*Bahaya Kresek Hitam* <http://sg.rd.yahoo.com/sea/news/article/VIVAlogo/SIG=10vc6gd7e/**http%3A%2F%2Fvivanews.com%2F>
*By Pipiet Tri Noorastuti* - Rabu, 17 November <http://id.news.yahoo.com/viva/20101116/img/pls-1289907900-2010-0-viva-1750fb6013080.html> *kantong kresek* VIVAnews - Di Hari Raya Idul Adha, kantong kresek seringkali dimanfaatkan sebagai wadah daging kurban. Di balik sifatnya yang praktis dan murah, kantong kresek mengandung bahan kimia berbahaya yang bisa mengontaminasi makanan di dalamnya. Sejak pertengahan tahun lalu, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah mengeluarkan peringatan resmi tentang bahaya kantong kresek. Bedasar hasil penelitiannya, kantong kresek, terutama warna hitam, merupakan produk daur ulang mengandung bahan kimia berbahaya. Tak hanya itu, dalam proses daur ulang, produsen juga tak memerhatikan riwayatnya. "Apakah bekas wadah pestisida, limbah rumah sakit, kotoran hewan, kotoran manusia, atau limbah logam berat," demikian petikan peringatan BPOM tentang kantong kresek. BPOM meminta masyarakat tak menggunakan kantong kresek sebagai wadah makanan, terutama makanan siap santap. Selain diragukan kebersihannya, kantong kresek berwarna dikhawatirkan mengandung zat karsinogen yang dalam pemakaian jangka panjang dapat memicu kanker. Bahan kimia plastik tak hanya mudah terurai dan migrasi ketika terkena makanan panas. Namun, juga makanan mengandung asam, cuka, vitamin c, berminyak atau berlemak. Tak berlebihan jika Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bogor dan Institut Pertanian Bogor (IPB) mengimbau agar daging kurban tidak dimasukkan dalam kantong kresek, terutama warna hitam. Selain kantong kresek, kemasan plastik berbahan polivinil klorida (PVC) dan kemasan makanan styrofoam juga berisiko melepaskan bahan kimia berbahaya. Jangan menggunakan kemasan makanan mengandung PVC sebagai wadah makanan panas, berminyak, berlemak atau mengandung alkohol. ====================================== *From:* chaiyono <[email protected]> *Goda Si Dia dengan Bisikan 'Maut'* <http://sg.rd.yahoo.com/sea/news/article/VIVAlogo/SIG=10vc6gd7e/**http:/vivanews.com/> *By Pipiet Tri Noorastuti, Lutfi Dwi Puji Astuti* - Selasa, 2 November <http://id.news.yahoo.com/viva/20101102/img/pls-1288628880-2010-0-viva-df8c78917f890.html> *Bercinta Tantra* VIVAnews - Anda mungkin berpikir penampilan fisik adalah faktor utama yang membuat hubungan seksual menarik. Padahal, kata-kata mesra yang sederhana juga cukup ampuh untuk membangkitkan gairah pasangan. "Berbicara atau mendengar kata-kata erotis bisa merangsang transmisi dopamin, yang memainkan peran besar dalam rangsangan seksual," kata Ian Kerner, PhD, penulis 'Passionista'. "Kata-kata menggoda ini bisa meningkatkan intensitas emosional dan fisik." Selama ini, wanita cenderung tidak percaya diri mengumbar kalimat menggoda terhadap pasangannya. Khawatir membuat pasangan hilang rasa, mereka cenderung lebih memilih diam saat memulai gerakan mesra dengan suami. Seperti dikutip dari laman Cosmopolitan, Logan Levkoff, PhD, seksolog asal New York City mencontohkan kalimat mesra yang bisa diumbar: "Aku datang.” Ia menyarankan pengucapan itu dengan intonasi menggoda seperti berbisik sambil melakukan gerakan mesra menuju pasangan. Sementara Kerner menyarankan kalimat-kalimat jujur atas apa yang diinginkan dari pasangan. Menurutnya, pria