Daun Sirsak Membunuh Sel
Kanker<http://alternatifsembuh.blogspot.com/2010/05/daun-sirsak-membunuh-sel-kanker.html>

Awal thn 90-an ditemukan semacam 'jamu herbal' dari suku-suku (tribes) di
Amazon yg dpt menyembuhkan bbrp penyakit penting termasuk kanker. Stlh
diteliti oleh para ahli farmasi dari AS, ternyata ramuan tsb berasal dari
daun pohon Graviola. Daun tsb mengandung zat anti-kanker yg disebut
Annonaceous Acetogenin, yg dapat membunuh sel-sel kanker tanpa mengganggu
sel-sel sehat dalam tubuh manusia.
Industri farmasi tsb mencoba mematenkan temuan' ini, namun gagal krn bahan
aktifnya murni berasal dari tumbuhan di alam, yg artinya milik masyarakat
umum. Ironisnya, hasil penelitian ini kemudian 'dikubur', karena
dikhawatir-kan dapat merugikan industri 'chemotherapy' yg pada saat itu
merupakan alternatif terbaik utk mengatasi penyakit kanker. Akibatnya sebuah
obat anti-kanker yg sangat potensial dan murah menghilang utk beberapa tahun
sampai pada awal tahun 2000-an.

Salah seorang anggota tim peneliti farmasi tsb membocorkan rahasia tsb utk
membantu famili dekatnya yg terserang kanker. Anggota famili tsb sembuh dan
menjadi bahan pembicaraan dokter-dokter yg merawatnya. Info ini kemudian
tersebar luas dan diteliti ulang oleh para ahli farmasi/ kedokteran dari
Korea dan Jepang. Hasilnya menakjubkan!

Kini delapan jenis kanker sudah dapat diobati dengan daun Graviola ini. Lalu
tanaman apakah Graviola itu? Ternyata tanaman asli Amazon itu mempunyai nama
Latin Annona muricata, yg dalam bahasa Indonesia dikenal sebagai SIRSAK !!!
Waah..!? Pohon sirsak kan ada di-mana2?? Yaa...itulah, ternyata obat kanker
yg murah dan mujarab tersedia secara gratis di pekarangan kita dan ironisnya
tidak banyak orang yg tahu. Masalahnya adalah bhw pengobatan dgn daun sirsak
ini belum tuntas diteliti secara ilmiah, shg banyak orang farmasi/
kedokteran yg belum mengakui khasiatnya.

