Ada yang bisa menganalisa? atau udah telat yaa?:D

----- Forwarded Message ----
From: Dhani Arifianto <[email protected]>
To: Azec Community <[email protected]>
Sent: Mon, May 17, 2010 1:57:46 PM
Subject: [azec_community] Trs: [PersIndonesia] Banyak KEJANGGALAN dalam 
penggerebekan teroris di Solo. Ada apa?

  


--- Pada Sen, 17/5/10, annisa <uwi...@yahoo. co.id> menulis:


>Dari: annisa <uwi...@yahoo. co.id>
>Judul: Trs: [PersIndonesia] Banyak KEJANGGALAN dalam penggerebekan teroris di 
>Solo. Ada apa?
>Kepada: junkr...@yahoo. com
>Tanggal: Senin, 17 Mei, 2010, 6:38 AM
>
>
>
>
>
>
>
>--- Pada Jum, 14/5/10, Satrio Arismunandar <satrioarismunandar@ yahoo.com> 
>menulis:
>
>
>>Dari: Satrio Arismunandar <satrioarismunandar@ yahoo.com>
>>Judul: [PersIndonesia] Banyak KEJANGGALAN dalam penggerebekan teroris di 
>>Solo. Ada apa?
>>Kepada: Indonesia-Rising@ yahoogroups. com, aipi_politik@ yahoogroups. com, 
>>"ppiindia" <ppiin...@yahoogroup s.com>, "nasional list" <nasional-list@ 
>>yahoogroups. com>, "ex menwa UI 2" <exmenwa...@yahoogro ups.com>, "HMI Kahmi 
>>Pro Network" <kahmi_pro_network@ yahoogroups. com>, "Forum Kompas" 
>><forum-pembaca- kom...@yahoogrou ps.com>, "sastra pembebasan" 
>><sastra-pembebasan@ yahoogroups. com>, "Pers Indonesia" <PersIndonesia@ 
>>yahoogroups. com>, "jurnalisme" <jurnali...@yahoogro ups.com>, 
>>is...@yahoogroups. com, "AJI INDONESIA" <ajis...@yahoogroups .com>, 
>>"technomedia" <technomedia@ yahoogroups. com>, "Partai Hanura" 
>><partai_hanura@ yahoogroups. com>, "angkasa readers" <angkasareaders@ 
>>yahoogroups. com>, "Syiar Islam" <syiar-islam@ yahoogroups. com>
>>Tanggal: Jumat, 14 Mei, 2010, 11:35 PM
>>
>>
>>  
>>(Dikutip dari posting Hanibal W. di Facebook)
>>
>>Dagelan Penggerebegan Teroris
>>
>>Share
>> Yesterday at 8:20pmAda banyak kejanggalan dalam operasi penggerebegan 
>>teroris di Solo hari ini. Ada apa sebenarnya?
>>
>>Beberapa hari terakhir masyarakat kembali dikejutkan oleh operasi penangkapan 
>>dan penembakan teroris. Pekan lalu, belasan orang ditangkap di kawasan 
>>Pejaten, yang hanya berjarak sekitar 2 kilometer dari markas Badan Intelijen 
>>Negara (BIN). Rabu siang lalu (12/5) sekelompok orang ditangkap di Cikampek, 
>>Jawa Barat, dan menewaskan dua orang di antara mereka. Beberapa jam kemudian, 
>>tiga tersangka teroris juga diterjang timah panas polisi dan tewas saat turun 
>>dari taksi di keramaian jalan Sutoyo Siswomihardjo, kawasan Cililitan, 
>>Jakarta Selatan. 
>>
>>Lewat corong media massa, polisi mengatakan bahwa mereka adalah tersangka 
>>teroris. Awalnya polisi baru mengatakan bahwa mereka terlibat dalam kasus 
>>teroris Aceh yang ditangkap dan didor dua bulan lalu. Belakangan, polisi 
>>mengatakan bahwa mereka juga terlibat kasus bom Marriott dan bom Kedubes 
>>Australia. Bahkan kabarnya salah seorang tersangka yang ditembak polisi 
>>adalah Umar Patek, salah satu pelaku Bom Bali I, yang sempat diberitakan 
>>tewas di Filipina.
>>
>>Hari ini, Kamis (13/5) polisi ternyata sudah langsung bergerak ke Solo, 
>>termasuk komandan lapangan Densus 88 Kombes Muhammad Syafei yang sampai 
>>kemarin sore masih berada di Cikampek. Sang Kombes juga sempat memberikan 
>>clue kepada tim liputan kami bahwa, “Akan ada gunung meletus di Solo.” Di 
>>Solo polisi ternyata menangkap tiga orang tersangka, entah di mana 
>>ditangkapnya, kemudian menyerbu sebuah rumah bengkel. Di tempat inilah polisi 
>>menemukan sepucuk M-16, pistol, peluru, dan buku-buku jihad (!)… Hmmm… Sigap 
>>nian polisi kita. 
>>
>>Namun ada yang menarik dalam penggerebegan teroris di Solo kali ini. Sebab, 
>>sebelum penggerebegan itu, polisi sempat menggelar brieffing terlebih dahulu 
>>dan persiapan-persiapan seperlunya di sebuah rumah makan. Di tempat itu pula 
>>–di pinggir jalan— mereka baru memakai rompi anti peluru setelah 
>>melempar-lemparkann ya sebentar di antara mereka, memasang sabuk, penutup 
>>kepala, senjata api dan persiapan-persiapan lain. Beberapa warga yang 
>>melintas sempat menonton mereka show of force, dan terkagum-kagum heran 
>>melihat semua persiapan itu. “Wah, iki Densus 88 yo, Mas, edan tenan…,” kata 