merasa dihargai dengan kalimat seperti, "Aku suka kalau kamu ... (sebut keinginan Anda)." Kerner mengatasi, kemesraan verbal cukup ampuh untuk memaksimalkan kenikmatan seksual. "Ini seperti makan makanan lezat, berbicara tentang bagaimana lezatnya suatu menu istimewa melalui bagian tubuh pasangan. Ini juga bisa membuat fantasi bekerja," ujarnya. (pet) =============================================== From: *Etha Oprah* *Diplomasi Nasi Goreng dan Bakso* SETELAH diurungkan dua kali, akhirnya Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, jadi juga berkunjung ke Indonesia, Selasa (9/11) lalu. Tanpa alasan jelas kendati letusan Gunung Merapi dikemukakan sebagai dalih, kepala negara adidaya berdarah Jamaika tersebut, cuma tinggal sehari di Jakarta. Meskipun singkat ada ucapan menarik bagi Rubag dan kawan-kawan dari Presiden AS yang ke-44 tersebut yang dilontarkannya seusai jamuan makan malam di Istana Negara Jakarta . ''Nasi goreng, bakso, emping, kerupuk, semuanya enak,'' demikian konon kata Obama. ''Dalam jadwal kunjungan yang batal yakni Maret dan Juni lalu, gencar beredar kabar bahwa selain Jakarta dan Yogyakarta, Bali juga tercantum sebagai tempat yang akan dikunjungi Obama. Malah beberapa lokasi di pulau ini sempat pula diinspeksi para staf keamanan kepresidenan dan personel inteligen AS. Termasuk kawasan laut tempat berlabuhnya kapal induk mereka sebagai pusat informasi demi keselamatan orang nomor satu AS itu. Suasana saat itu tampak genting, khususnya di kawasan Nusa Dua dan sekitarnya, yang dijadwalkan sebagai tempat menginap Obama beserta rombongannya selama di Bali. Kondisinya jauh lebih tegang daripada kunjungan Ronald Reagan di kawasan yang sama di tahun 1980-an,'' ujar Manik, yang sehari-hari bekerja sebagai pramuwisata. ''Persis ! Para wisatawan yang kuantar, menginap di salah satu hotel di kawasan tersebut, ada yang bertanya, ada apa ? Itu lantaran mereka melihat beberapa pria tinggi tegap berjas warna gelap dan berkaca mata hitam, berulah seperti film-film Hollywood berseliweran di beberapa bagian hotel dengan sikap menyelidik. Ketika kuterangkan akan ada kunjungan VIP dari Amerika, mereka tersenyum sinis tanpa komentar,''sahut Karsana yang juga seorang guide. ''Melihat kondisi itu yang kukaitkan dengan kepadatan lalu-lintas sehari-hari di sepanjang Jl. By-pass Ngurah Rai, yang sering macet, aku malah berpikir untuk tidak mengambil pekerjaan alias off beberapa hari selama kunjungan Presiden AS itu. Sebab, perasaanku tidak enak untuk mengantar wisatawan yang sebenarnya bertujuan untuk rileks dan bersenang-senang ke Bali, lalu mendapat hambatan dan rintangan pemeriksaan ketat. Apalagi ditambah perilaku petugas yang agak seram, ihh ngeri ! Belum lagi suasana lalu-lintas yang akan tambah macet sehingga beberapa program akan buyar. Aku tidak mau kena complaint untuk kesalahan yang tidak kuperbuat. Syukurlah, jadwal kunjungan diurungkan, pun ketika jadi , Bali tidak disinggahi,''. ''Mendengar penuturan kalian berdua, agaknya ketidak-datangan Obama ke Bali, bukan musibah bagi kalian, tapi berkah ! Berbeda dengan komentar beberapa tokoh di pulau ini, yang di antaranya mengatakan bahwa kunjungan Presiden Amerika Serikat merupakan mimpi bagi setiap negara. Semacam American Dreams kaleee,'' celetuk Smarajana. ''Ya, mimpi-mimpi yang terinspirasi ethos Deklarasi Kemerdekaan Amerika yang menjanjikan