena Mama lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu > setiap hari, tapi tahukah kamu, jika ternyata Papa-lah yang mengingatkan > Mama untuk menelponmu?** > **Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Mama-lah yang lebih sering mengajakmu > bercerita atau berdongeng, tapi tahukah kamu, bahwa sepulang Papa bekerja > dan dengan wajah lelah Papa selalu menanyakan pada Mama tentang kabarmu dan > apa yang kau lakukan seharian?** > > **Pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil......** > **Papa biasanya mengajari putri kecilnya naik sepeda.** > **Dan setelah Papa mengganggapmu bisa, Papa akan melepaskan roda bantu di > sepedamu...** > **Kemudian Mama bilang : "Jangan dulu Papa, jangan dilepas dulu roda > bantunya" ,** > **Mama takut putri manisnya terjatuh lalu terluka....** > > **Tapi sadarkah kamu?** > **Bahwa Papa dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu > mengayuh sepeda dengan seksama karena dia tahu putri kecilnya PASTI BISA.* > * > > **Pada saat kamu menangis merengek meminta boneka atau mainan yang baru, > Mama menatapmu iba.** > **Tetapi Papa akan mengatakan dengan tegas : "Boleh, kita beli nanti, tapi > tidak sekarang"** > **Tahukah kamu, Papa melakukan itu karena Papa tidak ingin kamu menjadi > anak yang manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi?** > > **Saat kamu sakit pilek, Papa yang terlalu khawatir sampai kadang sedikit > membentak dengan berkata : "Sudah di bilang! kamu jangan minum air dingin!". > ** > **Berbeda dengan Mama yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut.** > **Ketahuilah, saat itu Papa benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu.** > > **Ketika kamu sudah beranjak remaja.....** > **Kamu mulai menuntut pada Papa untuk dapat izin keluar malam, dan Papa > bersikap tegas dan mengatakan: "Tidak boleh!".** > **Tahukah kamu, bahwa Papa melakukan itu untuk menjagamu?** > **Karena bagi Papa, kamu adalah sesuatu yang sangat - sangat luar biasa > berharga..** > **Setelah itu kamu marah pada Papa, dan masuk ke kamar sambil membanting > pintu...** > **Dan yang datang mengetok pintu dan membujukmu agar tidak marah adalah > Mama....** > **Tahukah kamu, bahwa saat itu Papa memejamkan matanya dan menahan gejolak > dalam batinnya,** > **Bahwa Papa sangat ingin mengikuti keinginanmu, Tapi lagi-lagi dia HARUS > menjagamu?** > > **Ketika saat seorang cowok mulai sering menelponmu, atau bahkan datang ke > rumah untuk menemuimu, Papa akan memasang wajah paling cool sedunia.... :') > ** > **Papa sesekali menguping atau mengintip saat kamu sedang ngobrol berdua > di ruang tamu..** > **Sadarkah kamu, kalau hati Papa merasa cemburu?** > > **Saat kamu mulai lebih dipercaya, dan Papa melonggarkan sedikit peraturan > untuk keluar rumah untukmu, kamu akan memaksa untuk melanggar jam malamnya. > ** > **Maka yang dilakukan Papa adalah duduk di ruang tamu, dan menunggumu > pulang dengan hati yang sangat khawatir...** > **Dan setelah perasaan khawatir itu berlarut - larut...** > **Ketika melihat putri kecilnya pulang larut malam hati Papa akan mengeras > dan Papa memarahimu.. .** > > **Sadarkah kamu, bahwa ini karena hal yang di sangat ditakuti Papa akan > segera datang?** > **"Bahwa putri kecilnya akan segera pergi meninggalkan Papa"** > > **Setelah lulus SMA, Papa akan sedikit memaksamu untuk menjadi seorang > Dokter atau Insinyur.** > **Ketahuilah, bahwa seluruh paksaan yang dilakukan Papa itu semata - mata > hanya karena memikirkan masa depanmu nanti...** > **Tapi toh Papa tetap tersenyum dan mendukungmu saat pilihanmu tidak > sesuai dengan keinginan Papa** > > **Ketika kamu menjadi gadis dewasa....** > **Dan kamu harus pergi kuliah dikota lain...** > **Papa harus melepasmu di bandara.** > **Tahukah kamu bahwa badan Papa terasa kaku untuk memelukmu?** > **Papa hanya tersenyum sambil memberi nasehat ini - itu, dan menyuruhmu > untuk berhati-hati. .** > **Padahal Papa ingin sekali menangis seperti Mama dan memelukmu erat-erat. > ** > **Yang Papa lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya, dan > menepuk pundakmu berkata "Jaga dirimu baik-baik ya sayang".** > **Papa melakukan itu semua agar kamu KUAT....kuat untuk pergi dan menjadi > dewasa.** > > **Disaat kamu butuh uang untuk membiayai uang semester dan kehidupanmu, > orang pertama yang mengerutkan kening adalah Papa.** > **Papa pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya bisa merasa sama > dengan teman-temannya yang lain.** > **Ketika permintaanmu bukan lagi sekedar meminta boneka baru, dan Papa > tahu ia tidak bisa memberikan yang kamu inginkan...