PENDIDIKAN ITU RACUN 

Wawancara lama dengan Bob Sadino



Salah satu wacana untuk calon pengusaha, semoga bermanfaat.



Kalau Mau Kaya Jangan Pintar-Pintar 

Tuesday, 05 February 2008

Pengusaha eksentrik pemilik Kemfood, Bob Sadino, mengatakan hubungannya dengan 
Edam sebatas hubungan bisnis belaka.. . .



Ia juga mengatakan terbuka kemungkinan kerja sama dengan siapa saja untuk 
membuka bisnis serupa dengannya. Namun, ia mengaku memang punya banyak 

kemiripan dengan Made sebagai pemilik Edam.. . .



Apa saja? Berikut penuturannya pada Herita Endriana dan Agoeng Widyatmoko dari 
majalah bisnis kita:. . .



Awalnya bagaimana Bapak bisa kerja sama dengan Made? . 



Sebetulnya terlalu cepat kalau kita bilang kerja sama. Kita harus lebih 
profesional dengan mengatakan suatu bentuk ikatan bisnis. Made ingin 

membeli produk saya, saya mau jual produk ke siapa saja. 



Made kalau tidak salah mulai dengan apa adanya. Kemudian dia mau cari sesuatu 
yang terbaik buat para langganannya. Dia dengar ada kemfoods 

yang usahanya adalah membuat daging olah yang bentuknya sosis, hamburger, 
daging asap, dan lain-lain. 



Dia mendekati saya dan mengatakan, 



'Bapak bisa tidak membuat hamburger khusus untuk saya ?' 



Saya bilang gampang sekali dan saya kasih beberpa macam hamburger, coba saja 
mana yang paling baik. Setelah dia temukan yang terbaik, 

kita punya formula sendiri.



Jadi formulanya semuanya khusus ? . 



Dari dagingnya, mayonesnya, sampai sausnya kita buatkan untuk Made. Made 
tinggal menyuguhkannya. . 



Formula dari Bapak dan Made? . 



Formula khusus dari saya sendiri. 

Ya mungkin oleh dia ditambahkan disana-sini, saya tidak tahu. Produk saus saya 
yang ditambah apa lagi, itu milik Made. . 



Ini bentuk kerja samanya eksklusif antara pak Bob dan pak Made. Jadi tidak ada 
kerja sama dengan bentuk seperti ini dengan pengusaha lain? . 



Terbuka kerja sama dengan siapa saja tapi apa yang saya jual kepada Made hanya 
untuk Made. 

 Kalau ada yang ingin dibuatkan khusus hamburger lagi ya saya buat khusus untuk 
dia. . 



Made ini bukan orang pertama yang datang ke Bapak tapi dia mungkin yang pertama 
sukses. Anda melihatnya apa perbedaan Made dengan yang lain itu? . 



Saya tidak bisa menyebutkan secara spesifik bedanya apa. Tapi kemiripan 
sifat-sifat Made dengan saya banyak. Sebagai seorang entrepreneur dia punya 

kemauan yang luar biasa besar. Kemudian dia punya tekad yang bulat 
sekali.Komitmen, dia komit mau jual burger. Dia juga punya keberanian yang luar 
biasa untuk

mau mulai jual hamburger dengan harga yang lumayan terjangkau. Dia juga orang 
yang tidak cengeng. Itu ada kemiripan dengan saya. 



Jadi kalau ada yang punya sifat seperti itu, bisa sama dengan Edam atau bahkan 
melebihi Edam. 



Jadi itu faktor utama kalau kita ingin berusaha ? . 



Tadi kan empat faktor. Anda mau, ada tekad yang bulat, ada keberanian, dan 
tidak cengeng. Jadi kalau mau mulai sesuatu dan memegang empat faktor ini dan 
terutama 

faktor yang terakhir yaitu tidak cengeng, saya katakan pasti akan jadi Edam. 

Pasti. Tidak ragu-ragu lagi. Terus bagaimana kamu mau jadi seperti Made, 
gampang. Datang saja ke saya. Atau kalau tidak mau bikin burger dengan merek 
sendiri, 

tahu laku atau tidak, tapi yang jelas Edam laku ya sudah pergi ke Edam. Itu 
saja.



Menurut Bapak, pendidikan tinggi itu penting bagi pengusaha ? . 



Pendidikan itu racun buat saya. 



Saya kasih contoh. Orang dagang rata-rata cari apa. Katanya cari untung. Kalau 
saya bilang saya dagang cari rugi, logis tidak. 

Ada yang bilang tidak logis. Kemudian kalau orang dagang cari untung, apakah 
untung terus. Kan tidak. Kalau saya bilang tadi cari rugi, apakah rugi terus. 

Kan tidak. Lalu apa bedanya.

Kalau dilihat pengusaha kita banyak yang bermain untuk kalangan menengah atas 
dengan modal yang besar. Masih sedikit yang punya visi seperti Made. 

Kalau bapak lihat banyak pengusaha kita yang seperti Made. 



Untuk meniru visi Edam kan tidak susah. Edam sudah ada contoh, kenapa tidak 
ditiru. Kalau ditanya banyak atau sedikit, saya akan jawab begitu. 

Tentunya Indonesia membutuhkan lebih banyak Made. 100 Made tidak cukup. Kalau 
kamu tidak berani, tidak akan kemana. Itu faktor kan. Entrepreneur harus punya 
keberanian. 



Keberanian mengambil peluang. Kalau saya ditanya faktor apa yang menjadi kunci 
keberhasilan, jawaban saya sederhana. Karena saya tidak sekolah. 

Karena saya bodoh, makanya saya berhasil. Karena kamu pintar kamu mikir dulu, 
tunggu dulu. Jadi orang pinter itu kebanyakan ngitung untung ruginya. 

sehingga ketika dia mulai bertindak sudah tertingga jauh sama yang tidak 
ngitung.



Entrepreneur itu tidak pakai hitung-hitungan begitu. Saya tidak pernah ngitung 
dari dulu. Saya suruh orang yang hitung. Karena saya bodoh 

saya suruh orang lain yang hitung. Di mana letak kepintaran saya adalah 
menyuruh orang menghitung. 



Kenapa, karena saya bodoh. Di mana letak kebodohan Anda, karena Anda pintar, 
jadi Anda ngitung. Jadi kita sebenarnya bolak-balik saja. Saya bisa sukses 
karena 
saya bodoh dan kamu tidak bisa sukses karena kamu pintar. 



Jadi tidak usah ngitung. Jalan saja. Kalau salah ya belok. Salah lagi ya belok 
lagi. 



Saya jamin orang yang belajar itu tidak bisa kaya. Saya jamin. . 



Jadi saran Bapak untuk calon pengusaha? . 

Tidak usah pakai rencana. Tidak usah mikir. Jalankan saja.. . .



Sumber : Sumber Ilmu



Wassalam,



CONFIDENTIALITY CAUTION: This message is intended only for the use of the
individual or entity to whom it is addressed and contains information that is
privileged and confidential. If you, the reader of this message, are not the
intended recipient, you should not disseminate, distribute or copy this
communication. If you have received this communication in error, please notify
us immediately by return email and delete the original message.



-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected]
or add me in Yahoo Messenger at [email protected]
thanks for joinning this group.

Kirim email ke