*intinya sih di kota jakarta, tapi kl yg dikota lain mo ikutan mgkin gk
ada salahnya juga ^_^
*
*==
*
*EARTH HOUR: Sebuah Event Pemilu Global*
*_Isu utama_*
Perubahan iklim merupakan salah satu ancaman kehidupan di Bumi yang
paling signifikan. Satu cara untuk mengurangi percepatan pemanasan
global adalah dengan membuat setiap individu melakukan perubahan gaya
hidup. Untuk mencapai perubahan ini, kita sebagai organisasi harus dapat
menunjukkan bahwa melakukan perubahan adalah sederhana dan mudah.
Ketergantungan manusia kepada listrik yang notabene paling banyak
berasal dari pembangkit listrik berbahan bakar fosil dan mengeluarkan
CO2 atau gas rumah kaca telah mengakibatkan kenaikan dramatis temperatur
rata-rata Bumi sehingga menyebabkan naiknya air permukaan laut, musim
kemarau panjang serta badai, dan perubahan besar-besaran terhadap
lingkungan hidup yang telah menjadi sumber kehidupan kita.
*_Solusi_*
Suatu kegiatan yang bertujuan membangun keterlibatan atau mengajak
masyarakat luas melakukan *aksi kecil yang dapat membawa suatu perubahan
besar.*
*_Apa itu EARTH HOUR ?_*
*EARTH HOUR adalah salah satu kampanye WWF, organisasi konservasi
terbesar di dunia, berupa inisiatif global yang mengajak individu,
praktisi bisnis, pemerintah, dan sektor publik lainnya di seluruh dunia
untuk turut serta mematikan lampu (hanya) dalam 1 jam, pada hari Sabtu,
27 Maret 2010 pukul 20.30 – 21.30 (waktu setempat).*
EARTH HOUR berawal dari kampanye kolaborasi antara WWF-Australia,
Fairfax Media, dan Leo Burnett untuk kota Sydney, Australia, dengan
tujuan mengurangi gas rumah kaca di kota tersebut sebanyak 5% pada tahun
2007. Keberhasilan kampanye ini diharapkan agar dapat diadopsi oleh
masyarakat, komunitas, bisnis, serta pemerintah lain di seluruh dunia
sehingga seluruh warga dunia dapat membantu menunjukkan bahwa sebuah
aksi individu yang mudah sekalipun bila dilakukan secara massal akan
membuat kehidupan kita di Bumi menjadi lebih baik.
*_Apa pengaruh EARTH HOUR?_*
Pada tahun 2008, 50 juta orang di 35 negara mematikan lampunya dalam
aksinya mendukung EARTH HOUR.
Pada tanggal 28 Maret 2009, ratusan juta orang di lebih dari 4000 kota
besar dan kecil di 88 negara di seluruh dunia mematikan lampunya
mendukung EARTH HOUR. *EARTH HOUR 2009 menjadi gerakan lingkungan
terbesar dalam sejarah. *
Kampanye terbuka pertama kalinya ini akan terus dilanjutkan untuk
menjaring lebih banyak individu, korporasi, komunitas, dan pemerintah.
EARTH HOUR 2010 kemungkinan besar akan menjaring pasar baru serta
menjadi prioritas utama di dalam ataupun di luar jejaring WWF.
* Th 2009 *
*Th 2008*
Negara yang berkomitmen
*88*
35
Kota yang berkomitmen
*4000 *
370 total
Kota Penting
*28 national capital cities *
28 flagship cities
Ikon Global
*53 *
37
Partisipan
*1 billion targeted *
50 million
Komitmen Kalangan Bisnis
*25,361** *
18,231
Mitra Media dan Jaringannya
*61 *
25
** 22.01.2009
*_Apa target EARTH HOUR 2010?_*
Tujuan utama kampanye EARTH HOUR tahun ini adalah untuk melanjutkan
target efisiensi energi bahkan jauh setelah kegiatan kampanye EARTH HOUR
berakhir.
*Jadi kampanye ini mengingatkan semua orang bahwa bergaya hidup hemat
energi tidak hanya dengan berpartisipasi di EARTH HOUR saja, tetapi aksi
kecil ini harus terus dilakukan setiap hari untuk secara efektif
mengurangi gas rumah kaca. *
*Konteks*
Pada Desember lalu, para pemimpin dunia berkumpul di Kopenhagen untuk
mengambil keputusan kesepakatan iklim setelah Protokol Kyoto berakhir di
tahun 2012. COP15 di Kopenhagen belum berhasil mencapai suatu keputusan
yang adil, berambisi, atau mengikat secara hukum. Selain dari itu,
Kopenhagen yang merupakan salah satu negara yang mengikuti acara EARTH
HOUR (diadakan pada 16 Desember 2009) sama sekali tidak terkait dengan
kegagalan COP15. Oleh karena itu, keberhasilan EARTH HOUR akan tetap
dilanjutkan untuk menjaring lebih banyak orang di seluruh dunia demi
mencapai suatu pemikiran baru mengenai aksi perubahan iklim dan isu
pemanasan global.
