Jumat, 24/09/2010 10:57 WIB
Pidato di Sidang PBB, Ahmadinejad Pegang Alquran dan Injil
Rita Uli Hutapea - detikNews

http://www.detiknews.com/images/content/2010/09/24/10/bibledlm.jpg
Foto: GETTY 

New York - Pidato Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad dalam sidang tahunan
Majelis Umum PBB menimbulkan aksi walkout para delegasi AS, Inggris dan
negara-negara Eropa lainnya. Para diplomat Barat tersebut meninggalkan ruang
sidang setelah Ahmadinejad mencetuskan spekulasi bahwa pemerintah AS
mendalangi serangan teroris 11 September 2001.

Saat berpidato di markas besar PBB, Ahmadinejad memegang kitab suci Alquran
dan Injil. Pemimpin republik Islam itu menyinggung tentang rencana
pembakaran Alquran oleh sebuah gereja di Florida, AS guna memperingati
serangan 11 September. Gereja tersebut pada akhirnya membatalkan rencana
pembakaran Alquran.

Menurut Ahmadinejad, ancaman pembakaran Alquran tersebut merupakan perbuatan
"setan". Dengan memegang kedua kitab suci itu, Ahmadinejad mengatakan,
"kebenaran tidak bisa dibakar".

Ahmadinejad seperti diberitakan News.com.au, Jumat (24/9/2010), juga
menuturkan bahwa rakyat Iran menghormati kedua kitab suci dan agama
tersebut.

Dalam pidatonya, Ahmadinejad juga mencetuskan ada sejumlah teori mengenai
apa yang terjadi pada 11 September 2001. Salah satu teori, menurut
Ahmadinejad, adalah sebuah kelompok teroris melakukan serangan itu dan
pemerintah AS memanfaatkannya untuk melancarkan perang di Timur Tengah.

Teori lainnya, pemerintah AS mendalangi serangan itu untuk menyelamatkan
rezim Zionis.

"Kedua: bahwa beberapa segmen dalam pemerintahan AS mengatur serangan itu
untuk membalikkan perekonomian Amerika yang menurun dan cengkeramannya pada
Timur Tengah guna menyelamatkan rezim Zionis," ujar Ahmadinejad.

"Mayoritas rakyat Amerika serta sebagian besar negara dan politikus di
seluruh dunia setuju dengan pandangan ini," cetus Ahmadinejad.

Mendengar statemen itu, sontak saja delegasi AS bangkit dari kursi mereka
dan langsung pergi meninggalkan ruang sidang. Aksi walk out ini juga diikuti
para delegasi negara-negara Eropa.

Para pemimpin dan diplomat dari 192 negara saat ini berkumpul di markas
besar PBB di New York untuk mengikuti sidang tahunan Majelis Umum PBB.
(ita/nrl)

 

Warm Regards,

 

 

Rochmad Sigit

 

[ Rasa kecilnya diri ini saat berhadapan dengan masalah, 

bukan disebabkan oleh besarnya masalah, 

tetapi oleh kecilnya tujuan hidup. ]

 

-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
if you wanna know me, please visit to www.facebook.com/aga.madjid
or add me in Yahoo Messenger at [email protected] or
add my twitter @aga_madjid
thanks for joinning this group.

<<image001.jpg>>

Kirim email ke