*Pengakuan Suami Isteri*
Joko sedang berbaring di tempat tidur karena sakit sedang sekarat, hanya menunggu waktu. Isterinya, Santi berada di sampingnya. Santi memegang tangannya yang lemah dan menangis sesegukkan. Ketika Santi berdoa, ia memandang isterinya dan bibirnya yang pucat mulai berkata secara perlahan. “Santi, isteriku, ia berbisik. “Suamiku, jangan berbicara, istirahatlah. “Santi, saya harus mengakui sesuatu, ia berkata dengan lemah. “Tidak ada yang perlu diakui, jawab Santi dengan bersedih. “Semuanya baik-baik saja, tidurlah, kata isterinya sambil menangis. “Tidak saya ingin mati dengan damai. Santi, saya telah berlaku curang dengan kakakmu, teman baikmu, dan ibumu. “Saya tahu, jawabnya. Karena itulah saya meracuni kamu ==================================== *Tetangga Baru* Sherly baru pindah ke rumah baru, ia datang ke rumah tetangga sebelahnya yang dihuni oleh seorang nenek. Sherly: "Nek, kenalkan saya tetangga baru nenek, nama saya Sherly." Nenek: "Oh, silahkan duduk... silahkan duduk." Saat lagi ngobrol, di meja ada 1 toples kacang mete. Sherly: "Wah nek, boleh saya cicipi kacang metenya?" Nenek: "Oh... Iya... Iya... boleh... boleh... boleh..." Saking enaknya kacang mete tersebut, sampai habis satu toples. Sherly: "Wah... maaf nek, kacang metenya sampai habis nih..." Nenek: "Oh, ndak apa-apa cu, nenek juga ndak bisa makan, gigi nenek ndak kuat gigit... syukur deh sekarang habis soalnya dari dulu nenek kumpulin" Sherly: "Ooohhh... bikin sendiri nek?" Nenek: "Ndak koq... dari coklat SilverQueen... nenek emut-emut sampai bersih." -- you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups. to post emails, just send to : [email protected] to join this group, send blank email to : [email protected] to quit from this group, just send email to : [email protected] please visit to www.facebook.com/aga.madjid, add my Yahoo Messenger at [email protected] or add my twitter @aga_madjid thanks for joinning this group.
