Arfi Bambani Amri | Jum'at, 5 November 2010, 08:02 WIB VIVAnews - Erupsi Merapi yang semakin meningkat membuat kawasan Sleman dan Kota Yogyakarta terkena hujan abu dan kerikil. Kampus Universitas Gadjah Mada yang terletak di perbatasan kedua daerah ikut terkena abu.
Dekan Fakultas Hukum UGM Prof Marsudi Triatmodjo menyatakan, UGM sedang berkoordinasi untuk memberikan izin pada mahasiswa untuk tak mengikuti ujian mid semester yang sedang berlangsung pekan ini. "Ini hari terakhir ujian," kata Marsudi saat dihubungi VIVAnews, Jumat 5 November 2010. "Kami sedang koordinasikan untuk memberi dispensasi pada mahasiswa yang tak bisa ikut ujian hari ini," katanya. "Namun bagi yang hadir, ujian akan tetap dijalankan." Sejauh ini, kata Marsudi, belum ada laporan Kampus UGM rusak karena terpapar erupsi Merapi. "Hanya ada debu saja," kata Marsudi. Meski terletak di Sleman, jarak Merapi ke Kampus UGM lebih dari 25 kilometer. Erupsi Merapi semakin menjadi-jadi sehingga kawasan rawan bencana ditingkatkan ke radius 20 kilometer. Erupsi sejak kemarin ini telah menewaskan 12 orang dan puluhan luka-luka Sent from my Onyx Bee® with Indosat IM3 -- you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups. to post emails, just send to : [email protected] to join this group, send blank email to : [email protected] to quit from this group, just send email to : [email protected] please visit to www.facebook.com/aga.madjid, add my Yahoo Messenger at [email protected] or add my twitter @aga_madjid thanks for joinning this group.
