Jadilah Mukmin Yang Kuat

By:  M. Agus Syafii

Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi wa Salam bersabda, 'Mukmin yang kuat lebih
baik dan lebih dicintai oleh Allah daripada Mukmin yang lemah. Namun
keduanya tetap memiliki kebaikan. Bersemangatlah atas hal2 yang bermanfaat
bagimu. Minta tolonglah kepada Allah, janganlah engkau lemah. (HR. Muslim).
Itulah sebabnya, jika hendak memilih teman sejati atau pasangan hidup
sesungguhnya, lihatlah dirinya ketika menghadapi masalah dan bagaimana cara
dia menyelesaikan masalah tersebut. Sebab sosok pribadi yang sesungguhnya
terlihat disaat bagaimana dia menyelesaikan masalahnya.

Imam Gazali dalam Ihya `Ulumuddin mengatakan bahwa setiap kali target
ditingkatkan maka jalannya menjadi sulit, kendalanya banyak dan dibutuhkan
waktu lebih lama, kullama zada al mathlub sho`uba masalikuhu wa katsura
`aqabatuhu wa thala zamanuhu. Jadi tingkat kesulitan berhubungan dengan
tingkat target. Jika orang ingin sekedar senang dalam hidup, maka ia dapat
mencari kesenangan instan, pergi ke tempat hiburan, berfoya-foya dan
berpesta pora. Tetapi jika seseorang ingin meraih kebahagiaan, maka ia
justru harus siap menderita menghadapi kesulitan, melupakan kesenangan
jangka pendek.

Kita didesain oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala dengan sempurna, memiliki akal
sebagai alat berfikir, hati sebagai alat memahami, nurani sebagai alat
interospeksi, syahwat sebagai penggerak tingkah laku dan hawa nafsu sebagai
tantangan. Kesemuanya itu dirancang untuk menghadapi medan kehidupan yang
sulit. Dengan akal kita bisa memecahkan masalah yang sulit, dengan hati kita
bisa menerima kenyataan yang pahit, dengan nurani kita bisa mundur selangkah
demi memperbaiki diri, dengan syahwat membuat manusia dinamis mencari dan
dengan hawa nafsu kita menjadi tertantang untuk mampu mengendalkan diri.

Kita di satu sisi memang menyukai stabilitas dan kenyamanan hidup, tetapi di
sisi lain kita juga menyukai kesulitan. Kita tidak selalu lari dari
kesulitan, sebaliknya justru menantang kesulitan. Jika dalam kehidupan
sehari-hari hidup selalu stabil dan nyaman tanpa menjumpai kesulitan, maka
dibuatlah stimulasi agar orang menaklukkan kesulitan buatan. Mahasiswa
berlomba naik tebing buatan (wall climbing), pembalap mobil mencari medan
berlumpur, yang berperahu mengikuti arum jeram, setiap agustusan orang
ramai-ramai memanjat pohon pinang yang dilumuri olie, yang sudah punya dua
kaki justeru berlomba lari dalam karung.

Banyak sekali kesulitan yang sengaja dibuat untuk ditaklukkan, mengapa?
karena kita memang memiliki tabiat tertantang. Kesulitan buatan pada umumnya
hanya melahirkan kesenangan, yakni senang menjadi juara, tetapi belum tentu
sampai kepada kebahagiaan. Kesusahan biasanya menambahi kesulitan, tetapi
tidak semua kesulitan membuat susah. Ada keindahan dalam kesulitan yaitu
disaat kita menyandarkan semua kesulitan kepada Sang Khaliq.

Wassalam,
M. Agus Syafii

---
Teman. Yuk, hadir pada kegiatan 'Amalia Berqurban' (AMAR) di Rumah Amalia,
Jl. Subagyo IV Blok ii, No. 23 Komplek Peruri, Ciledug. pada hari Rabu,
tanggal 17 November 2010. Jam 9 s.d 11 Pagi. Kirimkan dukungan dan
partisipasi anda dihttp://
agussyafii.blogspot.com/,http://www.twitter.com/agussyafii atau di 087 8777
12 431


__._,_.___

-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
please visit to www.facebook.com/aga.madjid,
add my Yahoo Messenger at [email protected] or
add my twitter @aga_madjid
thanks for joinning this group.

Kirim email ke