YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Hujan abu pekat yang terus menerus mengguyur Kota 
Yogyakarta membuat kota pelajar seolah mandi abu. Hampir semua wilayah di 
daerah tersebut tertutup abu termasuk, Bandara Adi Sutjipto.
Hingga kini, Yogyakarta masih terus diguyur abu. Pekatnya abu membuat jarak 
pandang menjadi benar-benar pendek. Hal tersebut membuat Badan Penyelidikan dan 
Pengembangan Tekhnologi Kegunungapian (BPPTK) merekomendasikan instansi 
penerbangan untuk melakukan penyelidikan terkait abu vulkanik di bandara 
tersebut.
Abu pekat, diyakini BPPTK, sangat berpotensi mengganggu jalur penerbangan di 
Bandara Adi Sutjipto. Tak hanya abu pekat, kerikil juga menyertai erupsi besar 
Merapi kali ini. Ribuan warga kini diungsikan ke Stadion Maguwaharjo dan GOR 
UII.(
Tribunnews.com/Febby Mahendra Putra)

Sent from my Onyx BeeĀ® with Indosat IM3

-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
please visit to www.facebook.com/aga.madjid,
add my Yahoo Messenger at [email protected] or
add my twitter @aga_madjid
thanks for joinning this group.

Kirim email ke