http://health.detik.com/read/2010/02/09/160046/1296057/766/otak-manusia-siapa-yang-paling-bahagia-di-dunia
*Wisconsin,* Adakah orang yang paling bahagia di dunia di tengah tumpukan masalah hidup yang melilit? Ternyata peneliti menemukan otak manusia paling langka yang berisi gelombang gamma, yakni gelombang yang diduga sebagai penentu kebahagiaan seseorang. Gelombang gamma sangat jarang ditemukan pada manusia. Tapi otak seorang biksu berkebangsaan Perancis yang tinggal di daratan Himalaya diketahui penuh dengan gelombang gamma. Hal itu membuatnya dijuluki manusia paling bahagia di dunia. Biksu tersebut bernama Matthieu Ricard. Menurut Ricard, kunci kebahagiaan terletak pada kekuatan mental. Sebagai penganut ajaran dan teori agama Budha, ia percaya bahwa kebahagiaan akan diperoleh jika fokus pada kekuatan diri sendiri. Teknik meditasi dan sikap mementingkan kepentingan orang lain adalah kuncinya. Ricard menyebutkan ada tujuh aspek yang mempengaruhi kebahagiaan dalam hidup seseorang, diantaranya keluarga, pekerjaan, kesehatan dan sikap mental. Semua aspek itu tergabung dan terperangkap dalam pikiran. Untuk itu, apapun yang terjadi dalam hidup, semuanya harus dikembalikan pada pikiran yang tenang. "Jika seseorang bisa menenangkan pikiran, masalah apapun yang ada dalam hidup akan terasa baik-baik saja," kata Ricard seperti dikutip dari*Timesonline, * Selasa (9/2/2010). Demi menghasilkan pikiran yang fokus dan tenang, Ricard sengaja untuk tidak menikah, tidak mempunyai anak atau berkarir. Teori memfokuskan dan menenangkan pikiran yang diterapkan Ricard ternyata diakui oleh para pakar otak. Berdasarkan hasil scan otak yang dilakukan peneliti dari University of Wisconsin terhadap Ricard, diketahui bahwa bagian abu-abu pada otaknya menghasilkan gelombang gamma. Gelombang gamma adalah gelombang yang menentukan tingkat kesadaran, ingatan, pembelajaran dan lainnya. Dalam sejarah dan literatur *neuroscience*, gelombang gamma belum pernah ditemukan sebelumnya pada otak manusia. Gelombang gamma inilah yang mempengaruhi tingkat ketenangan dan kebahagiaan seseorang. Peneliti tidak hanya memeriksa otak Ricard, tapi juga faktor lainnya seperti gerakan otot muka, kemampuan mempertahankan ketenangan dan sebagainya. Semua faktor itu jika digabungkan akan menghasilkan kesehatan otak yang optimal. Meski Ricard diduga sebagai manusia paling bahagia di dunia, ia tidak pernah mengajak apalagi memaksa orang lain untuk masuk dan menganut agamanya. Pakar saraf dan otak pun hanya menyarankan agar orang-orang mengikuti teknik yang diterapkan Ricard jika ingin hidup tentram dan bahagia. Beberapa teknik yang dianjurkan Ricard diantaranya yaitu meditasi, mendahulukan kepentingan orang lain dan melatih pikiran bawah sadar. Tak jauh berbeda dengan Ricard, seorang pengarang buku '*Happiness: Lessons from a New Science*', Lord Layard pun mengatakan bahwa rumus bahagia adalah bersosialisasi, membuat koneksi, bergerak secara aktif, terus belajar dan biasakan memberi sesuatu untuk orang lain. Menurut Layard yang juga merupakan pakar ekonomi Inggris, pemerintah perlu merancang program pembangunan pola hidup yang tepat untuk meningkatkan rasa bahagia. "Kebanyakan dana dialokasikan pemerintah untuk mengurangi kemisikinan atau penyakit. Seharusnya pemerintah juga perlu mengalokasikan dana lebih untuk pelayanan kesehatan mental, dukungan orangtua dan edukasi yang positif," kata Layard.(*fah/ir*) ========================= by google Wisconsin, there the happiest person in the world in the middle of a pile of tangled problems of life? Apparently the researchers found the most rare human brain containing gamma waves, ie waves suspected as a determinant of a person's happiness. Gamma waves are rarely found in humans. But the brain of a French monk who lived in the Himalayan land full of unknown gamma wave. That made him the happiest man dubbed the world. Monk named Matthieu Ricard. According to Ricard, the key to happiness lies in the mental strength. As believers in the doctrine and theory of Buddhism, he believed that happiness would be obtained if the focus on the power of self. Meditation techniques and attitudes concerned with the interests of others is the key. Ricard says there are seven aspects that affect one's happiness in life, including family, work, health and mental attitude. All aspects were incorporated and trapped in the mind. For that, whatever happens in life, everything must be returned to a quiet mind. "If someone can soothe the mind, any problems in life will feel fine," Ricard said, as quoted from the TimesOnline, Tuesday (9/2/2010). By producing mind focused and calm, Ricard deliberately to not get married, no children or a career. Theories focusing and calming the mind that is applied Ricard was recognized by the experts of the brain. Based on the results of brain scans by researcher from the University of Wisconsin against Ricard, note that the gray section on the brain produced gamma wave. Gamma wave is a wave that determines the level of consciousness, memory, learning and others. In history and literature, neuroscience, gamma wave has never been found previously in the human brain. This gamma waves that affect the level of tranquility and happiness. Researchers not only check Ricard's brain, but also other factors such as muscle movement faces, the ability to maintain composure and so on. All these factors combined will result in optimal brain health. Although Ricard suspected as the happiest man in the world, he never took much less force others to come in and embrace his religion. Nerve and brain experts even suggest that only those who follow the techniques applied Ricard if you want to live peacefully and happily. Some of the recommended techniques that include meditation Ricard, put the interests of others and to train the subconscious mind. Not much different from Ricard, an author of 'Happiness: Lessons from a New Science', Lord Layard said that the formula for happiness is socialize, make connections, actively moving, keep learning and make it a habit to give something to someone else. According to Layard is also a British economist, the government needs to design a pattern of development programs appropriate to increase the feeling of happiness. "Most of the government allocated funds to reduce kemisikinan or disease. Government should also need to allocate more funds for mental health services, parent support and education are positive," says Layard. (Fah / ir) __________ -- you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups. to post emails, just send to : [email protected] to join this group, send blank email to : [email protected] to quit from this group, just send email to : [email protected] if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected] or add me in Yahoo Messenger at [email protected] thanks for joinning this group.
