Dari milis tetangga...







 



  


    
      
      
      Dear all,
Kebanyakan orang sering meremehkan kebiasaan ‘anyang-anyangan’ (bahasa Jawa: 
kencing sedikit-sedikit tapi sering). Namun, ketika hal ini berlangsung
 terus-menerus hingga muncul keluhan lain seperti nyeri yang cukup hebat di 
bagian pinggang, kita baru menyadari kalau ini tak sekadar gangguan buang air 
kecil semata.‘Anyang-anyangan’ ternyata dapat menjadi sinyal kuning adanya batu 
ginjal yang berakibat munculnya kencing batu. Penyakit kencing batu adalah 
keluarnya batu-batu yang sangat kecil saat buang air kecil hingga terkadang 
mirip pasir. Gejala kencing batu sangat bervariasi, mulai dari tanpa gejala 
sampai nyeri pinggang. Selain itu, kencing bisa berdarah , bisa juga tidak.
Umumnya, gejala penyakit kencing batu/batu ginjal yang banyak dikenal orang 
adalah munculnya nyeri/pegal pada pinggang belakang bagian atas atau tepatnya 
di bawah iga terakhir (baca: kolik ginjal). Pada taraf  tertentu sakit yang 
ditimbulkan berupa nyeri menusuk-nusuk, menjalar ke arah samping mengikuti alur 
saluran kemih. Kadang gejala tersebut diikuti buang air kecil tidak lancar dan 
nyeri, air seni berwarna kemerahan seperti air daging, dan dapat disertai mual 
dan demam. Penyebab kencing batu bermacam-macam, antara lain aspek genetic 
(faktor keturunan), bentuk anatomis saluran kemih yang tidak normal sehingga 
menyebabkan aliran air seni yang mengandung kalsium terhenti dan lama-kelamaan 
terakumulasi menjadi batu, peningkatan kalsium dalam air seni karena mobilisasi 
kalsium tulang akibat seseorang tidak bisa bergerak lagi, misalnya karena 
lumpuh, air kemih yang terlalu pekat, yang terjadi akibat kebiasaan kurang 
minum sehingga air seni sedikit dan
 pekat. Selain itu, makanan dan minuman yang kurang higienis, berkadar kalsium 
oksalat tinggi, misalnya makanan dari olahan susu, softdrink, makanan berkadar 
garam tinggi, makanan manis, vitamin C dosis tinggi, kopi, teh kental memacu 
terbentuknya air seni pekat sehingga memudahkan terjadinya endapan pada 
ginjal. Konsumsi vitamin C dan D dosis tinggi atau sekitar 100-300 mg pada 
seseorang yang secara genetik berbakat, akan memudahkan terbentuknya batu sebab 
dalam vitamin C kandungan kalsium oksalatnya tinggi, sedangkan vitamin D dosis 
tinggi meningkatkan absorbsi kalsium ke dalam usus. Di samping itu, obat-obatan 
untuk kanker (obat sitostatik) mempermudah terbentuknya batu karena 
meningkatkan asam urat. Batu (calculi) berasal dari hasil penyaringan zat-zat 
buangan dari dalam tubuh oleh ginjal yang tidak dapat dikeluarkan bersama air 
seni sehingga mengendap di kandung kemih, piala ginjal atau piramid ginjal dan 
mengakibatkan terbentuknya batu ginjal jika
 di dalam ginjal dan batu saluran kemih jika di dalam saluran kemih. Adanya 
batu pada kandung kemih atas menjadi penyebab utama gagal ginjal. Pembentukan 
batu yang terjadi perlahan itu dipengaruhi oleh tingginya kadar asam urat, 
kalsium oksalat, dan zat-zat lain pemicu terbentuknya batu seperti mukoprotein, 
berkurangnya kadar zat inhibitor (pencegah terbentuknya batu), misalnya sitrat, 
adanya infeksi. Jenis batu bermacam-macam tergantung bahan pembentuknya dan 
tempat terbentuknya, misalnya kalsium oksalat, kalsium fosfat, asam urat, batu 
sistin yang terjadi akibat faktor genetik, batu magnesium amonium fosfat 
(struvit), batu matrix, santin. Begitu pula bentuk dan warna batu, ada yang 
hitam, coklat, putih, halus, kasar/ tajam
 sehingga dapat melukai saluran kencing. Pengobatan penyakit ini ditentukan 
oleh jenis batunya, misalnya batu kalsium dapat dicegah dengan mengurangi 
konsumsi makanan berkalsium seperti makanan olahan dari susu, kedelai. Untuk 
batu asam urat biasanya diberikan obat alupurinol atau dengan mengubah suasana 
asam dengan garam natrium bikarbonat di samping obat alupurinol tadi. Sedangkan 
batu yang tidak disertai adanya ekskresi kalsium atau asam urat tinggi, dicoba 
dengan minum banyak dulu, belum perlu obat. Jika menghendaki cara yang lebih 
canggih, dapat digunakan sinar laser, tindakan bedah seperti menembak batu 
(ESWL), ureteroskopi (alat teropong sekaligus dapat menghancurkan batu), atau 
PCN (percutaneous nephrolythotomy) alat
 masuk dari dinding belakang ke dalam ginjal dan batu diambil atau dihancurkan. 
Tindakan lain adalah operasi. Untuk mencegahnya, terapkan pola makan yang sehat 
dan seimbang dan jangan makan garam dan protein yang berlebih. Untuk batu asam 
urat, hindari konsumsi berlebihan jeroan, alkohol, kaldu, dan sea food. Sumber 
: www.piogama. ugm.ac.id

Kumis kucing untuk batu ginjal. Kumis kucing telah dikenal sebagai salah satu 
obat tradisional yang banyak digunakan di Indonesia. Ternyata, salah satunya 
sebagai pengobatan batu ginjal, menurunkan kadar gula darah, rematik, 
antiradang, dan melancarkan air seni.  Menurut Prof.Dr.Sumali Wiryowidagdo, 
selaku Kepala Pusat Studi Obat Bahan Alami Universitas Indonesia, tanaman obat 
seperti kumis kucing sebenarnya layak disebut herba rasional. Hal ini, karena 
telah dibuktikan selama bertahun-tahun meski secara empiris. Tanaman obat ini, 
paling tidak telah teruji khasiat, efektivitas dan keamanannya.   




      

-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected]
or add me in Yahoo Messenger at [email protected]
thanks for joinning this group.

Kirim email ke