Preview Man Utd Vs Bayern Muenchen
Masih Soal Final 1999
Rabu, 7/4/2010 | 07:52 WIB
MANCHESTER, KOMPAS.com — Ketika bicara soal Bayern Muenchen dan
Manchester United, sel kelabu lantas memutar tayangan final Liga
Champions 1999, di mana Bayern menyerah 1-2 akibat sepasang gol pada
injury time. Drama itu menjadi aib yang tak terhapuskan meski setelah
itu MU tak pernah menang atas Bayern.
Idealnya, dendam dibalaskan di ajang dan momen yang sama. Namun, karena
kedua kubu bermain di liga berbeda dan Liga Champions tak selalu bisa
mempertemukan mereka, setiap kesempatan pantas disebut sebagai ajang
balas dendam.
Musim ini, undian perempat final Liga Champions mempertemukan mereka.
Keduanya telah melakoni leg pertama, Selasa (30/3/2010), dengan Bayern
keluar sebagai pemenangnya dengan skor 2-1. Namun, noda belum terbilas
karena MU masih bisa menghindari aib pada leg kedua di Old Trafford,
Rabu (7/4/2010).
Namun, Bayern berpeluang besar memulihkan nama baik sebagai raksasa
Jerman dan Eropa di Old Trafford nanti. Sementara Bayern bakal tampil
dengan kekuatan terbaik, MU malah akan bermain tanpa pemain utamanya,
Wayne Rooney.
Rooney mengalami cedera pada leg pertama pekan lalu dan diprediksi baru
kembali tanggal 17 April mendatang. Tanpa Rooney, permainan MU terlihat
tanpa pola dan determinasi. Itu terlihat ketika mereka dipaksa menyerah
1-2 oleh Chelsea di ajang Premier League akhir pekan lalu.
Kekalahan itu menambah beban psikologis MU karena hasil itu membuat
mereka turun ke posisi kedua dengan 72 poin, atau terpaut dua angka dari
Chelsea di puncak klasemen.
Memang, MU dan Chelsea masih memiliki lima laga sisa musim ini, yang di
atas kertas sama bobot kesulitannya. Namun, mengingat konsistensi
Chelsea, sulit bagi MU berharap mereka akan terus mendulang poin penuh,
sementara "The Blues" tidak.
Bandingkan situasi MU dengan Bayern. Selain datang dengan modal
keunggulan 2-1, mereka juga baru sukses mengudeta Schalke dari puncak
klasemen Bundesliga.
Melihat situasi tersebut, Bayern bisa diharapkan bisa lolos ke
semifinal. Selain itu, menyingkirkan MU di Old Trafford akan sedikit
mengobati luka final tahun 1999. Setidaknya, dengan memperpanjang rekor
buruk MU di muka mereka, Bayern bisa mengatakan bahwa insiden final
tahun 1999 adalah cuma soal nasib baik dan buruk.
Tak mau anak didiknya terbutakan oleh ramalan di atas kertas, Pelatih
Bayern Louis van Gaal mengingatkan mereka bahwa MU adalah tim besar,
siapa pun pemain yang akan diturunkannya nanti. Ia punya dugaan, MU akan
ngotot mencari gol cepat untuk mengamankan tiket semifinal dan
pasukannya tak boleh lengah sedikit pun.
"Ya, mereka mencetak gol tandang dan mereka adalah tim besar. Mereka
memiliki sejumlah pemain berpengalaman dan bermain di rumah. Tentu saja,
mereka akan mendapatkan dukungan suporter," ulas Van Gaal.
"Tim kami cukup muda. (Skuad) kami terdiri atas pemain-pemain muda.
Jadi, ini adalah situasi yang berbeda. Ini akan menjadi duel antara tim
kami dan mereka. Kita lihat bagaimana ini berlangsung," tandasnya. (SCN)
Data dan statistik pertandingan
Manchester United Vs Bayern Muenchen
Stadion Old Trafford, Rabu (7/4/2010)
Siaran langsung RCTI, Kamis (8/4/2010) pukul 01.45 WIB
Perkiraan susunan pemain:
Man Utd (4-3-3): Van der Sar; Evra, Vidic, Ferdinand, Neville; Scholes,
Carrick, Fletcher; Park, Berbatov, Valencia
Bayern (4-4-2): Butt; Badstuder, Demichelis, Van Buyten, Lahm;
Schweinstegier, Van Bommel, Robben, Ribery; Olic, Mueller
Pertemuan terakhir:
31/3/2010: Bayern 2-1 Man Utd
13/3/2002: Man Utd 0-0 Bayern
20/11/2001: 1-1 Man Utd
18/4/2001: Bayern 2-1 Man Utd
3/4/2001: Man Utd 0-1 Bayern
Perkiraan peluang:
Bwin: 1(1,75) x (3,30) x 2 (4,00)
KOMPAS.com: 50-50
TUR
--
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected]
or add me in Yahoo Messenger at [email protected]
thanks for joinning this group.
To unsubscribe, reply using "remove me" as the subject.