Dgn perkataan lain, masih merupakan pengobatan alternatif. Pasien yg berduit
lebih memilih pengobatan kemoterapi utk mengatasi penyakit kankernya, krn
konon 'lebih ilmiah' (walaupun sangat sakit dan menderita) dan mereka mampu
membayar mahal. Tapi bagi rakyat kecil yg tidak mampu membayar pengobatan yg
mahal, kini ada alternatif pengobatan yg 'tidak ada ruginya dicoba', selain
murah, juga mudah didapat.
Dosis yg pernah dicoba adalah:
*10 helai daun sirsak yg telah hijau tua, direbus dengan 3 gelas air (600
cc), dan dibiarkan hingga tersisa satu gelas air (200 cc). Setelah adem,
lalu disaring dan diminum setiap pagi (ada bbrp pasien yg minum pagi-sore).
*Efeknya, perut akan terasa hangat/panas, lalu badan berkeringat deras.
Perlu diingat bhw obat herbal ini tidak 'ces-pleng', artinya setelah minum
rutin selama 3-4 minggu efeknya baru kelihatan. Kondisi pasien membaik, bisa
beraktifitas kembali, dan stlh diperiksa lab/ dokter ternyata sel-sel
kankernya mengering, sementara sel-sel lain yg tumbuh (rambut, kuku, dll)
sama sekali tidak terganggu. Di internet sudah banyak testimoni ttg para
pasien yg mencoba pengobatan alternatif ini. Selain itu sudah ada bbrp
perusahaan yg menjual obat Graviola ini dalam bentuk kapsul, shg lebih mudah
dan praktis dipakai. Coba saja telusuri melalui Google dgn mengetik:
"graviola anti-cancer". Mudah2an bermanfaat........
Di Taman Buah Mekarsari, ada penandatanganan MOU antara JBRO dengan Taman
Buah Mekarsari. Dalam kesempatan kunjungan ke area perkebunan,disampai kan
oleh salah satu pakar buah disana bahwa Sirsak mempunyai manfaat yang sangat
besar dalam pencegahan dan penyembuhan penyakit kanker. Untuk pencegahan,
disarankan makan atau minum jus buah sirsak.
*Untuk penyembuhan :
1. Rebus 10 buah daun sirsak yang sudah tua (warna hijau tua) ke dalam 3
gelas air dan direbus terus hingga menguap dan air tinggal 1 gelas saja.
2. Air yang tinggal 1 gelas diminumkan ke penderita setiap hari 2 kali.
Setelah minum, efeknya katanya badan terasa panas, mirip dengan efek
kemoterapi.
Dalam waktu 2 minggu, hasilnya bisa dicek ke dokter, katanya cukup
berkhasiat. Daun sirsak ini katanya sifatnya seperti kemoterapi, bahkan
lebih hebat lagi karena daun sirsak hanya membunuh sel sel yang tumbuh
abnormal dan membiarkan sel sel yang tumbuh normal. Sedangkan kemoterapi
masih ada efek membunuh juga sebagian sel sel yang normal.
*(*/adm)
Wah nothing to lose nih utk dicoba...Gak tau beneran apa kagak ya...

**

**

*Buah Sirsak untuk Obat Penyembuh
Kanker<http://blog.re.or.id/buah-sirsak-untuk-obat-penyembuh-kanker.htm>
*



Khasiat dan manfaat dari buah yg di Spanyol dikenal dgn nama *graviola* atau
dgn nama Inggris *soursop* atau *sirsak* diakui sebagai pembunuh alami sel
kanker yg ajaib dgn 10.000 kali lbh kuat dari pada terapi kemo. Beberapa
peneliti di Health Sciences Institute mengakui jika buah sirsak memberikan
efek anti tumor/kanker yg sangat kuat dan terbukti secara medis menyembuhkan
segala jenis kanker.



Selain menyembuhkan kanker buah sirsak juga berfungsi sebagai antibakteri
antijamur (fungi) efektif melawan berbagai jenis parasit/cacing menurunkan
tekanan darah tinggi depresi stres dan menormalkan kembali sistem syaraf yg
kurang baik. Penelitian Health Sciences Institute diambil berdasarkan
kebiasaan hidup suku Indian yg hidup di hutan Amazon. Beberapa bagian dari
pohon ini seperti kulit kayu akar daun daging buah dan biji selama
berabad-abad menjadi obat bagi suku Indian. Graviola atau sirsak diyakini
mampu menyembuhkan sakit jantung asma masalah liver (hati) dan rematik.

Sejak 1976 graviola telah terbukti sebagai pembunuh sel kanker yg luar biasa
pada uji coba yg dilakukan oleh 20 Laboratorium independen yg berbeda dan
dilakukan di bawah pengawasan *The National Cancer Institute*.



Suatu studi yg dipublikasikan oleh *the Journal of Natural
Products*menyatakan bahwa studi yg dilakukan oleh Catholic University
di Korea
Selatan menyebutkan bahwa salah satu unsur kimia yg terkandung di dalam
graviola mampu memilih membedakan dan membunuh sel kanker usus besar dgn
10.000 kali lbh kuat dibandingkan dgn adriamycin dan terapi kemo. Penemuan
yg paling mencolok dari studi Catholic University ini adalah: graviola bisa
menyeleksi memilih dan membunuh hanya sel jahat kanker sedangkan sel yg
sehat tak tersentuh atau terganggu. Graviola tak seperti terapi kemo yg tak
bisa membedakan sel kanker dan sel sehat maka sel-sel reproduksi (seperti
lambung dan rambut) dibunuh habis oleh terapi kemo sehingga timbul efek
negatif rasa mual dan rambut rontok.Studi di Purdue University membuktikan
bahwa daun graviola mampu membunuh sel kanker secara efektif terutama sel
kanker: *prostat pankreas* dan paru-paru.



