membaca teorinya seolah meminta maaf dari hati itu mudah untuk di lakukan,
tapi kenapa aktualnya masih banyak orang yang sulit untuk melakukannya yach...
???
tapi mudah2an agaers, semuanya pemaaf orangnya... :0)
salam,
risa
Pada tahun 1970, film klasik Love Story jadi hit di bioskop-bioskop di Amerika
Serikat. Di film itu, Ali MacGraw yang sedang sekarat berkata pada kekasihnya,
Ryan O'Neal, "Cinta berarti tidak perlu meminta maaf Dan menyatakan
penyesalan." Dua tahun kemudian, pada film What's Up, Doc?, karakter yang
diperankan aktris Barbra Streissand mengulangi kalimat yang sama—kebetulan pada
aktor yang sama pula. Tetapi kali ini, Ryan O'Neal menjawab, "Itu adalah hal
terbodoh yang pernah kudengar."
Tentu saja hal itu benar-benar bodoh. Bahkan anak muda pun tahu bahwa tak
peduli betapa kuatnya sebuah hubungan percintaan, meminta maaf adalah hal yang
sangat perlu dilakukan oleh pasangan yang terlibat, terutama ungkapan yang
jujur. Bahkan kalau perlu sesering mungkin. Hal ini bukannya karena perasaan
malu Dan penyesalan adalah komponen penting dalam sebuah hubungan cinta, tetapi
karena tidak Ada hubungan yang bisa bertahan tanpa ucapan permintaan maaf
sekali-sekali.
Setiap orang melakukan hal-hal yang mengganggu atau menyakiti perasaan orang
lain, misalnya komentar bodoh, kebohongan, atau gerutuan yang dilontarkan pada
saat-saat menegangkan. Kalau Kita punya kelemahan dalam mengatakan 'maaf',
hal-hal kecil yang mengganggu tersebut akan terakumulasi Dan bisa menghancurkan
sebuah hubungan. Tetapi sebuah aksi sederhana untuk meminta maaf dapat
meletakkan kembali itikad baik dalam hubungan, bahkan ketika dosa-dosa Kita
sudah menumpuk.
Setiap permohonan maaf perlu dilakukan dengan benar. Permintaan maaf yang tidak
tulus, berpura-pura, atau asal saja diucapkan bisa menimbulkan kerusakan yang
lebih parah daripada kesalahan awalnya sendiri. Untungnya, seni meminta maaf
yang efektif sebenarnya mudah saja dipelajari, Dan jika Anda memahaminya, hal
itu bisa sangat membantu membangun hubungan percintaan yang solid dengan
pasangan Anda.
Bagaimana Cara Meminta Maaf yang Baik?
Menurut sebuah artikel "Always Apologize, Always Explain" di The O Magazine,
meminta maaf biasanya tidak mudah Dan membuat Kita merasa tidak nyaman, jadi
kalau Anda memutuskan untuk melakukannya, lakukan dengan sebaik-baiknya. Aaron
Lazare, MD, psikiatris Dan dekan University of Massachusetts Medical School,
yang telah melakukan penelitian terhadap perilaku manusia selama
bertahun-tahun, menemukan bahwa supaya efektif, permintaan maaf perlu
mengandung beberapa elemen di bawah ini:
1.Memahami benar kesalahan Anda
Saat Anda meminta maaf pada orang yang Anda kasihi, mulailah dengan
mendeskripsikan kesalahan-kesalahan Anda, tanpa menghindari kebenaran yang
menyakitkan. Ketika fakta-faktanya sudah dipaparkan, biarkan IA memahami bahwa
Anda tahu bahwa perilaku Anda telah melanggar etika moral. Jika Anda melanggar
aturan yang Anda (Dan pasangan) tetapkan, berarti Anda salah. Sekarang saatnya
bertanggung jawab.