EARTH HOUR itu sendiri harus berbeda dengan kampanye perubahan iklim
lainnya. EARTH HOUR perlu mengangkat dan memancing semangat kepemimpinan
di semua sektor, termasuk individu, bisnis, dan pemerintah.
*Tema*
Dalam konteks yang sudah disebutkan di atas, kami telah mengembangkan
tema aksi EARTH HOUR 2010 sebagai berikut:
*Saatnya beraksi! *
*Tunjukkan apa yang akan dan sudah dilakukan sebagai bukti dukungan kita
terhadap upaya memerangi perubahan iklim.*
*Target*
1. Mencapai lebih dari 1 milyar orang dis eluruh dunia di lebih dari
5000 kota
2. Melibatkan komunitas-komunitas di lebih dari 6000 kota kecil dan
kotamadya serta bekerjasama dengan banyak massa
3. Memberikan mandat dari total dukungan yang terkumpul kepada para
pemimpin dunia sehingga dapat membuat perubahan yang berarti.
*EARTH HOUR Indonesia - Jakarta*
*_Kenapa Jakarta?_*
Konsumsi energi Listrik di Indonesia terfokus di Jawa – Bali atau
sebesar 78% dari total keseluruhan konsumsi listrik nasional, karena 68%
konsumennya berada di pulau Jawa-Bali. Bagian Indonesia yang lain
mendapatkan porsi yang lebih kecil.
Berdasarkan data konsumsi listrik tahun 2008, total 29.605 GWH atau 23%
total konsumsi listrik Indonesia, terfokus di DKI Jakarta dan Tangerang.
Pendistribusiannya ke beberapa sektor terbagi menjadi:
* *Rumah tangga:33%*
* *Bisnis/perkantoran serta gedung komersial: 30%*
* Sektor industri: 30% (kebanyakan di wilayah Tangerang)
* Gedung pemerintahan: 3%
* Fasilitas publik dan sektor sosial: 4%
Total keseluruhan konsumsi listrik sebesar 29.605 GWH atau sama dengan
26,4 juta ton CO2 (Riset DJLPE 2004-2006 tentang emisi CO2 dari produksi
listrik: 0,891/MWh)
*_Seberapa besar pengaruh EARTH HOUR bagi Jakarta?_*
Dengan mematikan lampu-lampu dan alat elektronik yang tidak terpakai
selama 1 jam dapat memberikan kontribusi kepada penghematan listrik di
Jakarta serta mendukung program efisiensi energi yang diinisiasi
pemerintah pada pukul 17.00 – 22.00.
*Apabila 10% penduduk Jakarta berpartisipasi dalam EARTH HOUR, maka
Jakarta dapat menghemat konsumsi listriknya sebesar 300MWh, yakni setara
dengan:*
1. Mematikan 1 pembangkit listrik
2. Menghemat 267,3 ton CO2
3. Menghemat lebih dari 267 pohon (1 pohon mampu menyerap 1 ton CO2
dalam 20 tahun masa hidupnya)
4. Persediaan O2 untuk lebih dari 535 orang (1 pohon mampu memberikan
O2 bagi 2 orang dalam 20 tahun masa hidupnya)
5. Apabila (300MWh = 1.080.000MJ) X Rp 200/MJ = menghemat hingga Rp
216.600.000,-
Semakin banyak yang berpartisipasi, maka target akan lebih mudah tercapai.
*EARTH HOUR merupakan momentum strategis untuk :*
1. Mengingatkan masyarakat bahwa terjadinya perubahan iklim juga
berasal dari penggunaan pembangkit listrik berbahan bakar fosil
2. Mempromosikan energi efisiensi di kota dengan populasi dan
konsumsi listrik yang tinggi.
3. Menciptakan dan memicu kesadaran masyarakat tentang gaya hidup
hemat energi di kota besar lainnya di Indonesia, krisisnya pasokan
serta distribusi listrik, dan juga potensi sumber-sumber listrik
di Indonesia yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat lokal, dalam
perspektif yang lebih luas juga dapat memberikan stimulasi
perubahan perilaku serta insentif bagi perekonomian.
