--- 






Dear All,
jangan pernah menyerah pada keadaan sebesar apapun...
itu termasuk untuk saya....
Tulisan ini bener2 jadi inspirasi...mudah2an juga buat anda....:)



-----  







Inspiring Story, diambil dari milis sebelah...
 ------------ --------- --------- --------- --------- --------- --------- 
--------- --------- --------- --------- --
Seorang pria mendatangi Sang Master, 

"Guru, saya sudah bosan hidup. Sudah jenuh betul. Rumah tangga saya berantakan. 
Usaha saya kacau. 
Apapun yang saya lakukan selalu berantakan. Saya ingin mati." 

Sang Master tersenyum, "Oh, kamu sakit." 
"Tidak Master, saya tidak sakit. Saya sehat. Hanya jenuh dengan kehidupan. Itu 
sebabnya saya ingin mati." 
Seolah-olah tidak mendengar pembelaannya, sang Master meneruskan, "Kamu sakit. 
Dan penyakitmu itu sebutannya, ‘Alergi Hidup’. 

Ya, kamu alergi terhadap kehidupan. 
"Banyak sekali di antara kita yang alergi terhadap kehidupan. 
Kemudian, tanpa disadari kita melakukan hal-hal yang bertentangan dengan norma 
kehidupan. 

Hidup ini berjalan terus. Sungai kehidupan mengalir terus, tetapi kita 
menginginkan status-quo. Kita berhenti di tempat, kita tidak ikut mengalir. 
Itu sebabnya kita jatuh sakit. Kita mengundang penyakit. 
Resistensi kita, penolakan kita untuk ikut mengalir bersama kehidupan membuat 
kita sakit. 

Yang namanya usaha, pasti ada pasang-surutnya. 
Dalam hal berumah-tangga, bentrokan- bentrokan kecil itu memang wajar, lumrah. 
Persahabatan pun tidak selalu langgeng, tidak abadi. 
Apa sih yang langgeng, yang abadi dalam hidup ini? Kita tidak menyadari sifat 
kehidupan. 

Kita ingin mempertahankan suatu keadaan. Kemudian kita gagal, kecewa dan 
menderita. 

"Penyakitmu itu bisa disembuhkan, asal kamu ingin sembuh dan bersedia mengikuti 
petunjukku." demikian sang Master. 

"Tidak Guru, tidak. Saya sudah betul-betul jenuh. Tidak, saya tidak ingin 
hidup." pria itu menolak tawaran sang guru. 

"Jadi kamu tidak ingin sembuh. Kamu betul-betul ingin mati?" 

"Ya, memang saya sudah bosan hidup." 

"Baik, besok sore kamu akan mati. Ambillah botol obat ini. 

Setengah botol diminum malam ini, setengah botol lagi besok sore jam enam, dan 
jam delapan 
malam kau akan mati dengan tenang." 

Giliran dia menjadi bingung. 

Setiap Master yang ia datangi selama ini selalu berupaya untuk memberikannya 
semangat untuk hidup. 

Yang satu ini aneh. Ia bahkan menawarkan racun. 

Tetapi, karena ia memang sudah betul-betul jenuh,ia menerimanya dengan senang 
hati. 

Pulang kerumah, ia langsung menghabiskan setengah botol racun yang disebut 
"obat" oleh Master edan itu. 

Dan, ia merasakan ketenangan sebagaimana tidak pernah ia rasakan sebelumnya. 

Begitu rileks, begitu santai! 

Tinggal 1 malam, 1 hari, dan ia akan mati. 

Ia akan terbebaskan dari segala macam masalah. 

Malam itu, ia memutuskan untuk makan malam bersama keluarga di restoran Jepang. 
Sesuatu yang sudah tidak pernah ia lakukan selama beberapa tahun terakhir. 
Pikir-pikir malam terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis. Sambil makan, 
ia bersenda gurau. 
Suasananya santai banget! 
Sebelum tidur, ia mencium bibir istrinya dan membisiki di kupingnya, 
"Sayang, aku mencintaimu. 
"Karena malam itu adalah malam terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis! 

