<http://ketawa.com/humor-lucu/det/4602/pasien_pertama_seorang_dokter_praktek.html>


<http://ketawa.com/humor-lucu/det/4602/pasien_pertama_seorang_dokter_praktek.html>

Pasien Pertama Seorang Dokter
Praktek<http://ketawa.com/humor-lucu/det/4602/pasien_pertama_seorang_dokter_praktek.html>

Steven, si dokter muda, baru saja kelar PTT di daerah terpencil di Yahukimo
Papua. Sekarang ia baru boleh buka praktek untuk umum. Betapa senangnya
Steven menjalani hari pertamanya sebagai dokter umum.

Sekretarisnya, Mona, memberitahu bahwa ada seorang laki-laki ingin
menemuinya. "Asyik, pasien pertamaku!" teriak batin

Steven. Ia pun meminta sekretarisnya mempersilakan laki-laki itu masuk.
Steven pun pura-pura sibuk. Ia mengangkat telpon dan pura-pura sedang
online.

"Ya, benar sekali. Ongkosnya 200 ribu. Ya, saya tunggu Anda pukul 4 sore
nanti. Oke. Jangan telat, saya sibuk sekali," kata Steven pura-pura bikin
janji dengan pasien di ujung telepon.

Ia kemudian meletakkan gagang telepon dan menatap laki-laki yang duduk di
hadapannya.

"Maaf, saya membuat Bapak nunggu lama. Apa keluhan Bapak?" tanya Steven
berwibawa.

"Ah, nggak ada yang sakit, kok, Dok," kata laki-laki itu.

"Saya petugas T elkom yang mau pasang telepon."

Biaya Transplantasi
Otak<http://ketawa.com/humor-lucu/det/4600/biaya_transplantasi_otak.html>

Di sebuah Rumah Sakit, beberapa orang tampak berkumpul di ruang tunggu
menunggu keluarganya yang sakit. Tak berapa lama kemudian dokter datang.
Sambil menarik nafas panjang si dokter mengatakan, "Satu-satunya jalan agar
ia tetap hidup adalah dengan transplantasi otak. Agak beresiko dan Anda
harus membeli otaknya sendiri."

Semua kerabat terdiam dan setelah beberapa saat, seseorang bertanya,"Berapa
harga otaknya?"
Si dokter menjawab, "5.000 dolar untuk otak lelaki dan 2.000 dolar untuk
otak perempuan."

Situasi berubah jadi sedikit canggung. Para pria menahan tawa, dan mencoba
untuk tidak menatap mata para wanita. Karena tak mampu menahan rasa
penasaran, salah seorang pria bertanya, "Mengapa otak laki-laki lebih
mahal?"

Si dokter tersenyum bijak dan berkata, "Ya karena kita harus menghargai
kualitas barang. Kami harus menghargai otak wanita lebih murah karena
sebenarnya otak wanita biasanya telah sering dipakai sementara otak pria
biasanya jarang dipakai jadi masih dalam kondisi bagus."



Dihina Karena Memiliki Anak yang Jelek
Sekali<http://ketawa.com/humor-lucu/det/4596/dihina_karena_memiliki_anak_yang_jelek_sekali.html>



Seorang wanita hendak naik bis sambil menggendong bayinya. Supir bus
mengatakan,

"Wah, bayi Anda adalah bayi yang paling jelek yang pernah saya lihat!".

Wanita tadi dengan marah membanting uang ongkos bis, di kotak uang dan
mengambil tempat duduk di belakang. Lalu dia berusaha menenang- kan diri.
Seorang pria yang duduk di sebelahnya menyadari bahwa wanita tadi sedang
marah, dan menanyakan apa sebabnya. Wanita tadi menjawab, "Supir bus itu
menghinaku tadi!".

Dengan bijak sang pria mengatakan,
"Mengapa begitu? Tidak seharusnya supir bis umum seperti dia menghina
penumpangnya".

"Kau benar", kata wanita itu, "Saya akan kembali ke sana dan memberinya
pelajaran!!!".

"Ide yang bagus" kata pria itu, "Sini, biar saya yang gendong monyet Anda"


Tanya Jalan Keluar Hutan Kepada Tarzan



Pada suatu hari ada penjelajah kesasar di hutan. Udah berputar-putar di sana
selama 5 bulan tidak dapat juga jalan keluar-nya. Akhirnya dia nyerah juga.
Kemudian dia ketemu sama Tarzan.

Penjelajah: (penjalajah berpikir) "Wah ada Tarzan nih... Tanya jalan keluar
ah."
Penjelajah: "Tarzan bantuin saya dong. Udah 5 bulan saya nyasar di sini..."
Tarzan: "Gampang kok... Nanti lurus aja, sampai mentok belok kiri dah...."
Penjelajah: "TBC (Thanks Berat Cuy) ya..."

Penjelajah mengikuti apa yang Tarzan bilang. Dia jalan terus sampai mentok
lalu belok kiri. Tapi masih nyasar juga. Tidak lama kemudian dia ketemu lagi
sama Tarzan.

Penjelajah: "Woy Tarzan kenapa kamu ketawa? BTW, kok ga ketemu sih jalan
keluarnya?"
Tarzan: "Wakakak... Kalau gua tahu jalan keluarnya sih gua dah gak di sini
lagi...






