http://waspada.co.id/index.php?option=com_content&view=article&id=148073:10-mitos-tentang-malam-pertama-yang-salah&catid=61:seks&Itemid=136
10 mitos tentang malam pertama yang salah
Malam pertama bagi sering dinanti-nantikan oleh pasangan pengantin baru
terutama pengantin pria nya. Hal ini pasti sangat mendebarkan dan sering
tersembunyi cerita lucu di dalamnya. Akan tetapi ternyata tidak sedikit
anggapan keliru tentang malam pertama ini yang didapatkan dari mitos-mitos
yang
beredar di masyarakat. Hal ini lah yang sering menyebabkan para pengantin baru
kurang menikmati malam pertamanya di rumah baru nya.
Dibawah ini adalah beberapa mitos yang sering beredar tentang malam pertama.
Mitos 1 : Selalu menyakitkan
Mitos yang satu ini biasanya menghantui kaum hawa. Namun fakta ini sering
tidak benar karena hubungan seks yang pertama kali dilakukan tidak selalu
harus
menimbulkan rasa sakit. Memang ada kalanya bisa terjadi rasa sakit akibat
respon seksual belum terjadi secara sempurna. Solusi terbaik adalah dengan
melakukan foreplay terlebih dahulu agar wanita menjadi rileks dan terangsang
sehingga rasa sakit saat berhubungan bisa dihindari.
Mitos 2 : Penentu keberhasilan
Malam pertama dianggap sebagai penentu keberhasilan seks di malam-malam
berikutnya. Hal ini tidak benar karena tidak ada hubungan nya kegagalan yang
pertama kali tersebut dengan apa yang terjadi di kemudian hari. Kegagalan di
malam pertama bisa terjadi akibat gugup dan kurangnya penagalaman dan hal ini
sudah bisa dihindari seiring dengan berjalan nya waktu.
Mitos 3 : Sehebat film biru
Bagi yang suka menonton film biru sering membayangkan berhubungan seks di
malam
pertama akan sehebat adegan di film biru yang seakan-akan selalu memberikan
kesan yang indah, heboh, dan hebat. Dan tentunya anggapan ini salah. Bahkan
tidak dianjurkan menjadikan adegan film porno sebagai pembelajaraan dan acuan
keberhasilan hubungan seks. Masing-masing pihak membutuhkan ketenangan,
belaian
yang tidak terburu-buru, dan penyelesaian psikologi yang baik. Terutama
terhadap wanita, sang pria perlu mengetahui respon seksual yang baik pada
wanita haruslah lengkap, dan hal ini membutuhkan waktu yang lama, yaitu
sekitar
30 menit.
Mitos 4 : Ejakulasi Dini selalu terjadi saat malam pertama
Tentu saja mitos ini salah! Ejakulasi dini ini bisa terjadi kapan saja, bukan
saja hanya di malam pertama. Ejakulasi dini terjadi akibat gairah yang terlalu
tinggi dan kurangnya foreplay.
Mitos 5 : Size does matter ?
Banyak yang beranggapan ?size does matter? (ukuran akan berpengaruh) yakni
semakin besar ukuran Mr. P semakin puas sang istri. Hal ini menyebabkan tidak
sedikit suami yang khawatir akan ukuran nya di malam pertamanya. Akan tetapi
faktanya, besar-kecilnya ukuran bukanlah hal yang bisa memuaskan pasangannya,
melainkan kekerasan Mr. happy itu sendiri.
Mitos 6 : Selalu nikmat
Sebelum menikah, banyak orang terutama kaum remaja sering menggangap seks itu
nikmat. Oleh sebab itu tidak sedikit yang kecewa dengan malam pertamanya.
Keindahan malam pertama yang sering dibayangkan ternyata tidak terjadi
dikarenakan kurang memahami seksualitas secara benar. Apalagi apabila salah
satu pihak hanya memikirkan kenikmatannya sendiri secara egois sehingga hal
ini
menyebabkan malam pertama tidak seindah yang dibayangkan.
Mitos 7 : Perawan = berdarah
Mitos inilah yang paling sering beredar di masyarakat bahkan sempai sekarang
sebagian besar pria masih mempercayainya. Sang istri dianggap masih perawan
hanya apabila adanya keluar darah saat berhubungan seks pertama kali. Hal ini
salah dan menyesatkan.
Mitos ini sering membuat banyak kaum wanita khawatir bagaimana apabila dirinya
tidak mengeluarkan darah dan menimbulkan kecurigaan suami padahal dirinya
benar
masih perawan. Fakta sebenarnya, apabila istri mendapatkan respon seksual yang
sempurna, semua organ reproduksinya melentur. Bukan lah tidak mungkin kalau
selaput dara istri tetap utuh dimalam pertama bahkan bisa saja sampai
menjelang
melahirkan baru selaput darahnya sobek.
Mitos 8 : Tidak Puas berarti gagal
Memang secara idealnya, saat berhubungan seks kedua belah pihak bisa menikmati
dirinya dan pasangan. Akan tetapi pada kenyataannya, justru lebih banyak
pasangan yang gagal berhubungan seks saat malam pertama akibat pengetahuan
seksualitas yang minim. Pada umumnya, kenikmatan bukan didapati pada malam
pertama tetapi kenikmatan ini muncul setelah berhari-hari mencoba, sekitar
10-14 hari.
Mitos 9 : Sobeknya selaput dara merupakan tanda keberhasilan
Seperti yang telah dijelaskan dimitos nomor 7, belum tentu selaput dara akan
sobek saat malam pertama. Mitos no.9 ini salah bahkan yang benar adalah
sebaliknya karena selaput dara yang sobek saat malam pertama merupakan tanda
terjadinya kegagalan respon seksual pada istrinya. Dalam artian, sang istri
belum terangsang sempurna saat penetrasi terjadi.
Mitos 10 : Wajib minum obat kuat
Mitos satu sudah pasti tidak benar. Kenapa harus meminum obat kuat kalau yang
bersangkutan masih kuat? Obat-obatan pendukung kegiatan seksual tidak
dianjurkan untuk dikonsumsi jika yang bersangkutan tidak memerlukannya. Malah
kalau sang pria sudah mengonsumsi obat ini akan memberikan perasaan bahwa
dirinya tidak siap atau tidak mampu melakukannya. Sama hal nya juga dengan
mitos untuk memakan daging kambing untuk meningkatkan gairah. Kenyatan nya
sebenarnya bukan lah daging kambing yang membuat gairah seks meningkat, akan
tetapi bumbu-bumbu yang berasal dari rempah-rempah lah yang mungkin
mempengaruhi gairah seks anda.
(dat07kks)
--
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
if you wanna know me, please visit to www.facebook.com/aga.madjid
or add me in Yahoo Messenger at [email protected] or
add my twitter @aga_madjid
thanks for joinning this group.