*Hasil riset beberapa universitas itu membuktikan jika pohon ajaib dan buah
ini bisa:*

*1.*    *Menyerang sel kanker dgn aman dan efektif secara alami tanpa rasa
mual** berat badan turun rambut rontok seperti yg terjadi pada terapi kemo.*

*2.*    *Melindungi sistim kekebalan tubuh dan mencegah dari infeksi yg
mematikan.*

*3.*    *Energi meningkat dan penampilan fisik membaik. *

*4.*    *Secara efektif memilih target dan membunuh sel jahat dari 12 tipe
kanker yg berbeda di antara kanker usus besar payudara prostat paru-paru dan
pankreas.*

*5.*    *Daya kerja 10.000 kali lbh kuat dalam memperlambat pertumbuhan sel
kanker dibandingkan dgn adriamycin** dan terapi kemo yg biasa digunakan*.

*6.*    *Tidak seperti terapi kemo sari buah ini secara selektif hanya
memburu dan membunuh sel-sel jahat dan tak membahayakan atau membunuh
sel-sel sehat.*



*Wasslmk. wr wb*

**

*Muh Manu S*




*From:* [email protected] [mailto:
[email protected]] *On Behalf Of *eko susilo
*Sent:*  20 Oktober 2010 8:23
*To:* al-its; mar_eng_its; dg_esi; alljkt; kapal_its; math-its; FTK_ITS;
m-its; Ismu.Kuswardiyanto; penerima_ytub; fitria wahyuningtyas; nia
alfiatrianti; Nia Wardani; Ratna Indraswati CIMB Niaga; oelpha tpg;
Endah.N.Oetami
*Subject:*  Ikuti Langkah Ini untuk Mengurangi Risiko Kanker Payudara


FYI...

Wassalam,
Eko
<http://www.detikhealth.com/read/2010/10/18/080105/1467391/763/ikuti-langkah-ini-untuk-mengurangi-risiko-kanker-payudara?l991101755>
  Ikuti Langkah Ini untuk Mengurangi Risiko Kanker Payudara

*Irna Gustia* - detikHealth

*Jakarta,* Mumpung masih di bulan peduli kanker payudara, kaum hawa
diingatkan kembali pentingnya menjaga aset kewanitaannya ini. Ikuti beberapa
langkah ini agar terhindar dari risiko kanker payudara.

Meski sudah menerapkan gaya hidup sehat deteksi dini kanker payudara tetap
harus dilakukan karena kanker payudara tidak bisa dilihat dengan mata
telanjang.

Selain memeriksa payudara sendiri untuk mencari adanya benjolan atau
perubahan lain pemeriksaan dengan mamografi atau mammogram bisa lebih
meyakinkan kondisi payudara perempuan.

Dilansir dari* mlive,* Senin (18/10/2010) American Cancer Society
mengingatkan perempuan untuk mengambil langkah-langkah tertentu untuk
mengurangi risiko kanker payudara.