*_Apakah ada kebijakan yang mendukung EARTH HOUR Indonesia?_*
* UU no.30 Tahun 2007 mengenai Energi
* Instruksi presiden no.5 tahun 2006 mengenai kebijakan efisiensi energi
* Instruksi Presiden no.5 tahun 2005 mengenai efisiensi energi
* Instruksi Presiden no.2 tahun 2008 mengenai efisiensi energy dan air
* Peraturan Gubernur no.70 tahun 2009 mengenai konservasi energi
* Instruksi Gubernur DKI Jakarta no.73 tahun 2008 tentang
Implementasi energi dan efisiensi air.
* Kebijakan Gubernur DKI Jakarta no.33 tahun 2008 tentang kriteria
pemanfaatan energi dalam bangunan berpendingin udara
* Peraturan Pemerintah lainnya mengenai Perubahan Iklim dari
Departemen terkait dan Dewan Nasional Perubahan Iklim.
*_EARTH HOUR 2009: Impian yang tercapai?_*
1. Pertama kalinya EARTH HOUR diselenggarakan di Jakarta, Indonesia
2. Pertama kalinya 5 ikon Jakarta mematikan lampunya. Syarat
standar: 1 ikon di setiap kota
3. Pertama kalinya Gubernur DKI Jakarta sebagai duta EARTH HOUR.
Syarat standar: Walikota.
*_Tujuan Kampanye EARTH HOUR 2010_*
1. Menjaring sebanyak-banyaknya individu, rumah tangga, dan
bisnis untuk ikut mematikan lampu sebagai simbol kontribusi
mereka terhadap perubahan iklim
2. Mengedukasi masyarakat mengenai ancaman pemanasan global dan
apa yang setiap individu bisa lakukan untuk membuat suatu
perubahan dalam kehidupan mereka sehari-hari dalam
mengurangi emisi mereka
3. Menjaring partisipasi korporasi untuk mengomunikasikan EARTH
HOUR, baik staf maupun jejaring eksternal untuk berkomitmen
mematikan lampunya pada jam yang ditentukan dan melakukan
perubahan kebijakan dalam pengunaan energi
4. Memberikan preseden baik agar EARTH HOUR dilakukan setiap tahun
5. Mengukur perubahan emisi gas rumah kaca di Jakarta
6. Memperoleh kurang lebih 500,000 orang pendukung EARTH HOUR,
melalui kampanye online EARTH HOUR Indonesia di web,
facebook twitter, dan mailing list
7. Kegiatan komunitas masyarakat di Jakarta dan 4 kota besar
lainnya di wilayah Jawa-Bali (Bandung, Yogyakarta, Surabaya,
Bali)
8. Dukungan dari Walikota 5 wilayah DKI Jakarta, Gubernur DKI
Jakarta, Presiden, Menteri Lingkungan Hidup, dan Dewan
Nasional Perubahan Iklim
9. Ikon yang dimatikan: monumen – monument terkenal di Jakarta
dan gedung pemerintahan di Jakarta dan sekitarnya
10. Minimal ada 4 duta EARTH HOUR lainnya dari keberhasilan di
tahun 2009.
*_Pesan Kampanye_*
“Matikan Lampu pada Sabtu 27, Maret 2010, pukul 20.30 – 21.30 (waktu
setempat). Kami mengharapkan jutaan orang di seluruh dunia mematikan
lampunya selama 1 jam sebagai pernyataan global. Tunjukkan bahwa kamu
peduli perubahan iklim. Tindakan kecil dapat membuat perubahan besar.”
*_Target Audience_*
* - Sektor Komersial*
MATIKAN LAMPU untuk menunjukkan bahwa betapa mudah dan murahnya
melakukan sebuah perubahan; dapat dijadikan studi kasus bagi perusahaan
yang sudah dapat menurunkan emisinya.
*- Rumah Tangga*
MATIKAN LAMPU untuk menunjukkan kontribusi Anda memerangi perubahan
iklim dan untuk membangun pemahaman bahwa konsumsi listrik yang
berlebihan dapat menjadi salah satu kontributor langsung terhadap
pemanasan global. Apabila semua rumah tangga mematikan lampu dan
berbagai alat elektronik yang tidak sedang dipakai atau yang dalam
keadaan /stand-by/, maka hal tersebut dapat mengurangi jutaan ton gas
rumah kaca per tahunnya.
--
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected]
or add me in Yahoo Messenger at [email protected]
thanks for joinning this group.
To unsubscribe from this group, send email to aga-madjid+unsubscribegooglegroups.com or
reply to this email with the words "REMOVE ME" as the subject.