yaa.....kl mikirnya seperti itu....
kapan mau punya....
Cash nga......Credit juga engga....

Coba kl mikirnya....
kl naik taksi.......kemana minimal 100.000 x 22 hari kerja aj  = 
2.200.000.........belum rsiko kl di todong,terus di cederai ( syukur2 ga ampe 
mati )....masuk rumah sakit operasi berkali2........sekali operasi 
50jt,4operasi udah 200jt.....sama juga kan.....

hmmmmm......

.................intermezo........
  ----- Original Message ----- 
  From: Oktaf Triwidaya Agni 
  To: [email protected] 
  Sent: Thursday, June 10, 2010 10:02 AM
  Subject: ~ aga ~ Berfikirlah 1000 Kali Bila Hendak Membeli Mobil Dengan Cara 
Kredit


  Berfikirlah 1000 Kali Bila Hendak Membeli Mobil Dengan Cara Kredit 

  Kurangilah membeli mobil mungkin dapat mencegah macet......

   

   

   

   

  Kalau saya tidak salah kutip dari suatu tulisan di majalah bisnis terkemuka 
di tanah air, sekitar 75% masyarakat Indonesia membeli mobil dengan cara 
kredit. Baik melalui bank atau pun lembaga pembiayaan (leasing) lainnya. Tentu 
saja ini merupakan pangsa pasar yang sangat menggiurkan bagi pihak 
pembiayaan/bank di satu sisi dan bagi konsumen/pembeli dengan membeli mobil 
(terutama mobil baru) dengan cara kredit mereka dengan hanya menyiapkan sekitar 
10%-30% uang muka sudah dapat memiliki sebuah mobil. Tetapi sadarkah kita bahwa 
di balik mudahnya memiliki sebuah mobil dengan cara kredit tersebut, ternyata 
kita harus membayar cost yang teramat mahal. Saya akan beberkan di bawah ini 
perhitungan dan penjelasannya secara lengkap.

   

  Pemahaman Konsumen yang Tidak Lengkap

   

  Perhatikanlah, selama ini apabila kita ingin membeli mobil dengan cara 
kredit, pertimbangan dan persiapan utama kita adalah hanya pada kemampuan untuk 
membayar cicilan tiap bulannya. Padahal kita juga harus mempertimbangan banyak 
komponen biaya lainnya yang muncul dan harus kita bayar selama kepemilikan 
mobil tersebut dalam masa kredit, dan sayangnya ini lah yang paling banyak kita 
lupakan.

   

  Baiklah sekarang saya akan bahas tentang bagaimana contoh simulasi sebuah 
konsumen yang membeli sebuah mobil dengan cara kredit di bawah ini yang kami 
ambil dari situs www.oto.co.id tanggal 18 September 2007:

   

  Mobil : Toyota New Avanza 1500 cc

   

  Harga Tunai : Rp. 131.300.000,-

   

  Uang Muka : Rp. 32.825.000,- (25% dari harga tunai)

   

  Asuransi : Rp. 10.635.300,- ( All risk 8,10%)

   

  Cicilan : Rp. 3.787.500,-

   

  Bunga : 12,82%% per tahun

   

  Jangka waktu : 36 bulan

   

  Administrasi : Rp. 475.000,-

   

  Total Pembayaran Pertama : Rp. 47.772.800,-

   

  Mari kita lihat proses pelunasan yang wajib dibayar oleh konsumen tersebut 
selama tiga tahun seperti yang kami tunjukkan pada tabel di file 
simulasi-mobil.pdf:

   

  Hasil rekapitulasi:

   

  Total Cicilan : Rp. 136.350.000

   

  Total Biaya Bensin : Rp. 36.000.000

   

  Total Biaya Pajak : Rp. 4.500.000

   

  Total Biaya Pemeliharaan : Rp. 8.400.000

   

  Total Seluruh Biaya Selama Masa Kredit 3 tahun : Rp. 227.360.300,-

   

  Wow!, lihatlah bila masa kredit kita selesai maka kurang lebih total biaya 
yang harus kita keluarkan untuk mobil tersebut menjadi sangat besar.! Ingat lho 
uang segitu itu adalah uang hilang alias hangus. Perhatikan juga, biaya-biaya 
semacam pembelian bensin, pajak dan pemeliharaan kendaraan selama tiga tahun 
tersebut kebanyakan kurang menjadi perhatian kita ketika ingin kredit mobil. 
Padahal harus kita ingat juga bahwa mobil adalah benda yang akan mengalami 
penyusutan harga (deprisiasi) dari tahun ke tahun. Bila kita asumsikan 
penyusutan mobil tersebut kira-kira 8% (delapan persen) per tahun, maka setelah 
selesai masa kredit harga mobil baru kita tersebut akan menjadi:

   

  Rp. 131.300.000 x 8% x 3 = Rp. 31.512.000. Berarti dalam waktu tiga tahun 
harga mobil kita menyusut sebesar angka tersebut. Sehingga mobil tersebut kini 
hanya bernilai Rp. 99.788.000. Coba bandingkan dengan total uang yang Anda 
bayarkan selama 3 tahun tersebut dengan kondisi nilai mobil kita kini! Sungguh 
sangat menyesakkan dada.