Sekarat Tapi Ingin Istri Berdandan

Ketika sedang sakit parah, Uddin berkata pada istrinya, "Istriku tercinta,
kenakan pakaianmu yang terbaik. pakailah perhiasanmu yang terindah. sisir
rambutmu. cucilah wajahmu. Pokoknya, berdandanlah secantik mungkin, lalu
kemarilah."

"Dalam keadaan seperti ini bagaimana mungkin aku meninggalkanmu hanya untuk
berdandan. tentu aku tidak akan melakukannya. Kamu kira aku wanita macam
apa, sehingga kamu bilang begitu padaku?" kata sang istri.

"Bukan begitu, istriku. ternyata engkau salah paham. Aku melihat Malaikat
Izrail sudah mondar-mandir di sekitarku. Begitu melihatmu dengan pakaian
bagus dan penampilan cantik, barangkali dia lebih tertarik padamu, lalu
membawamu dan membiarkan aku," jawab Uddin.


Takut Kalau Ngebut

Suatu hari ada seorang sopir bemo yang mengemudikan bemonya dengan kecepatan
tinggi, alias ngebut, plus ugal-ugalan disebuah jalan. Seluruh penumpang
pada takut semua, terutama seorang ibu yang berada disebelah pak sopir itu,
ibu itu kemudian berteriak dengan rasa takut...

Ibu : "Bang..!! Kalo nyopir jangan ngebut donk!! saya takkuuutt..."

Sopir : "Bu.. kalo ibu takut, 'MEREM' aja seperti sayaa.."




Cara Agar Tidak Telat Masuk Kantor

Andi dan Budi sedang dalam perjalanan menuju tempat kerjanya.

Andi : "Bud, aku lihat kamu tiap berangkat kerja tidak membawa jam,
bagaimana kamu bisa berangkat tepat waktu?"

Budi : "Gampang An, aku tinggal melihat di jalanan saja."

Andi : "Kok melihat di jalan?"

Budi : "Iya, kalau di jalan masih banyak karyawan swasta berarti itu masih
pagi, berarti aku gak akan telat kalau naik bis."

Andi : "Lho, tapi kemarin aku lihat kamu naik ojek ke kantor?"

Budi : "Oo.. itu karena aku lihat dijalanan sudah tidak ada karyawan swasta,
yang ada cuma pegawai pemerintah."

Andi : "Oo..."




Cita-Cita Ingin Menjadi Hakim

Dua orang sahabat Udin dan Joni baru lulus dari SMU, mereka mempunyai
rencana melanjutkan ke perguruan tinggi.

Udin : "Jon, kamu nanti ngambil fakultas apa?"

Joni : "Rencananya sich aku mau ngambil fakultas hukum."

Udin : "Wah, kamu mau jadi pengacara ya?"

Joni : "Enggak ah, aku kan pengen cepet kaya!"

Udin : "Memangnya kamu mau jadi apa dong?"

Joni : "Aku mau jadi HAKIM saja!"

Udin : "Memangnya jadi HAKIM bisa lebih cepet kaya..?"

Joni : "Jelas dong, HAKIM kan yang ngambil keputusan di pengadilan..."

Udin : "Terus, apa hubungannya..?"

Joni : "Ya, sesuai dengan namanya saja. HAKIM, Hubungi Aku Kalau Ingin
Menang!"

Udin : "???????"




Pria yang Suka Mabuk, Judi, dan Main Perempuan

Seorang pria, perlente, perut buncit, pakai jas, dan berkesan kaya raya
tampangnya, berjalan keluar dari gedung BNI 46 Thamrin. Pas di depan gedung,
ada seorang pengemis, seumuran si pria, kurus kering, muka layu, pakaian
compang camping dan penuh debu.

Si pengemis begitu lihat si pria segera berkata, "Tuan kasihanin saya, minta
uang 20 ribu dong..."

Si pria berhenti, dipandangnya si pengemis sejenak lalu bertanya " kalau
saya beri 20.000, kamu tidak akan pakai untuk minum-minum kan?"
Pengemis : "Oh tidak tuan , saya tidak suka minuman keras."
Si pria : "Juga tidak akan pakai buat berjudi?"
Pengemis : "Tentu tidak tuan, saya tidak suka berjudi."
Si pria : "Juga tidak di pakai main perempuan?"
Pengemis : "Tidak, tidak. Seumur umur saya tidak pernah suka main
perempuan.”

Pria kaya itu pikir pikir sebentar lalu berkata lagi "Gini aja , kamu ikut
saya pulang , saya kenalkan sama istri saya, setelah itu kamu saya kasih 2
juta."

Si pengemis menjawab, "Lho kok, buat apa Tuan?"

"Saya mau kasih lihat istri saya, kalau seorang laki laki tidak suka minum
minum, tidak suka berjudi, dan tidak suka main perempuan, hasilnya seperti
kamu ini!" jawab si pria kalem.







__._,_.___

-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
please visit to www.facebook.com/aga.madjid,
add my Yahoo Messenger at [email protected] or
add my twitter @aga_madjid
thanks for joinning this group.

Kirim email ke