nah justru itu bahkan cara menanggulangi anak balita adalah dengan dipeluk, 
karena panas tubuh orang tuanya bisa menurunkan suhu panas anak, begitu kira2

salam sehat selalu




________________________________
From: Maihendra Faridian <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Tue, June 29, 2010 4:42:38 PM
Subject: Re: ~ aga ~ Jangan Kompres Anak Demam dengan Air Es

wah brarti praktek slama ini salah dong ya
gw dr dl kl demam dikompres bokap nyokap gw

aris dianto wrote:
> Selasa, 29/06/2010 16:30 WIB
> 
> 
>   Jangan Kompres Anak Demam dengan Air Es
> 
> *Merry Wahyuningsih* - detikHealth
> 
> 
> img
> *Ilustrasi (Foto: demenvironequity)*
> *Jakarta,* Bila badan anak demam atau panas, kebanyakan orangtua akan segera 
> mengompres kepala anak dengan air dingin atau air es. Mengompres dengan air 
> es adalah cara yang salah, karena akan membuat suhu tubuh semakin panas.
> 
> Demam merupakan masalah *kesehatan*
> <http://openx.detik.com/delivery/ck.php?n=a2a476fe&cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE>
> yang sering terjadi pada anak. Demam sebenarnya bukan merupakan *penyakit* 
> <http://health.detik.com/index.php?fa=parserads.search&idkanal=755&keyword=Mw==&width=250&height=125>,
>  melainkan gejala. Demam memegang peranan kunci dalam membantu perlawanan 
> tubuh mengatasi infeksi virus atau bakteri.
> 
> "Sebenarnya demam tidak berbahaya, kecuali bila mencapai suhu 39-40 derajat 
> celsius. Namun, masih banyak terjadi kesalahan dalam menangani demam, 
> misalnya panik karena demam tinggi, suhu anak tidak diukur dengan benar dan 
> mengompres dengan cara yang salah," ujar dr Alan R. Tumbelaka, SpA (K) dari 
> Divisi Infeksi dan *Penyakit* 
> <http://health.detik.com/index.php?fa=parserads.search&idkanal=755&keyword=Mw==&width=250&height=125>
>  Tropis, Departemen Ilmu *Kesehatan* 
> <http://health.detik.com/index.php?fa=parserads.search&idkanal=755&keyword=Mg==&width=250&height=125>
>  Anak FKUI-RSCM, dalam acara konferensi press Ulang Tahun & Seminar Ilmiah 
> Bidan 2010, di Auditorium Perpustakaan Nasional RI, Jakarta, Selasa 
> (29/6/2010).
> 
> dr Alan mengungkapkan cara mengompres yang benar bukanlah dengan mengompres 
> kepala dengan air dingin atau air es.
> 
> Bila suhu tubuh yang panas tiba-tiba dikompres dengan air dingin, maka akan 
> membuat anak menggigil. Dan perlu diketahui bahwa menggigil adalah pertanda 
> awal suhu tubuh akan meningkat.
> 
> Selain itu, juga terdapat kesalahan pada cara mengompres. Mengompres yang 
> benar bukanlah di kepala, melainkan di bagian dada dan perut anak.
> *
> Cara mengompres yang benar adalah:*
> 
>    1. Kompres dengan menggunakan air hangat, bukan air dingin atau air es
>    2. Kompres di bagian perut dan dada dengan menggunakan sapu tangan
>       yang telah dibasahi air hangat
>    3. Gosok-gosokkan sapu tangan perlahan di bagian perut dan dada
>    4. Bila sapu tangan sudah kering, ulangi lagi dengan membasahinya
>       dengan air hangat
> 
> 
> -- you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
> to post emails, just send to :
> [email protected]
> to join this group, send blank email to :
> [email protected]
> to quit from this group, just send email to :
> [email protected]
> if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected]
> or add me in Yahoo Messenger at [email protected]
> thanks for joinning this group.

-- you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected]
or add me in Yahoo Messenger at [email protected]
thanks for joinning this group.



      

-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected]
or add me in Yahoo Messenger at [email protected]
thanks for joinning this group.

Kirim email ke