JJJiiiaaaaa.... boss gue juga bersandal jepit, die ke kantor tiap hari pake jeans kaos (kemeja santai) sandal jepit....
--- On Fri, 11/5/10, Rochmad Sigit <[email protected]> wrote: From: Rochmad Sigit <[email protected]> Subject: ~ aga ~ Dirut Bersandal Jepit To: [email protected] Date: Friday, November 5, 2010, 11:35 AM MASRIL KOTO; DIRUT BERSANDAL JEPIT Berada dalam ruang studio stasiun televisi besar seperti MetroTV dan menjadi bagian dalam acara Kick Andy edisi spesial Danamon Award memang memberikan pengalaman yang inspiratif. Bagaimana tidak. Ke-10 finalis yang diwawancarai Andy F Noya memang benar-benar mencerminkan semangat BISA yang luar biasa. Salah satunya adalah Masril Koto. Masril Koto adalah pendobrak kebekuan fungsi intermediasi industri perbankan di bidang pertanian. Bersama rekan-rekannya sesama petani, pria jebolan Kejar Paket C itu mendirikan Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis (LKMA) Prima Tani di Nagari Koto Tinggi, Agam Sumatera Barat. Malam itu siapa yang menyangka, pria sederhana dengan logat melayu kental dan senyum lugu itu memiliki jabatan sekelas Jos Luhukay : Direktur Utama. Portofolio lembaga keuangan buah gagasannya telah mencapai angka 90 Milyar dengan 300 cabang seantero Sumatera Barat. Gagasan Masril untuk mendirikan LKMA berawal dari kondisi keuangannya yang carut-marut akibat kekurangan modal kerja. Seperti halnya yang terjadi pada petani-petani kebanyakan di desanya. Ingin pinjam di bank, juga tidak bisa. “Bank mana yang percaya dengan tampang petani seperti kami”, ujarnya. "Lalu apa yang Anda lakukan?" tanya Andy. "Kami buat sendiri banknya!" jawab Masril sambil tersenyum lebar. Dengan modal awal sebesar Rp 600.000 yang diperolehnya dari Yayasan Alumni Fakultas Pertanian Universitas Andalas, Masril dengan percaya diri mendatangi bank-bank besar di Bukittinggi untuk minta diajari CARA MEMBUAT BANK. Kontan saja, permintaan lugunya ini menuai tawa. Alhasil, niat Masril untuk belajar ditolak 9 bank se-bukittinggi. Apakah usaha Masril berhenti sampai di situ? Tentu tidak. Masril terus berupaya mencari tahu bagaimana caranya mendirikan sebuah bank. Pucuk di cinta, ulampun tiba. Suatu hari Masril mendapat undangan temu petani dengan para pejabat Bank Indonesia. Di kesempatan itu, Masril mengungkapkan keinginannya untuk membuat bank sendiri. "Pak, berapa modal yang dibutuhkan untuk membuat bank?" tanya Masril lugu. "10 milyar, Pak" jawab si pejabat. Masril pun lemas karena uang di kantongnya hanya 600 ribu. Keberanian Masril rupanya menyulut simpati si pejabat. Si pejabat kemudian mengusulkan sesuatu yang pada akhirnya merubah nasib Masril dan teman-temannya. "Pak, bagaimana kalau Bapak membentuk LEMBAGA KEUANGAN MIKRO saja?" Itulah hal-ikhwal berdirinya LKMA Koto. Dengan modal awal 600 ribu, Masril dan rekan-rekannya berhasil membangun perekonomian para petani Sumatera Barat dengan sistem bagi hasil yang disepakati bersama. Masril juga dengan cerdik merancang suatu sistem collection yang cukup efektif yaitu dengan mengumumkan nama-nama penunggak lewat pengeras suara mesjid. Masril pun berhasil mengumpulkan dana dengan membuka produk tabungan dan menjual saham seharga 100 ribu perlembar. Pembeli sahamnya adalah para orang tua yang anaknya bekerja di LKMA Koto. Malam itu, kami semua belajar dari seorang pria sederhana bersandal jepit bernama Masril Koto bahwa dengan semangat bisa, semua pasti bisa dilakukan! *) Kick Andy edisi Danamon Award dan Bisa Award dapat disaksikan di Metrotv tanggal 12 November 2010 Penulis : Fitria Moorcy -- you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups. to post emails, just send to : [email protected] to join this group, send blank email to : [email protected] to quit from this group, just send email to : [email protected] please visit to www.facebook.com/aga.madjid, add my Yahoo Messenger at [email protected] or add my twitter @aga_madjid thanks for joinning this group. -- you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups. to post emails, just send to : [email protected] to join this group, send blank email to : [email protected] to quit from this group, just send email to : [email protected] please visit to www.facebook.com/aga.madjid, add my Yahoo Messenger at [email protected] or add my twitter @aga_madjid thanks for joinning this group.
<<image002.jpg>>
