Ada Polisi "Nyabu" Bersama Istri Satpam di Kamar Hotel
Jumat, 16 April 2010 | 08:20 WIB
FIKRIA HIDAYAT
ilustrasi KOMPAS.com — Anggota Kepolisian Resor Kediri, Aiptu DS (40),
tertangkap tangan oleh Satuan Narkoba Polres Kediri atas kepemilikan
narkoba jenis sabu seberat 0,6 gram di Hotel Amanda Pare, Kamis
(15/4/2010) siang. Serbuk haram tersebut sedang dinikmati bersama
perempuan cantik yang selama ini diduga menjadi wanita idaman lainnya.
Wanita tersebut diketahui bernama EK (27), warga Jalan Flamboyan, Pare.
Seperti halnya DS, warga Perumahan Bendo Permai, Pare, yang sudah punya
istri, perempuan berkulit bersih tersebut juga sudah bersuami. Dua insan
lain jenis ini digerebek setelah beberapa jam check in di hotel yang
berlokasi di Jalan Letjen Sutoyo, Pare, tersebut.
”Saya hanya diajak. Saya hanya menemani saja,” kata EK saat digelandang
ke Polres Kediri sambil terus menutupi mukanya dengan handuk. Ia
berulang kali mengiba agar nama suaminya tidak disebut-sebut. Saat ini
suami Eva bekerja sebagai satpam di sebuah pabrik benih di Kediri.
Pasangan bukan suami istri ini digelandang dari kamar 134. Informasi
yang dihimpun di lokasi, penangkapan anggota polisi yang nyabu tersebut
bermula ketika anggota Satuan Narkoba Polres Kediri menerima kabar bahwa
ada kiriman sabu ke Hotel Amanda siang itu.
Hotel ini kerap dijadikan tempat kongkow anggota Polres Kediri untuk
menggali informasi seputar kriminalitas. Begitu Aiptu DS dikabarkan akan
datang bersama wanita idaman lain (WIL)-nya membawa satu poket sabu,
dengan cepat informasi ini sampai ke Satuan Narkoba Polres Kediri.
Aiptu DS yang berpakaian preman datang bersama Eva di hotel sekitar
pukul 10.00. Mereka naik mobil Toyota Rush L 1502 KN. Mereka pun naik ke
kamar yang sudah dipesannya. Dua jam setelahnya, beberapa anggota Satuan
Narkoba Polres Kediri mendatangi resepsionis.
Menurut keterangan anggota polisi, sempat terjadi ketegangan antara
manajemen hotel dan polisi yang menggerebek. Pihak hotel akhirnya tak
berkutik setelah diketahui bahwa Aiptu DS meninggalkan identitas di
resepsionis.
Petugas langsung mengetuk pintu kamar bersama pelayan hotel. Namun, kali
ini ketukan tak digubris. Sementara sepasang lawan jenis itu tetap
berada di dalam kamar. Menurut polisi, mereka berdua asyik nyabu di
dalam kamar. ”Lebih dari 30 menit kami dibiarkan menunggu di depan
kamar. Setelah pelayan hotel mendobrak jendela dan menarik kunci
gerendel, sejoli itu tampak berkeringat. DS pemilik dan Eva pengguna
(sabu),” terang AKP Totok Budi Hartono, Kepala Satuan Narkoba Polres Kediri.
Anggota Narkoba Polres Kediri sempat kecele karena tidak menemukan sabu
di atas tempat tidur yang sudah diacak-acak. Ternyata sisa sabu 0,6 gram
disembunyikan di tempat lampu (pitingan). Bong dan penyedot ditemukan di
kamar mandi. DS kini dibiarkan meringkuk di sel tahanan bersama pelaku
kriminal lain.
Kanit Pelayanan Pengaduan dan Penegakan Disiplin (P3D) Polres Kediri
Iptu Hari Suwarno menyatakan, Aiptu DS nyabu karena ketergantungan
narkoba. ”Yang bersangkutan ada masalah dengan kesehatan. Bisa jadi
pelariannya nyabu,” kata Hari.
Hari menjelaskan, Aiptu DS yang baru dimutasi dari Polwil Kediri sempat
membolos selama tiga hari. Hari Senin (12/4/2010), ia sempat ikut apel
pagi, tetapi setelah itu tidak masuk kerja. Menurut Hari, sudah ada
empat anggota Polres Kediri terjerat narkoba. Mereka adalah Aiptu
Makbul, Brigadir Andik, Briptu Amin Tohari, dan terakhir Aiptu DS.
“Karena ini menyangkut narkoba, biarkan proses hukum berjalan. Setelah
ada keputusan hukum tetap, kami akan menggelar sidang disiplin,” kata
Hari. (nfai)
--
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected]
or add me in Yahoo Messenger at [email protected]
thanks for joinning this group.
Subscription settings: http://groups.google.com/group/aga-madjid/subscribe?hl=en