*Langkah-langkah yang direkomendasikan itu adalah:*

   1. Perempuan usia 40 tahun atau lebih sebaiknya melakukan pemeriksaan
   payudara mamografi dan klinis setiap tahun.
   2. Wanita usia 20-39 tahun sebaiknya melakukan pemeriksaan payudara
   setiap 3 tahun.
   3. Beberapa wanita berisiko tinggi terkena kanker payudara seperti karena
   ada keturunan sebaiknya melakukan pemeriksaan yang lebih rinci dengan
   Magnetic Resonance Imaging (MRI).
   4. Perempuan yang berisiko tinggi seperti perempuan yang sudah menikah,
   mengonsumsi kontrasepsi hormonal, pakai silikon atau operasi plastik pada
   payudaranya sebaiknya melakukan skrining MRI dan pemeriksaan payudara
   mamografi dan klinis setiap tahun.
   5. Perempuan sebaiknya menjaga berat badan, makan makanan sehat,
   melakukan aktivitas fisik 45-60 menit 5 kali dalam seminggu, membatasi
   konsumsi alkohol sebagai cara untuk mengurangi risiko kanker.


Melakukan deteksi dini lebih baik sehingga jika ditemukan ada potensi kanker
masih bisa dilakukan pencegahan yang lebih ringan tanpa harus memotong
payudara atau berujung pada kematian.

Pemeriksaan mamografi memang tidak 100 persen berhasil mendeteksi kanker
payudara karena beberapa kanker tidak dapat dideteksi dengan mammogram,
namun terdeteksi dengan pemeriksaan payudara sendiri. Rata-rata, mamografi
akan mendeteksi sekitar 80 sampai 90 persen kanker payudara pada wanita yang
tanpa gejala.

Tapi pemeriksaan mamografi ini saat ini adalah cara yang paling efektif
untuk mendeteksi kanker lebih dini. Dengan demikian dapat mengidentifikasi
kanker payudara sebelum gejala fisik kanker makin berkembang sehingga mudah
diobati.

*Dr dr Andhika Rachman,
SpPD*<http://www.detikhealth.com/read/2010/06/09/095632/1374548/763/ciri-ciri-kanker-payudara>,
saat dihubungi* detikHealth* beberapa waktu lalu menuturkan salah satu cara
untuk mendeteksi awal kanker payudara adalah dengan melakukan SADARI
(Pemeriksaan Payudara Sendiri) yang dilakukan seminggu setelah menstruasi.

Waktu seminggu setelah menstruasi sangat tepat karena pada saat itu hormon
estrogen dan progesteron berada pada kadar yang rendah. Hormon estrogen dan
progesteron mengontrol dan mempengaruhi besar atau kecilnya payudara.
*
Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) adalah melakukan beberapa hal berikut:
*

   1. Perhatikan payudara dengan posisi kedua tangan di atas kepala kemudian
   kedua tangan di pinggang.
   2. Angkat tangan kiri ke atas kepala.
   3. Gunakan permukaan jari yang rata untuk meraba atau menekan payudara
   serta pastikan untuk menyentuh seluruh bagian payudara. Pola yang digunakan
   bisa dengan gerakan arah memutar, gerakan arah naik dan turun atau arah
   keluar dan masuk area putting. Usahakan menggunakan gerakan yang sama setiap
   bulannya.
   4. Menekan setiap putting dengan lembut dan memperhatikan apakah ada
   cairan yang keluar.
   5. Memeriksa daerah antara payudara dan ketiak serta payudara dan tulang
   dada sambil berbaring.
   6. Mengulangi semua langkah tersebut untuk payudara yang sebelah kanan.

*
Jika seseorang memiliki gangguan pada payudaranya, maka akan muncul
tanda-tanda sebagai berikut:*

   1. Jika payudara dipencet, maka akan keluar cairan putih seperti susu
   yang tidak berbau tapi tidak ada rasa nyeri yang timbul.
   2. Kulit payudara tampak seperti kulit jeruk, yaitu mengerut dengan
   pori-pori kulit yang agak menonjol.
   3. Terdapat benjolan yang selalu ditemukan saat memeriksa di daerah
   sekitar payudara atau di bawah ketiak.

-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
please visit to www.facebook.com/aga.madjid,
add my Yahoo Messenger at [email protected] or
add my twitter @aga_madjid
thanks for joinning this group.

Kirim email ke