>>seorang warga.
>>
>>Acara persiapan pra penyerbuan yang sangat terbuka seperti ini tentu saja 
>>jarang terlihat pada penggerebegan sebelumnya. Pada penyerbuan-penyerbu an 
>>sebelumnya, biasanya polisi sudah memakai pakaian tempur lengkap dan masuk ke 
>>lokasi di malam hari atau pagi buta. Sementara pada acara persiapan tadi 
>>pagi, matahari sudah mulai hangat di tengkuk. Saat itu sebenarnya beberapa 
>>wartawan cetak dan elektronik sudah mulai berdatangan ke rumah makan itu. 
>>Sayang mereka tidak berani mengambil momentum bersejarah ini…
>>
>>Nah, setelah semua anggota lapangan memakai peralatan rapi, mereka lalu masuk 
>>ke mobil dan langsung bergerak. Hanya bergerak sebentar tiba-tiba mobil-mobil 
>>Densus 88 itu berhenti. Para anggota lapangan pun bergerak mengepung sekitar 
>>lokasi dan kemudian memasuki rumah yang dipakai menjadi bengkel itu. Para 
>>wartawan yang mengikuti mereka sampai tergopoh-gopoh karena terkejut. Mereka 
>>tidak mengira rumah sasaran sedekat itu. Tahukah anda, berapa jaraknya dari 
>>rumah makan tadi? Hanya 200 meter, dan terlihat jelas dari restoran tadi!!
>>
>>Maka drama penggerebegan yang tidak lucu itu pun terjadi. Para wartawan bisa 
>>mendekat ke TKP bahkan sampai ke pintu rumah bengkel tadi. Para anggota 
>>Densus 88 itu pun bisa diambil gambarnya dalam jarak dekat. Mereka 
>>sama-sekali tidak berusaha menghalangi atau melarang, mereka juga tidak 
>>mengusir para wartawan. Para petugas membiarkan para cameraman televisi 
>>mengambil gambar hingga di pintu rumah itu, dan bisa mengambil gambar ketika 
>>anggota densus 88 berada di salah satu ruangan.
>>
>>Dalam rekaman para cameraman televisi, Lazuardi reporter/cameraman Metro TV 
>>dan Ecep S Yasa, dari TV-One tampak diberi privilege untuk mengambil gambar 
>>terlebih dahulu dari wartawan lain. Meskipun demikian mereka juga sempat 
>>disuruh keluar terlebih dahulu, “Nanti dulu-nanti dulu, belum siap,” kata 
>>seorang anggota Densus 88. Para wartawan sempat bertanya-tanya, apanya yang 
>>belum siap. Namun ketika boleh masuk, para wartawan melihat bahwa barang 
>>bukti sudah tersusun rapi di lantai.
>>
>>Yang sangat menarik, bagi wartawan yang sudah biasa meliput penangkapan 
>>teroris, tampak jelas dari bahasa tubuh mereka, bahwa para anggota Densus 88 
>>itu tidak menunjukkan tanda-tanda stres yang menyebabkan adrenalin melonjak. 
>>Mereka tampak lebih santai dari pada ketika mereka menggerebeg tersangka 
>>teroris sebelumnya. Bahkan mereka menunjukkan kegembiraan yang janggal ketika 
>>saling mengacungkan jempol, tos dan sebagainya, setelah operasi dinyatakan 
>>berhasil.
>>
>>Perilaku yang aneh juga tampak ketika para perwira Densus 88 termasuk 
>>komandan lapangan mereka, Kombes Muhammad Syafei datang ke rumah bengkel itu 
>>dan mau diambil gambarnya oleh para wartawan, bahkan dalam posisi close-up. 
>>Padahal selama ini dia dikenal paling alergi dengan kamera wartawan. Tak 
>>segan-segan ia menyuruh wartawan mematikan camera atau menghapus gambar yang 
>>ada dirinya.
>>
>>Kejanggalan pun semakin lengkap ketika beberapa warga mengakui bahwa 
>>sebenarnya sehari sebelumnya rumah bengkel itu sudah didatangi sejumlah orang 
>>bertampang tegap, yang menurut warga adalah polisi…. “Ya mirip mereka-mereka 
>>itu, mas…,” kata mereka.
>>
>>Lalu, apa artinya semua ini?
>>
>>.  
>> 
> 

__._,_.___
Reply to sender | Reply to group | Reply via web post | Start a New Topic 
Messages in this topic (1) 
Recent Activity: 
Visit Your Group 
MARKETPLACE
Stay on top of your group activity without leaving the page you're on - Get the 
Yahoo! Toolbar now.

________________________________

Get great advice about dogs and cats. Visit the Dog & Cat Answers Center.

________________________________

Hobbies & Activities Zone: Find others who share your passions! Explore new 
interests.
 
Switch to: Text-Only, Daily Digest • Unsubscribe • Terms of Use
. 

__,_._,___


      

-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected]
or add me in Yahoo Messenger at [email protected]
thanks for joinning this group.

Kirim email ke