   

  Bagaimana Kalau Diinvestasikan?

   

  Sekarang misalnya dengan uang hangus sebesar Rp. 227.360.300 tersebut, bila 
kita tumbuhkembangkan misalnya ke salah satu instrumen investasi yang memiliki 
hasil return (bagi/imbal hasil) sebesar 10% per tahun (flat), dan kita endapkan 
selama 15 tahun. Berapa uang yang akan kita miliki kelak? Perhatikan tabel di 
file yang telah Anda download tadi.

   

  Wow, lihatlah uang yang Anda simpan selama 15 tahun sekarang sudah mencapai 
hampir 1 Miliar rupiah. Nah sekarang tinggal Anda pilih, mau tetap ngotot beli 
mobil baru dengan cara kredit tapi dengan konsekuensi "menghanguskan" uang 
sebanyak itu? Atau dengan cerdas, tetap mengeluarkan uang sebanyak itu tetapi 
bukan untuk membeli mobil, melainkan dikembangbiakka dalam bentuk investasi 
seperti perhitungan di atas.

   

  Solusi dan Kesimpulan

   

  Memang mungkin ada yang sinis terhadap hitung-hitungan saya di atas, 
misalnya: ". kok kita jadi pelit banget ya sama uang, bukannya itu berarti kita 
jadi budak uang.?" atau juga misalnya ". selama 3 tahun itu kan kita bisa 
lancar menjalani segala urusan misalnya bisnis dll, sehingga bisa dapat uang 
banyak, jadi gak seberapalah uang yang dikeluarkan selama tiga tahun tersebut."

   

  Untuk komentar pertama bukannya kita pelit/jadi budak uang, tetapi bagaimana 
kita bisa bijaksana dalam memperlakukan uang tersebut. Apalagi di masa depan, 
kebutuhan akan uang tentu akan bertambah banyak misalnya pendidikan anak, dan 
pensiun. Untuk komentar kedua di satu sisi ada benarnya juga, tetapi tolong 
jujurlah dengan hati nurani kita, apa harus dengan membeli mobil baru dengan 
cara kredit untuk menunjang aktivitas sehari-hari dan bisnis Anda?

   

  Menurut hemat saya, bila kita ingin membeli mobil dengan cerdas dan bijak 
adalah dengan membeli mobil second (dalam kondisi sangat ok) dan dibeli tunai. 
Dua kunci utama yaitu mobil bekas dan tunai, itu prinsipnya. Karena mobil bekas 
yang masih dalam keadaan bagus tidak kalah nyamannya bila kita membeli baru dan 
juga dengan fasilitas yang prima. Karena perlu kita ingat setiap mobil baru 
yang kita beli seketika keluar dari dealer, maka otomatis harganya/nilainya 
langsung turun. Dan mengapa harus dibayar tunai, karena tentu kita harus 
menghindari beban biaya yang harus kita tanggung (semisal bunga) yang harus 
kita bayar selama jangka waktu kredit tersebut.

   

  Semoga dapat membantu menambah wawasan kita semua.

               

****************
CONFIDENTIALITY: The information contained in or attached to this electronic 
transmission 
is confidential and may be legally privileged. It is intended for the named 
recipient(s) only.
If you are not the named recipient, you are hereby notified that any 
distribution, copying, 
review, retransmission, dissemination or other use of this electronic 
transmission or 
the information contained in it is strictly prohibited.
The information expressed herein may contain the private views and opinions of 
the sender 
that does not constitute the formal views and opinions of PT. Danareksa 
(Persero) and its 
subsidiaries, and should not in any ways be construed as the views, offers, or 
acceptances 
of these entities, unless specifically stated. PT. Danareksa (Persero) and its 
subsidiaries 
does not take any responsibilities nor accepts any claims of liabilities and/or 
damages 
for statements which are clearly the sender's own and not made on behalf of the 
entities 
concerned.

  -- 
  you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
  to post emails, just send to :
  [email protected]
  to join this group, send blank email to :
  [email protected]
  to quit from this group, just send email to :
  [email protected]
  if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected]
  or add me in Yahoo Messenger at [email protected]
  thanks for joinning this group.


  -- 
  you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
  to post emails, just send to :
  [email protected]
  to join this group, send blank email to :
  [email protected]
  to quit from this group, just send email to :
  [email protected]
  if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected]
  or add me in Yahoo Messenger at [email protected]
  thanks for joinning this group.

-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected]
or add me in Yahoo Messenger at [email protected]
thanks for joinning this group.

<<[email protected]>>

Kirim email ke