ZAINAL ARIFIN 














السلام عليكم ورحمته الله وبركا تها

semoga bermanfaat
salam...zainal

Wirid Lebih Utama Ketimbang Pahalanya
Syeikh Ibnu ‘Athaillah As-Sakandary
Tidak ada yang meremehkan konsistensi wirid (ketaatan di setiap waktu) 
kecuali orang yang sangat bodoh, karena warid ( pahala wirid) itu akan di 
dapat di negeri akhirat, sedangkan taat atau wirid itu akan lenyap bersama 
lenyapnya dunia ini.

Sedangkan yang lebih utama untuk diprioritaskan adalah yang wujudnya tidak 
bisa diabaikan. Wirid adalah HakNya yang harus anda laksanakan. Sedangkan 
warid adalah sesuatu yang anda cari dariNya. Mana yang lebih utama antara 
sesuatu yang dituntut oleh Allah padamu, dibanding apa yang anda tuntut 
dari Allah?
Mayoritas ummat ini lebih banyak berburu pahala dan janjinya Allah swt. 
Dalam segala gerak gerik ibadahnya. Padahal yang lebih utama adalah ibadah 
dan kepatuhannya itu sendiri. Sebab kepatuhan dan ubudiyah yang dituntut 
oleh Allah swt, dan menjadi HakNya, itu lebih utama dibanding hak kita 
yang besok hanya akan bisa kita raih di akhirat.

Sebab kesempatan melaksanakan HakNya saat ini dibatasi oleh waktu dunia, 
dan akan habis ketika usia seseorang itu selesai. Karena itu semampang di 
dunia, ibadah, amal, wirid harus diperbanyak sebanyak-banyaknya. Soal 
pahala dan balasan di akhirat itu bukan urusan kita. Manusia tidak berhak 
mengurus dan menentukan pahalanya. Semua itu adalah haknya Allah swt. Yang 
telah dijanjikan kepada kita, karena merasa menginginkannya.
Ibnu Athaillah lalu menegaskan, mana lebih utama tuntutan anda apa 
tuntutan Allah?
Disinilah lalu berlaku pandangan:
1. Taat itu lebih utama dibanding pahalanya.
2. Doa itu lebih utama dibanding ijabahnya.
3. Istiqomah itu lebih utama dibanding karomahnya.
4. Berjuang itu lebih utama dibanding suksesnya.
5. Sholat dua rekaat itu lebih utama ketimbang syurga seisinya.
6. Bertobat itu lebih utama ketimbang ampunan.
7. Berikhtiar itu lebih utama ketimbang hasilnya.
8. Bersabar itu lebih utama ketimbang hilangnya cobaan.
9. Dzikrullah itu lebih utama dibanding ketentraman hati.
10. Wirid itu lebih utama ketimbang warid (pahala wirid).
11. dan seterusnya.

Para sufi sering mengingatkan kita, “Carilah Istiqomah dan jangan anda 
menjadi pemburu karomah. Sebab nafsumu menginginkan karomah sedangkan 
Tuhanmu menuntutmu istiqomah. Jelas bahwa Hak Tuhanmu lebih baik dibanding 
hak nafsumu.”

Abu Syulaiman ad-Darany menegaskan, “Seandainya aku disuruh memilih antara 
sholat dua rekaat dan masuk syurga firdaus, sungguh aku memilih sholat dua 
rekaat. Karena dalam dua rekaat itu ada Hak Tuhanku, sedangkan dalam 
syurga firdaus hanya ada hak diriku

-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected]
or add me in Yahoo Messenger at [email protected]
thanks for joinning this group.

Kirim email ke