apa tu isi videonya bro?cr2 ngehack gt ya?
donlot dr mana?kl kbesaran mgkin bs ks link nya aja
eko wrote:
Aku punya videonya ni, Mr.ZAP jg ada, tapi 1 CD FULL
----- Original Message ----- From: "mahen"
<[email protected]>
To: <[email protected]>
Sent: Tuesday, March 16, 2010 5:38 PM
Subject: ~ aga ~ Sang Legenda Hacker
Kevin Mitnick, Sang Legenda Hacker
Sebuah ketukan terdengar dari pintu apartemennya, Kevin Mitnick
membuka pintu dan mendapati lusinan agen FBI dan penegak hukum lain
sudah bersiap untuk menangkapnya. Ini adalah akhir perjalanan seorang
hacker yang terpaksa buron demi menghindari hukuman penjara. Hacker
yang selama masa buronannya itu telah mendapatkan status legendaris,
bahkan telah tumbuh menjadi sebuah mitos yang lebih besar dari
dirinya sendiri.
Penangkapan yang terjadi pada 1995 itu menandai awal dari kasus
penahanan yang paling kontroversial terhadap seorang pelaku kejahatan
cyber. Mitnick adalah seorang penyusup pada sistem komputer menjelma
sebagai America's Most Wanted Hacker.
Kecanduan Komputer
Mitnick mudah mempelajari komputer dengan nongkrong di toko
radioshack atau diperpustakaan umum, keluarganya tidak cukup berduit
untuk memiliki komputer sendiri. Kesukaannya pada komputer berkembang
hingga ia dewasa.
Pada periode 1990-an, Mitnick mudah sekali keluar masuk sistem
komputer. Namun pada akhir 1980-an ia sebenarnya ingin meninggalkan
hobynya tersebut dan mulai mencari pekerjaan yang sah. Sayangnya,
sebelum ia bisa melakukan itu, pada 1987 ia tertangkap karena
menyusup perusahaan Santa Cruz Organization, sebuah perusahaan
piranti lunak yang terutama bergerak dibidang sistem operasi Unix.
Ketika itu pengacara mitnik berhasil menurunkan tuduhan kejahatan
menjadi tindakan yang kurang baik, Mitnick pun hanya di ganjar 3
tahun masa percobaan.
Tidak sampai setahun Mitnick kembali tersandung kasus hukum.
Gara-garanya seorang teman yang komputernya ia gunakan untuk membobol
komputer lain melaporkan Mitnick yang berwajib kali itu yang dibobol
Mitnick adalah milik Digital Equipment Corporation. Setiap kali
membobol komputer yang dilakukan mitnik adalah mengambil code
penyusun dari piranti lunak. Kode itu kemudian dia pelajari dengan
sungguh-sungguh, terkadang menemukan beberapa kelemahan didalamnya.
Dalam sebuah kesempatan Mitnick hanya mengaku mengambil kode penyusun
dari piranti lunak yang ia sukai atau yang menarik baginya.
Dalam kasus DEC Mitnick mendapatkan masa tahanan yang lebih berat.
Ketika itu pengacaranya menyebut Mitnick memiliki, 'kecanduan pada
komputer yang tidak bisa dihentikan'. Ia diganjar 1 tahun penjara.
Di penjara Mitnick mendapatkan pengalaman yang buruk. Pada saat itu
legenda Kevin Mitnick atau yang lebih dikenal juga dengan nama
samaran 'the condor', sudah semakin membesar. Reputasinya sebagai
seorang penjahat komputer juga semakin membumbung melebihi kenyataan.
Sipir di Lompoc, penjara tempat Mitnick berada, mengira Mitnick bisa
menyusup kedalam komputer hanya dengan berbekal suara dan telepon.
Walhasil Mitnick bukan hanya tidak boleh menggunakan telepon, ia juga
menghabiskan waktu berbulan bulan dalam ruang isolasi. Tak heran jika
kemudian ia dikabarkan mengalami sedikit gangguan jiwa saat menjalani
hukuman di Lompoc.
