----- Forwarded by Nursinah/ACC/STS on 12/15/2009 04:33 PM -----

krisna diantha <[email protected]> 
Sent by: [email protected]
12/15/2009 04:06 PM
Please respond to
[email protected]


To
[email protected]
cc

Subject
[sehat] anak - anak kunci






 
hali halo,
ya, saya lama tak muncul di milis ini :-)
sekarang anak saya sudah dua. hannah, 5,5 tahun, yang besar sudah masuk 
tk. tizian timur, 1,5 tahun, sudah sejak usia 6 bulan di play group. saya 
masih nulis, tapi jarang nulis dunia anak anak lagi. ini salah satu 
tulisan terbaru, tentang anak anak kunci di swiss, generasi mendatang yang 
tidak terurus dengan baik karena semua sibuk bekerja. mudah-mudahan ada 
manfaatnya.

"anak kunci" itu datang kemari, ke rumah ini, saban rabu tengah hari.
"kris, aku sudah lapar," katanya.

disini, anak anak tidak memanggilku bapak atau om, tapi nama saja, jika 
sudah kenal dengan baik. wajahnya sendu, pipinya memerah, karena matahari 
musim panas mengerkahnya.

"kamu bisa copot sendiri sepatumu, atau aku bantu?" kataku.

ia mengangguk, seraya secara perlahan mencopoti sepatu kesayangannya itu. 
aku periksa pipi merahnya. 

"lain kali yang bener pakai suncream-nya ya," kataku. 

merah pipinya sudah, tapi belum sampai sunburn. dalam hitungan detik, ia 
sudah naik ke lantai satu, ke ruang tamu, sekaligus dapur dan ruang makan. 
di sana, menunggu sudah putri sulungku, hannah. juga lina, adiknya, di 
meja makan.

hari ini menu makan siangnya sama : applemagaroni, kentang dan makaroni 
rebus, dimasak dalam kuah susu, ditaburi keju, sedikit merica dan garam. 
ini makanan khas swiss, khususnya bagi petani di lereng gunung alpen. 
biasanya di atasnya ditaburi bawang goreng.

"tak pakai bawang goreng kan," tanyanya. kugelengkan kepalaku, sambil 
membagikan makanan kegemaran anak kunci itu. 

setelah pindah dari kota lucerne ke desa kriens, saya punya kesibukan baru 
: mengasuh anak tetangga. dua anak ini, saya urus dari jam 9 hingga 
menjelang mahgrib. ibunya kerepotan dengan bayi ketiganya. 

"aku mencari baby sitter di lingkungan ini," kata sarah, ibunya, suatu 
kali, ketika kami bertemu di tepi sungai kecil, yang membatasi rumah kami 
dan rumahnya.
"aku bisa mengasuh untuk satu hari, kalau kamu percaya," kataku saat itu.

jadilah akhirnya, saban rabu, lina dan lisa itu berada di rumah ini. lisa 
datang sejak pagi, lisa muncul setelah sekolahnya usai.

tidak selamanya hidup di luar negeri, khususnya di swiss menentramkan 
hati. apalagi jika menyangkut soal urusan anak. semua orang sibuk, 
membayar pembantu tak akan mampu. kalau pun mampu, tidak begitu biasa. 
memang semua nyaris dikerjakan mesin, dari mesin cuci baju, cuci piring 
hingga vacum cleaner yang berjalan sendiri. tapi tetap saja jika dari pagi 
hingga menjelang tidur dikelilingi anak, yang kadang lucu namun juga 
menjengkelkan, kehidupan pribadi, hobi hobi lama, harus disingkirkan.

saya dan ibunya lisa saling tukar menukar mengurus anak. hari rabu anaknya 
diungsikan kemari, hari jumat hannah yang diurus mereka. ada persahabatan 
baru antar keluarga, adan teman bermain anak anak itu, dan menghindari apa 
yang disebut anak anak kunci, das schlusselkind.

