Bagian Otak yang Menyebabkan Orang Takut Kehilangan Uang
Nurul Ulfah - detikHealth


(Foto: unitedfamiliesinter national)
Pasadana, Peneliti menemukan bagian otak bernama amygdala yang menjadi penyebab 
kenapa orang takut kehilangan uang. Normalnya, orang akan takut kehilangan uang 
dan berhati-hati saat bertindak, namun mereka yang amygdala-nya rusak tidak 
punya rasa takut itu.

Orang bijak mengatakan hidup adalah proses menuju kehilangan. Tapi tetap saja 
manusia takut dan sangat menjaga apa yang dipunyainya agar tak hilang terutama 
uang. Peneliti menemukan jawabannya ini semua gara-gara amygdala.

Sebuah studi membuktikan secara ilmiah mengapa ada orang yang takut kehilangan 
uang tapi ada juga yang tidak. Perbedaan bagian otak yang bernama amygdala 
adalah penyebabnya. Jika Anda masih punya rasa takut kehilangan uang, artinya 
bagian amygdala pada otak masih berfungsi dengan normal.

Dalam studinya, peneliti menganalisis otak seseorang yang bermain judi. 
Hasilnya menunjukkan, orang yang takut kehilangan uang saat bermain judi 
ternyata memiliki bagian amygdala yang aktif pada bagian otaknya. Amygdala 
adalah bagian yang berfungsi sebagai pusat pengontrol rasa takut dalam otak.

"Hasil laboratorium dan bukti di lapangan menunjukkan bahwa seseorang cenderung 
menghindari risiko kehilangan meski sebenarnya mungkin ia akan mendapat sesuatu 
yang lebih besar jika kehilangan," kata Dr Benedetto De Martino dari the 
California Institute of Technology, Pasadana seperti seperti dilansir dari 
ABCNet, Selasa (9/2/2010).

Sebagai contoh, orang akan menghindari judi karena takut kehilangan uang US$ 10 
padahal mereka bisa saja mendapatkan untung US$ 15. Tindakan ini menurut Dr 
Martino disebut dengan 'loss aversion' atau takut kehilangan.

Untuk mengetahui fungsi amygdala pada otak manusia, peneliti menguji dua orang 
perempuan dengan kondisi genetik langka yang disebut dengan penyakit 
Urbach-Wiethe. Penyakit itu menyebabkan kerusakan bagian amygdala dan membuat 
seseorang tidak bisa mengontrol rasa takut atau emosi lainnya.

Peneliti membandingkan kedua perempuan itu dengan 12 partisipan lainnya yang 
tidak memiliki penyakit tersebut. Studi ini hanya menggunakan sedikit 
partisipan karena secara etika, tidak etis rasanya melukai dan membongkar isi 
otak manusia untuk mengetahui apa yang terjadi di dalamnya.

Para partisipan diminta untuk melakukan judi dimana akan ada dua kemungkinan 
yang dihasilkan. Kemungkinan pertama adalah partisipan akan memenangkan US$ 20 
atau kehilangan US$ 5. Kemungkinan kedua adalah partisipan akan memenangkan 
atau kehilangan US$ 20.

Hasilnya menunjukkan kedua perempuan yang punya penyakit Urbach-Wiethe ternyata 
memilih pilihan kedua, yaitu mengambil risiko kehilangan yang lebih besar. Hal 
ini membuktikan bahwa bagian amygdala pada otaknya memang tidak berfungsi 
sehingga ia cenderung tidak takut kehilangan uang.

"Seseorang dengan amygdala normal harusnya bisa lebih berhati-hati dalam 
bertindak dan punya rasa takut akan kehilangan," kata Ralph Adolphs.

Studi yang dilaporkan dalam the Proceedings of the National Academy of Science 
ini membantu menjelaskan mengapa ada sebagian orang yang berani mengambil 
risiko dan ada yang tidak. Jika seseorang tidak punya rasa takut, mungkin 
bagian amygdala dalam otaknya mengalami kerusakan yang mungkin disebabkan oleh 
faktor genetik atau DNA.

(fah/ir)
http://health. detik.com/ read/2010/ 02/09/160024/ 1296175/766/ bagian-otak- 
yang-menyebabkan -orang-takut- kehilangan- uang 
__._,_.___
 


      

-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected]
or add me in Yahoo Messenger at [email protected]
thanks for joinning this group.

<<OTAK-dalam.jpg>>

Kirim email ke