** > > **Kata-kata yang keluar dari mulut Papa adalah : "Tidak.... Tidak bisa!"** > **Padahal dalam batin Papa, Ia sangat ingin mengatakan "Iya sayang, nanti > Papa belikan untukmu".** > **Tahukah kamu bahwa pada saat itu Papa merasa gagal membuat anaknya > tersenyum?** > > **Saatnya kamu diwisuda sebagai seorang sarjana.** > **Papa adalah orang pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu. > ** > **Papa akan tersenyum dengan bangga dan puas melihat "putri kecilnya yang > tidak manja berhasil tumbuh dewasa, dan telah menjadi seseorang"** > > **Sampai saat seorang teman Lelakimu datang ke rumah dan meminta izin pada > Papa untuk mengambilmu darinya.** > **Papa akan sangat berhati-hati memberikan izin..** > **Karena Papa tahu.....** > **Bahwa lelaki itulah yang akan menggantikan posisinya nanti.** > > **Dan akhirnya....** > > **Saat Papa melihatmu duduk di Panggung Pelaminan bersama seseorang Lelaki > yang di anggapnya pantas menggantikannya, Papa pun tersenyum bahagia....** > **Apakah kamu mengetahui, di hari yang bahagia itu Papa pergi kebelakang > panggung sebentar, dan menangis?** > **Papa menangis karena papa sangat berbahagia, kemudian Papa berdoa....** > **Dalam lirih doanya kepada Tuhan, Papa berkata: "Ya Tuhan tugasku telah > selesai dengan baik....** > **Putri kecilku yang lucu dan kucintai telah menjadi wanita yang > cantik....** > **Bahagiakanlah ia bersama suaminya..."** > > **Setelah itu Papa hanya bisa menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya > yang sesekali datang untuk menjenguk...** > **Dengan rambut yang telah dan semakin memutih....** > **Dan badan serta lengan yang tak lagi kuat untuk menjagamu dari > bahaya....** > **Papa telah menyelesaikan tugasnya....** > > **Papa, Ayah, Bapak, atau Abah kita...** > **Adalah sosok yang harus selalu terlihat kuat...** > **Bahkan ketika dia tidak kuat untuk tidak menangis...** > **Dia harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu. .** > **Dan dia adalah yang orang pertama yang selalu yakin bahwa "KAMU BISA" > dalam segala hal..** > > **Saya mendapatkan notes ini dari seorang teman, dan mungkin ada baiknya > jika aku kembali membagikannya kepada teman-teman ku yang lain.** > > **Tulisan ini aku dedikasikan kepada teman-teman wanita ku yang cantik, > yang kini sudah berubah menjadi wanita dewasa serta ANGGUN, dan juga untuk > teman-teman pria ku yang sudah ataupun akan menjadi ayah yang HEBAT !** > > **Yup, banyak hal yang mungkin tidak bisa dikatakan Ayah / Bapak / Romo / > Papa / Papi kita... tapi setidaknya kini kita mengerti apa yang tersembunyi > dibalik hatinya.* > > > > -- > you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups. > to post emails, just send to : > [email protected] > to join this group, send blank email to : > [email protected] > to quit from this group, just send email to : > [email protected] > if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected] > or add me in Yahoo Messenger at [email protected] > thanks for joinning this group. > > > > > -- > best regards, > > Astrid > > > "Hide the pain and fear far > The one who's right will win > Know that everything is in your hands" > > RISE ~ Yoko Kanno, Origa > > -- > you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups. > to post emails, just send to : > [email protected] > to join this group, send blank email to : > [email protected] > to quit from this group, just send email to : > [email protected] > if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected] > or add me in Yahoo Messenger at [email protected] > thanks for joinning this group. > > -- > you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups. > to post emails, just send to : > [email protected] > to join this group, send blank email to : > [email protected] > to quit from this group, just send email to : > [email protected] > if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected] > or add me in Yahoo Messenger at [email protected] > thanks for joinning this group. > -- best regards, Astrid "Hide the pain and fear far The one who's right will win Know that everything is in your hands" RISE ~ Yoko Kanno, Origa -- you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups. to post emails, just send to : [email protected] to join this group, send blank email to : [email protected] to quit from this group, just send email to : [email protected] if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected] or add me in Yahoo Messenger at [email protected] thanks for joinning this group.
