Ada beberapa hal yang bisa dijadikan patokan menilai pasangan cocok atau tidak 
dengan Anda Ketika bertemu untuk pertama kalinya, pria idaman biasanya tampil 
mengesankan. Seiring waktu dan mengenalnya lebih baik, si dia bisa 
memperlihatkan karakter asli.

 

Lewat gaya dan perilakunya Anda bisa menilai, kekasih seperti apakah yang 
sedang Anda kencani. Dari situ, Anda bia menilai apakah si dia layak 
dipertimbangkan menjadi pasangan hidup atau malah harus ditinggalkan.

 

Ada beberapa hal yang bisa dijadikan patokan menilai pasangan cocok atau tidak 
dengan Anda :

 

1. Apakah dia berdedikasi?

Jika seorang pria meluangkan waktu dan berdedikasi terhadap apa yang ia 
kerjakan, kemungkinan ia akan menghargai hubungan dengan Anda. Jika ia termasuk 
orang yang tak sabar dan selalu meninggalkan sesuatu karena tidak sesuai dengan 
harapan, bisa jadi ia akan melakukan hal yang sama selama bersama Anda.

 

2. Apakah dia terlalu menuntut?

Ini adalah salah satu cara ampuh untuk menguji kepribadian seorang pria. Jika 
Anda tidak nyaman karena ia terus memaksa Anda berpenampilan sesuai 
keinginannya, berhati-hatilah memikirkan kelanjutan hubungan Anda berdua.  
Tetapi jika ia menghormati pilihan Anda, dia pasti layak dipertimbangkan.

 

3. Apakah dia jujur?

Jika pria bersikap jujur dan tidak merahasiakan kisah hidupnya dari Anda, jelas 
dia tidak ingin menyembunyikan apa pun dari Anda. Sebaliknya, ketika dia terus 
menerus mencari privasi dan sukar dipahami, mungkin waktunya berpikir dua kali 
dalam hubungan ini.

 

4. Apakah ia mencintai keluarga?

Saat mempertimbangkan seseorang menjadi suami, Anda mungkin harus 
mempertimbangkan seberapa penting kedudukan keluarga di matanya. Perhatikan  
bagaimana ia memperlakukan keluarganya dan pandangannya mengenai anak-anak.

 

5. Apa pandangan agamanya?

Analisis pandangannya tentang agama dan bandingkan dengan keyakinan Anda 
sendiri. Jika Anda berpikir bahwa kalian bisa cocok, mungkin ia adalah orang 
yang tepat untuk menjadi pasangan hidup Anda.

 

Warm Regards,

 

 

Rochmad Sigit

 

[ Rasa kecilnya diri ini saat berhadapan dengan masalah, 

bukan disebabkan oleh besarnya masalah, 

tetapi oleh kecilnya tujuan hidup. ]

-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
if you wanna know me, please visit to www.facebook.com/aga.madjid
or add me in Yahoo Messenger at [email protected] or
add my twitter @aga_madjid
thanks for joinning this group.

Kirim email ke