Sebuah tulisan menarik dari Ustadz Zulfi Akmal Lc.
Bahaya Berita Perzinahan
Pada satu pertemuan perkuliahan di Universitas Al-Azhar dengan Dr. Abdul
Badi’ saya mendengar beliau menyatakan, bahwa salah satu hikmah dari
diharuskan adanya empat orang saksi terhadap pelaku sebuah perzinaan
dengan menyaksikan langsung agar hukuman dera atau rajam diberlakukan
adalah, seolah-olah Allah tidak menginginkan peristiwa bejat itu
tersebar luas beritanya.
Bisa dibayangkan hampir suatu hal yang mustahil bila dua orang melakukan
zina bisa dipergoki oleh empat orang laki-laki, dan keempat orang itu
melihat sebagaimana masuknya sebatang pena ke dalam botol tinta.
Hal ini baru bisa terjadi bila orang melakukan zina di alam terbuka dan
mudah disaksikan orang. Oleh karena itu tidak pernah kita temukan dalam
sejarah para sahabat, seorangpun didera atau dirajam karena kepergok
lagi berzina. Adapun peristiwa Maiz dan perempuan Ghamidiyah itu bukan
berdasarkan kesaksian tetapi pengakuan mereka sendiri dengan tulus
supaya mereka dibersihkan dari dosa.
Dengan sulitnya membuktikan perbuatan itu, ditambah dengan hukuman yang
berat bagi penuduh tanpa ada empat orang saksi, sekalipun si penuduh
betul-betul menyaksikan, maka semakin kecil perbuatan hina ini tersebar
beritanya di tengah masyarakat. Sekarang muncul pertanyaan, apa
bahayanya bila berita perzinaan tersebar di tengah masyarakat?
Bahayanya sangat jelas, bila satu kasus perzinaan terjadi, kemudian
beritanya tersebar akan merusak tatanan masyarakat. Mulai dari keluarga
pelaku sampai masyarakatnya akan tercemar nama baiknya. Selanjutnya bila
berita busuk itu sering terjadi maka orang akan memandang enteng
perbuatan dosa besar ini. Bisa dibayangkan bila suatu bangsa sudah
meremehkan perzinaan maka jangan heran kalau zina tersebar di mana-mana
dengan luar biasa.
Sekarang bagaimana kalau berita perzinaan itu sudah disiarkan di media
masa dan televisi, pasti orang akan semakin menganggap enteng perbuatan
itu. Sungguh luar biasa lagi bila perbuatan yang sangat pribadi dan
rahasia itu sendiri yang sudah dilakukan terang-terangan bahkan
disebarkan gambar dan videonya, bisa diakses oleh siapapun. Apa jadinya
masyarakat kalau sudah begini keadaannya?!
Dulu waktu saya masih SD di sekolah ada razia, yang dirazia itu adalah
kartu remi. Sewaktu saya di Tsanawiyah dan Aliyah semakin meningkat,
yang dirazia itu adalah kondom dan gambar porno. Hari ini maju selangkah
lagi, yang dirazia adalah HP, flash, CD dan laptop. Apa kira-kira file
yang terdapat di dalamnya?
Kita merasa sangat miris bila mendengar info intertainment di negeri
kita. Ratting berita bejat ini sangat tinggi. Setiap hari ada kasus
perselingkuhan para artis yang disuguhkan kepada masyarakat. Seolah-olah
perbuatan ini tidak dianggap bejat lagi, sudah biasa saja, tidak
memalukan lagi. Ibarat kata orang kampung saya: Hilang gatal karena
digaruk, hilang geli karena digelitik.
Bila kita membaca tanda-tanda zaman yang diberitakan oleh Rasulullah
Saw., apakah kita sudah sampai kepada masa terjelek yang diramalkan
Rasul? Pada waktu hari kiamat sudah semakin dekat, di masa itu perbuatan
zina sudah dianggap biasa saja, manusia tidak ada bedanya dengan
binatang. Ungkapan paling mulia di waktu itu adalah: Jangan lakukan zina
terang-terangan!
Saya semakin sedih dan takut ketika memandang anak saya yang masih
kecil, betapa beratnya masa yang akan dia tempuh nanti. Saat ini saja
sudah begitu bejatnya kehidupan, bagaimana dengan 20-40 tahun yang akan
datang, apa kira-kira yang akan terjadi. Saya hanya mampu berdoa
sebanyak-banyaknya agar saya dan anak keturunan saya dilindungi oleh
Allah Swt. dari kehidupan hina dan bejat ini, di samping berusaha
memberikan pendidikan terbaik untuknya semampu saya.
Ya Allah, janganlah keluarkan dari sulbi-ku kecuali anak keturunan yang
mukmin.
Ya Allah, lindungilah diriku dan anak keturunanku dari perbuatan kotor.
Ya Allah, putuskanlah keturunanku sebelum masa terjelek itu datang,
jangan sampai ada anak keturunan ku yang mengalami kiamat besar.
Tulisan ini adalah ungkapan kegundahan waktu membaca berita yang cukup
menghebohkan negeri kita.
Kairo, Akhir Mahattah H-10.
Zulfi Akmal, Lc
Salam dari Kairo
--
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected]
or add me in Yahoo Messenger at [email protected]
thanks for joinning this group.