Tahun 1989 Mitnick dilepaskan dari penjara. Ia berusaha mencari
pekerjaan yang resmi, namun statusnya sebagai mantan narapidana
membuat Mitnick sulit mempertahankan pekerjaan. Akhirnya ia bekerja
sebagai pendulang informasi untuk kantor penyelidik kantor swasta.
Tentunya ini menyeret Mitnick kembali kepada dalam dunia yang abu-abu
dan hitam. Pada awal 1990-an, Mitnickpun dicari lagi oleh FBI. Kali
ini takut akan masuk ruang isolasi selama bertahun-tahun, Mitnick
memutuskan untuk kabur.
Hacking The Human Side
Keahlian Mitnick sebagai hacker tidak terbatas pada kemapuan teknis
belaka. Ia merupakan pada kemampuan teknis belaka. Ia merupakan
seorang yang memahami betul bahwa keamanan sistem komputer terdiri
dari aspek kebijakan organisasi, sumber daya manusia, proses yang
terlibat serta teknologi yang digunakan. Seandainya ia seoarang
pahlawan super kemapuannya utama Mitnick adalah seoarang yang
mempraktekan ilmu social engginering alias rekayasa sosial. Ini
adalah sebuah teknik mendapatkan informasi penting, semisal password,
dengan memanfaatkan kelemahan manusiawi.
Kemampuan Mitnick paling baik diilustrasikan dalam cerita berikut,
cerita yang dikisahkan Mitnick sendiri pada sebuah forum online
Slasdot.org
"Pada satu kesempatan, saya ditantang oleh seorang teman untuk
mendapatkan nomor (telepon) Sprint Foncard-nya. Ia mengatakan akan
membelikan makan malam jika saya bisa mendapatkan nomor itu. Saya
tidak akan menolak makan enak, jadi saya berusaha dengan menghubungi
Customer Service dan perpura-pura sebagai seorang dari bagian
teknologi informasi. Saya tanyakan pada petugas yang menjawab apakah
ia mengalami kesulitan pada sitem yang digunakan. Ia bilang tidak,
saya tanyakan sistem yang digunakan untuk mengakses data pelanggan,
saya berpura-pura ingin memverifikasi. Ia menyebutkan nama sistemnya."
"Setelah itu saya kembali menelepon Costumer Service dan dihubungkan
dengan petugas yang berbeda. Saya bilang bahwa komputer saya rusak
dan saya ingin melihat data seorang pelanggan. Ia mengatakan data itu
sudah berjibun pertanyaan. Siapa nama anda? Anda kerja buat siapa?
Alamat anda dimana? Yah, seperti itulah. Karena saya kurang riset,
saya mengarang nama dan tempat saja. Gagal. Ia bilang akan melaporkan
telepon telepon ini pada keamanan."
"Karena saya mencatat namanya, saya membawa sorang teman dan
memberitahukannya tentang situasi yang terjadi. Saya meminta teman
itu untuk menyamar sebagai 'penyelidik keamaman' untuk mencatat
laporan dari petugas Customer Service dan berbicara dengan petugas
tadi. Sebagai 'penyelidik' ia mengatakan menerima laporan adanya
orang berusaha mendapatkan informasi pribadinya pelanggan. Setelah
tanya jawab soal telepon tadi, 'penyelidik menyakan apa informasi
yang diminta penelepon tadi. Petugas itu bilang nomor Foncard.
'penyelidik' bertanya, memang berapa nomornya? Dan petugas itu
memberikan nomornya. Oops. Kasus selesai"
Buron
Sebaga i buronan Mitnick berusahan sebisa mungkin untuk tidak
tertangkap. Ia sering berpindah-pindah tempat tinggal dan selalu
menanggalkan berbagai kebiasaan. Berbagai cara ia lakukan agar tidak
terlacak oleh pengejarnya. Namun ia tidak bisa meninggalkan hobinya
mengoprek komputer dan jaringan Internetnya. Bahkan beberapa
keahliannya konon digunakan untuk mendapatkan identitas baru.
