Umi Kalsum, Sandy Adam Mahaputra | Jum'at, 5 November 2010, 01:31 WIB 

VIVAnews - Setelah suara gemuruh yang tiada henti dan guyuran hujan deras, 
lereng Merapi kini dihujani krikil. 

Batu berukuran kecil itu menghujam seputar lereng Merapi setelah sebelumnya 
terdengar gemuruh kencang. Hujan krikil terjadi sekitar pukul 00.45 WIB, Jumat 
5 November 2010.

Staf Khusus Presiden Bidang Bantuan Sosial dan Bencana Andi Arief 
mengiformasikan kondisi terakhir di Merapi tersebut lewat akun twitternya. 

Informasi yang didapat Andi dari dosen Universitas Gadjah Mada, Arie Sudjito 
menyebutkan, selain hujan krikil, hujan abu yang sangat deras juga terjadi 
sampai wilayah Ngaglik. Diinformasikan pula, saat dentuman keras terjadi sempat 
terlihat bola api merah di pucuk Merapi.

Sementara BPPTK meminta masyarakat tidak panik dan dan terpengaruh dengan isu 
yang beredar mengatasnamakan instansi tertentu mengenai aktivitas Gunung Merapi 
dan tetap mengikuti arahan dari pemerintah daerah setempat yang selalu 
berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi.

BPPTK juga memastikan  tidak ada aktivitas penduduk di daerah rawan bencana 
III, khususnya yang bermukim di sekitar alur sungai (ancaman bahaya awanpanas 
dan lahar) yang berhulu di Gunung Merapi sektor Tenggara, Selatan, Barat Daya, 
Barat dan Baratlaut dalam jarak 15 km dari puncak Gunung Merapi meliputi, Kali 
Woro, Kali Gendol, Kali Kuning, Kali Boyong, Kali Bedog, Kali Bebeng, Kali 
Krasak, dan Kali Senowo
Sent from my Onyx Bee® with Indosat IM3

-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
please visit to www.facebook.com/aga.madjid,
add my Yahoo Messenger at [email protected] or
add my twitter @aga_madjid
thanks for joinning this group.

Kirim email ke