anak anak kunci adalah kisah sedih negeri semakmur swiss. semua orang 
sibuk, semua orang kerja. hanya 4% yang ngganggur atau terpaksa bekerja di 
rumah, mengurus keluarganya. itu bagi yang uangnya cukup. sementara yang 
uangnya pas-pasan, minimal untuk hidup di swiss diperlukan rp 40 juta 
sebulan untuk dua kepala, haruslah bekerja. si ibu yang dulunya mengurus 
anaknya di rumah, akhirnya mulai bekerja. membayar pembantu tak mampu, 
maka muncullah anak anak kunci itu.

mereka dinamai anak anak kunci, karena di lehernya, atau di dalam tas 
sekolahnya, tersimpan kunci rumah. ketika bel istirahat sekolah dasar itu 
berdentang, mereka berlarian ke rumah masing-masing. yang ibunya masih di 
rumah, tentu saja akan mendapatkan makanan hangat dan dibantu pelajaran 
sekolahnya, pekerjaan rumah, misalnya.

sementara yang ibunya bekerja, harus menyiapkan makanan sendiri, dan tentu 
saja membuka pintu rumahnya sendiri.

kisah dilematis ini, bertahun-tahun menjadi perdebatan di swiss. mereka 
mengkritik sistem sekolah dasar di swiss, yang tak memiliki kantin untuk 
anak semacam ini, sehingga harus sampai pulang ke rumah, untuk mengisi 
perutnya. juga, dampak berikutnya, si ibu tak bisa bekerja membantu 
keuangan keluarga, karena harus berada di rumah ketika makan siang tiba.

yang masih setuju sistem ini, mengaku masih baik diterapkan, karena kasih 
sayang ibu akan membentuk generasi swiss yang makin matang. tak apa apa, 
meski disana - sini dikecam sebagai penganut sistem tradisional.
anak anak kunci makin hari makin banyak, karena keluarga - keluarga 
imigran itu mau tak mau harus menambal keuangan keluarga. si ibu mesti 
bekerja, dan anak anaknya dibiarkan pulang ke rumah sendirian, untuk 
mencukupi kebutuhan perutnya.

namun juga mulai ada sekolah yang menyiapkan makanan untuk menghindari 
makin besarnya jumlah anak anak kunci ini, meski belum banyak.

[Non-text portions of this message have been removed]

__._,_.___
Reply to sender | Reply to group 
Messages in this topic (1) 
Recent Activity: 
New Members 41 
Visit Your Group Start a New Topic 
==========================================================================
" Mailing list SEHAT didukung oleh Hewlett-Packard StorageWorks Division. 
SEHAT Internet Access & Website didukung oleh CBN Net.
Terima kasih & penghargaan sedalam-dalamnya kepada : XEROX, Bhumiyamca, 
Arutmin, HBTLaw dan Ibu Marissa Muliadi yg telah dan konsisten mensponsori 
program kami, PESAT (Program Edukasi Kesehatan Anak Untuk Orang Tua)."

Kunjungi kami di :
http://www.sehatgroup.web.id/
==========================================================================

" SEHAT mailing list is supported by Hewlett-Packard StorageWorks 
Division. SEHAT Internet Access & Website are supported by CBN Net.
Our biggest gratitude to : XEROX, Bhumiyamca, Arutmin, HBTLaw and Ibu 
Marissa Muliadi who have consistently sponsored our programme, PESAT 
(Program Edukasi Kesehatan Anak Untuk Orang Tua)."

Please visit our website at :
http://www.sehatgroup.web.id/
==========================================================================
MARKETPLACE
Going Green: Your Yahoo! Groups resource for green living

Going Green: Your Yahoo! Groups resource for green living

Switch to: Text-Only, Daily Digest • Unsubscribe • Terms of Use
.

__,_._,___

-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected]
or add me in Yahoo Messenger at [email protected]
thanks for joinning this group.

Kirim email ke