Legenda Mitnick selama buron dalam kurang lebih dua tahun, semakin
menjadi-jadi ia menjelama sebagai 'Ninja Cyber' yang konon bisa
membobol komputer Pentagon hanya dengan remote televisi, sebuah rumor
yang melebihi cerita fiksi apapun.
Mengapa Mitnick, seorang buron dalam kasus pembobolan komputer, bisa
menjadi penjahat yang paling dicari? Ini tak lepas dari peran media
massa. Secara khusus adalah serangkaian artikel sensasional dari John
Markoff yang dimuat di New York Times.
Markoff mengutuk Mitnick bagaikan seorang teroris. Dalam sebuah
pernyataan setelah lama dibebaskan, Mitnick menyebut citra dirinya
yang ditampilkan Markoff bagaikan seoarang teroris yang berusaha
mengendalikan nuklir dunia. "saya seakan-akan seorang Osama bin
Mitnic," ujarnya bercanda.
Markoff menggambarkan Mitnick sebagai seorang yang mematikan, tak
bisa dihentikan dan layak menjadi buronan sepuluh besar FBI maupun
penegak hukum lainnya. Artikel Mafkoff, yang kadang muncul di halaman
depan, menjadikan Mitnick kandidat terkuat proyek percontohan atas
kejahatan cyber. Maka masa depan Mitnick dalam penjara boleh dibilang
sudah dituliskan saati itu juga.
Selama menjadi buron Mitnick juga terus menjalankan aksinya. Ia
membobol berbagai komputer perusahaan besar. Termasuk Sun
Microsystem. Ia menggunakan, dan maksutnya disini adalah membobol
rekening seorang pada layanan penyimpanan online untuk menyimpan
backup dari hasil aksinya. Sebenarnya Mitnick tidak bekerja sendirian
namun saat tertangkap ia tak pernah mengungkapkan siapa saja rekannya.
Salah satu korban Mitnick adalah T. Shimomura, seorang ahli komputer
yang dalam beberapa tulisan di Internet diragukan kebersihannya. Ada
dugaan bahwa Shimomura juga seorang hacker yang kerap melakukan
perbuatan ilegal. Satu hal yang banyak disetujui adalah Shimomura
memiliki sikap yang arogan dan nampaknya ingin muncul sebagai
pahlawan dalam kisah perburuan Mintick.
Shimomura, Markoff dan FBI bahu membahu untuk menangkap sang buronan.
Panduan dari berita sensasionalnya Mafkoff, kemampuannya hacking
Shimomura dan kekuatan hukum FBI pada akhirnya melacak kediaman Mitnick.
Seperti biasanya kisah tertangkapnya seoarang buron, Mitnick
melakukan ketledoran. Layanan penyimpanan yang ia gunakan rupanya
memiliki program otomatis untuk mencek isi file yang disimpan.
Pemilik rekening yang digunakan Mitnick mendapatkan peringatan dari
sistem mengenai kapasitas berlebih. Ini adalah awal tertangkapnya
Mitnick.
Mitnick mengakui bahwa dirinya ceroboh karena tidak menduga bahwa
FBI, Shimomura, Markoff, dan penyedia layanan telepon selular
melakukan kerja sama yang begitu erat dan terpadu.
"Operator seluler melakukan pencarian dalam database penagihan mereka
terhadap dial-up ke layanan Internet Netcom POP. Ini, seperti bisa
diduga, membuat mereka bisa mengidentifikasi area panggilan dan nomor
MIN (mobile identification number) yang saya gunakan saat itu. Karena
saya kerap berganti nomor, mereka mengawasi panggilan data apapun
yang terjadi di lokasi tersebut. Lalu, dengan alat Cellscope 2000
Shimomura, melacak sinyal telepon saya hingga ke lokasi yang
tepat,"Mitnick menuturkan.
Dua minggu sebelum tertangkapnya Mitnick baru pindah ke Raleigh.
