Pada suatu hari, seorang pengusaha dahulunya dikenal sebagai “si kaya raya”
karena dalam satu minggu ia bisa memperoleh penghasilan sebesar 1 miliar bahkan
lebih karena dia adalah salah satu pimpinan SDSB yang cukup dikenal dan
digemari orang pada waktu itu. Sehingga dengan penghasilan begitu banyak, ia
dapat melakukan segala sesuatu yang diinginkan. Semua kekayaan yang didapatnya
ini, membuat ia menjadi sombong sehingga ia tidak menaruh rasa hormat dan tidak
takut sedikit pun kepada Tuhan. Ia hidup di dalam dosa dan kegelapan dunia ini.
Suatu kali Tuhan mengizinkan ia mengalami penyakit lumpuh total. Dan penyakit
ini dialaminya selama tiga tahun. Dia sudah berkali-kali keluar masuk rumah
sakit, namun tidak ada hasilnya. Lebih anehnya, semua dokter yang pernah
menanganinya tidak menemukan adanya penyakit dalam tubuhnya, dan penyakit itu
tidak terobati. Tetapi puji Tuhan, tepat pada tanggal 2 Desember 1992, ia
menyadari dan meninggalkan semua dosa dan perbuatan buruk yang dilakukannya
selama itu, dan menerima Yesus sebagai Juruselamatnya.
Dari cerita di atas kita bisa menyimak bahwa Allah sangat membenci dosa, tetapi
Ia sangat mengasihi orang-orang berdosa. Allah tidak pernah berkompromi dengan
dosa, tetapi Ia mau bergaul dengan orang-orang berdosa. Hal ini bukan berarti
bahwa Allah adalah pendosa, tidak! Melainkan karena Ia mengasihi dan mencintai
orang-orang berdosa. Hal itu terbukti di mana Ia telah mengorbankan Anak-Nya
Yang Tunggal supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa,
melainkan beroleh hidup yang kekal (Yohanes 3:16).
Firman Tuhan menjelaskan bahwa sekalipun dosa kita merah bagaikan kirmizi, akan
menjadi putih seperti salju, dan sekalipun berwarna merah seperti kain kesumba,
akan menjadi putih seperti bulu domba (Yesaya 1:18). Hal ini berarti bahwa
Allah tetap menyatakan kasih-Nya kepada orang-orang berdosa. Dalam 1 Yohanes
1:9 firman Tuhan berkata, “Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia
dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari
segala kejahatan.”
Saat ini jikalau kita masih hidup di dalam dosa dan pelanggaran- pelanggaran,
bertobatlah! Bukalah hati kita untuk menerima Yesus sebagai Juruselamat kita
karena Ia adalah setia dan akan mengampuni segala dosa dan pelanggaran kita.
Jangan lagi hidup di dalam dosa dan pelanggaran- pelanggaran karena Allah sudah
mengampuni dan menyucikan kita. Sekarang, hiduplah dalam kekudusan Allah,
niscaya perubahan-perubahan yang besar akan terjadi dalam hidup kita. Dan
ketahuilah, sukacita dan damai sejahtera akan memenuhi hidup kita.
Jesus bless us :)
__._,_.___
--
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected]
or add me in Yahoo Messenger at [email protected]
thanks for joinning this group.