Esoknya bangun tidur, ia membuka jendela kamar dan melihat keluar. 
Tiupan angin pagi menyegarkan tubuhnya. 
Dan ia tergoda untukmelakukan jalan pagi. 
Pulang kerumah setengah jam kemudian, ia menemukan istrinya masih tertidur. 
Tanpa membangunkannya, ia masuk dapur dan membuat 2 cangkir kopi. 
Satu untuk dirinya, satu lagi untuk istrinya. 
Karena pagi itu adalah pagi terakhir,ia ingin meninggalkan kenangan manis! 
Sang istripun merasa aneh sekali, "Sayang, apa yang terjadi hari 
ini? Selama ini, mungkin aku salah. Maafkan aku, sayang." 
Di kantor, ia menyapa setiap orang, bersalaman dengan setiap orang. 
Stafnya pun bingung, "Hari ini, Boss kita kok aneh ya?" 
Dan sikap mereka pun langsung berubah. Mereka pun menjadi lembut. 
Karena siang itu adalah siang terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis! 
Tiba-tiba, segala sesuatu di sekitarnya berubah. 

Ia menjadi ramah dan lebih toleran, bahkan apresiatif terhadap 
pendapat-pendapat yang berbeda. Tiba-tiba hidup menjadi indah. Ia mulai 
menikmatinya. 

Pulang kerumah jam 5 sore, ia menemukan istri tercinta menungguinya di beranda 
depan. 

Kali ini justru sang istri yang memberikan ciuman kepadanya, 

"Sayang, sekali lagi aku minta maaf, kalau selama ini aku selalu merepotkan 
kamu." Anak-anak pun tidak ingin ketinggalan, 

"Pi, maafkan kami semua. Selama ini, Papi selalu stres karena perilaku kami." 

Tiba-tiba, sungai kehidupannya mengalir kembali. 

Tiba-tiba, hidup menjadi sangat indah. Ia mengurungkan niatnya untuk bunuh 
diri. 

Tetapi bagaimana dengan setengah botol yang sudah ia minum, sore sebelumnya? Ia 
mendatangi sang Guru lagi. 

Melihat wajah pria itu, rupanya sang Guru langsung mengetahui apa yang telah 
terjadi, 

"Buang saja botol itu. Isinya air biasa. 

Kau sudah sembuh, Apa bila kau hidup dalam kekinian, apabila kau hidup dengan 
kesadaran bahwa maut dapat menjemputmu kapan saja, maka kau akan menikmati 
setiap detik kehidupan. 

Leburkan egomu, keangkuhanmu, kesombonganmu. 

Jadilah lembut, selembut air. 

Dan mengalirlah bersama sungai kehidupan. 

Kau tidak akan jenuh, tidak akan bosan. 

Kau akan merasa hidup. 

Itulah rahasia kehidupan. 

Itulah kunci kebahagiaan. Itulah jalan menuju ketenangan." 

Pria itu mengucapkan terima kasih dan menyalami Sang Guru, lalu pulang ke 
rumah, untuk mengulangi pengalaman malam sebelumnya. 

Konon, ia masih mengalir terus. Ia tidak pernah lupa hidup dalam kekinian. 
itulah sebabnya, ia selalu bahagia, selalu tenang, selalu HIDUP
 
__._,_.___

Reply to sender | Reply to group | Reply via web post | Start a New Topic 
Messages in this topic (1) 
Recent Activity: 

New Members 1 
Visit Your Group 
BIJAK BERPIKIR, SANTUN BERKOMUNIKASI, INFORMASI WAJAR DAN LAYAK DIPERCAYA 

MARKETPLACE


Stay on top of your group activity without leaving the page you're on - Get the 
Yahoo! Toolbar now.



Welcome to Mom Connection! Share stories, news and more with moms like you.



Hobbies & Activities Zone: Find others who share your passions! Explore new 
interests.
 
Switch to: Text-Only, Daily Digest • Unsubscribe • Terms of Use


. 

__,_._,___



      

-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected]
or add me in Yahoo Messenger at [email protected]
thanks for joinning this group.

Subscription settings: http://groups.google.com/group/aga-madjid/subscribe?hl=en

Kirim email ke