Lokasi baru membuat kurang waspada dan ia lupa melacak jalur dial-up
yang digunakannnya. Beberapa jam sebelum tertangkapnya Mitnick baru
ada sesuatu yang terjadi, pelacakan dan pengawasan sedang dilakukan
terhadap jalur yang ia gunakan. Saat ia sedang berusaha melacak
sejauh mana pengawasan telah dilakukan hingga siapa dilbalik
pelacakan tersebut, ia mendengar ketukan pintu. Mitnick membuka pintu
dan berhadapan dengan lusinan U.S Marshall dan FBI.
Empat Setengah Tahun Digantung
Setelah tertangkap Mitnick ditahan tanpa kemungkinan jaminan. Ia juga
tak diajukan untuk pengadilan. Kurang lebih empat tahun ia habiskan
tanpa kepastian. Hal ini benar-benar membuat Mitnick frustasi.
Selama dalam penjara FBI ia tak mendapatkan kesempatan dalam
kasusnya. Bahkan Mitnick dan pengacaranya tak bisa melihat data kasus
tersebut karena terdapat di laptop dan akses laptop bagi Mitnick
dianggap membahayakan. Mitnick dituding bisa membuat misil meluncur
hanya berbekal laptop atau telepon. Larangn itu tetap berlaku
meskipun pengacaranya menggunakan laptop tanpa modem dan kemampuan
jaringan apapun.
Mitnick pada akhirnya dituding menyebabkan kerugian hingga ratusan
juta dollar kerugian yang menurut Mitnick tidak benar, karena
perusahaan yang konon dirugikan bahkan tidak melaporkan kerugian
tersebut dalam laporan tahunan mereka.
Kesepakatan akhir bagi Mitnick adalah pengakuan bersalah. Bersalah
dalam kasus pembobolan komputer dan penyadapan jalur telepon. Mitnick
menyerah dan mengikuti itu, dengan imbalan 4 tahun tahun lebih
waktunya dalam penjara diperhitungkan sebagai mas tahanan. Total
Mitnick dihukum adalah 5 tahun dipenjara , 4 tahun dalam tahanan yang
terkatung-katung dan 1 tahun lagi sisanya.
Ia dibebaskan pada tahun 2000 dengan syarat tak boleh menyentuh
komputer atau telepon. Pada tahun 2002 baru ia boleh menggunakan
komputer tapi tidak yang tersambung ke Internet. Baru tahun 2003 ia
menggunakan Internet lagi untuk pertama kalinya.
Sejak dibebaskan Mitnic berusaha untuk memperbaiki hidupnya. Ia
menuliskan dua buku mengenai hacking, selain itu ia juga mendirikan
perusahaan konsultan keamanan sendiri. "Hacker adalah satu-satunya
kejahatan yang keahliannya bisa digunakan lagi untuk sesuatu yang
etis. Saya tidak pernah melihat itu dibidang lain, misal perampokan
etis," tutur Mitnick.
Penulis : Antonius Fran Setiawan
Product Manager Buku IT, Desain, dan Multimedia sebuah Perusahaan
Penerbit
http://www.beritane t.com/Education/ Kevin-Mitnick- Sang-Legenda-
Hacker.html
--
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected]
or add me in Yahoo Messenger at [email protected]
thanks for joinning this group.
-------------------------------------------------------------------------------------------
<i>DISCLAIMER: <br>The information enclosed in this email (and any
attachments) may be legally <br>privileged and/or confidential and is
intended only for the use of the addressee(s). <br>No addressee should
forward, print, copy, or otherwise reproduce this message in any
<br>manner that would allow it to be viewed by any individual not
originally listed <br>as a recipient. If the reader of this message is
not the intended recipient, you are hereby <br>notified that any
unauthorized disclosure, dissemination, distribution, copying <br>or
the taking of any action in reliance on the information herein is
strictly prohibited. <br>If you have received this communication in
error, please immediately notify the sender <br>and delete this
message. Unless it is made by the authorized person, any views
expressed <br>in this message are those of the individual sender and
may not necessarily reflect <br>the views of PT Bank Bukopin Tbk.
-------------------------------------------------------------------------------------------
--
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected]
or add me in Yahoo Messenger at [email protected]
thanks for joinning this group.