2. Penjelasan
Penjelasan yang jujur akan diperlukan di sini, Dan ini adalah salah satu
kesempatan Anda untuk membangun kembali hubungan yang kuat Dan damai.
Penjelasan yang mendalam Dan sesuai dengan konteks atas perilaku salah yang
sudah Anda perbuat adalah kunci untuk merubah sikap, menjadi lebih baik.
Penjelasan akan menolong Anda Dan pasangan yang terluka memahami mengapa Anda
berbuat salah, Dan memastikan Anda berdua bahwa Anda tidak bermaksud menyerang.
Dalih atau alasan biasanya menunjukkan kurangnya tanggung jawab, maka buang
jauh-jauh dalih atau alasan dari permohonan maaf Anda.
3. Ekspresi tulus akan penyesalan
Setiap orang yang pernah mendengar perkataan, "Saya menyesal Anda merasakan hal
itu" pasti tahu bedanya penyesalan yang tulus dengan usaha untuk menghindari
memikul tanggung jawab dari perilaku yang salah. Permintaan maaf yang tidak
diiringi perasaan bersalah atau penyesalan malah akan membuat hubungan lebih
buruk, Dan bukannya mendapatkan permintaan maaf, Anda malah akan mendapat
kemarahan yang lain... Hal itu wajar, sih.
4. Berusaha memperbaiki kerusakan
Permintaan maaf harus mengikutsertakan usaha untuk memperbaiki keadaan yang
sudah rusak. Biasanya, yang rusak lebih kepada hati Dan hubungan di antara Anda
Dan pasangan, bukan sesuatu yang berbentuk fisik. Pada kasus-kasus semacam ini,
usaha Anda harus difokuskan untuk mengembalikan harga diri pasangan. Mulailah
dengan kalimat, "Apa yang kamu ingin untuk kulakukan?" dapat memulai proses
ini. Jika Anda menanyakan dengan tulus, dengarkan jawabannya dengan baik Dan
lakukan saran dari pasangan—dengan cara ini Anda berarti menghormati perasaan,
perspektif, Dan pengalaman buruk mereka.
Setelah Meminta Maaf
Saat Anda benar-benar jujur saat meminta maaf, pasti Anda merasa baik di dalam
diri Anda. Menurut Lazare, permintaan maaf yang efektif mengandung "ketulusan,
rasa malu, komitmen, kebaikan hati, Dan keberanian". Tetapi tidak Ada jaminan
bahwa pasangan yang terluka dengan apa yang telah Anda lakukan merasakan
perasaan yang sama. Langkah terakhir dari permintaan maaf adalah melepaskan
pasangan dari keharusan memberi Anda maaf. Tak peduli betapa mulianya Anda,
keinginan pasangan untuk memaafkan atau tidak adalah hak pribadinya.
Menurut Anne Lamott, ampunan didefinisikan sebagi "melepaskan harapan untuk
memiliki masa lalu yang berbeda". Hal yang sama bisa diterapkan dalam
permintaan maaf. Perimtaan maaf adalah akhir dari perjuangan Kita melawan
sejarah, sebuah aksi yang dapat melepaskan Kita dari masa lalu dengan menerima
apa adanya. Dari sejak itu, Kita bisa bebas maju ke depan, dimaafkan atau tidak.
Meminta maaf tidak membuat Kita bagaikan orang yang sempurna, tetapi meminta
maaf menunjukkan komitmen Kita untuk lebih jujur terhadap ketidaksempurnaan
Kita, Dan yang pasti usaha Kita untuk memperbaiki keadaan Dan menjadi orang
yang lebih baik. Jika Anda cinta, Anda pasti mau meminta maaf kalau Anda salah.
(niq)
Sumber: hanyawanita.com
_________________________________________________________________
New Windows 7: Simplify what you do everyday. Find the right PC for you.
http://windows.microsoft.com/shop
--
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected]
or add me in Yahoo Messenger at [email protected]
thanks for joinning this group.