kebebasan dan kemakmuran bagi seluruh warga negaranya. Istilah American Dreams dipopulerkan James Truslow Adams tahun 1931 dengan ungkapan, hidup harus diupayakan lebih kaya dan serba berkecukupan. Nah inilah yang memacu hedonisme dan konsumerisme, yang gaya hidupnya diekspor ke seluruh dunia lewat film drama komedi berseri produksi TV NBC. Digelorakan globalisasi yang disemangati kapitalisme neoliberal, mimpi-mimpi Amerika bukan hanya tetap mimpi bagi masyarakat di negara-negara berkembang, juga selamanya mimpi di Amerika. Karena kebebasa n liberal dalam mengejar kemakmuran, tidak mungkin bisa dilakukan semua orang, tapi segelintir yang memiliki privelese. Akibatnya yang kaya semakin kaya dan yang miskin kian terpuruk, ''kata Kasna. ''Terkait mimpi yang kau bahas, aku pernah membaca pendapat sastrawan senior Amerika, Hubert Selby, penulis ・Last Exit to Brooklyn, yang justru menginginkan Mimpi-Mimpi Amerika berakhir. American Dreams, baginya, jahat, membunuh dan mematikan. Hidup akan bermakna, menurutnya, bila manusia mau memberi dan tidak selalu mengambil. Sebab kebahagiaan hidup, katanya, tidak terletak dalam menumpuk harta, tapi memberi apa yang kita punya. Hidup akan tambah bahagia, bila manusia tidak mempertahankan diri dan kehebatannya, tetapi mengakui kebohongan dan kesalahannya. Karena itulah, ketika ditanya apa yang ingin diimpikannya, segera dijawab bahwa dia ingin mimpi tentang akhir dari Mimpi-Mimpi Amerika atau The End of American Dreams,'' tutur Artha. ''Mimpi atau khayalan memang jarang terw ujud jadi kenyataan. Kita pun dari dulu punya mimpi berbunyi Gemah ripah loh jinawi, tata-titi tentram kerta raharja atau masyarakat makmur berkelimpahan, teratur, damai dan bahagia. Nyatanya, itu pun masih mimpi, meski segelintir orang bisa menumpuk harta setinggi Gunung Semeru. Padahal kekayaan alam sangat berlimpah di negeri, yang menurut Prof . Arysio Santos adalah Benua Atlantik, yang dinyatakan hilang itu. Nyatanya, alih-alih makmur dan berkelimpahan, penderitaan sebagian besar rakyat yang akrab dengan kelaparan dan penyakit, justru diperparah bencana berkesinambungan. Syukur, Obama yang dijamu santap malam di Istana Negara mengatakan nasi goreng, bakso, kerupuk, emping, semuanya enak ! Apa itu bukan cuma basa-basi ? Apa dia sudah bosan makan fried chicken, sandwich, hot dog dan beefsteak ? '' tanya Kusuma Wardana. ''Maybe yes, maybe no ! Mungkin ya karena bernostalgia akan masa kecilnya sehingga merindukan penganan yang sering disantapnya di kawasan Menteng Jakarta di tahun 1970-an. Mungkin juga itu sekadar basa-basi, apalagi dalam diplomasi permainan bahasa atau language games, sering digunakan buat menarik simpati lawan bicara. Wittgenstein mengatakan bahwa salah satu fungsi dari permainan bahasa adalah untuk berbohong. Nah, untuk mengetahui apakah ucapan Obama hanya sekadar basa-basi , beberapa ucapan lainnya perlu dipertimbangkan. Misalnya, di samping memuji enaknya makanan khas Indonesia, dia juga masih teringat Hotel Indonesia tetap berdiri kokoh. Cuma bemo dan becak yang mendominasi keriuhan kota Jakarta saat dia masih ada di Jakarta, tersapu bersih kendaraan-kendaraan mewah mutakhir. Dia konon juga mengomentari kedatangannya dengan, ・pulang kampung nih !, di samping 40 kata bahasa Indonesia yang dilontarkannya dalam kuliah umum di Balairung UI,'' papar Sudita. ''Satu pernyataan yang meragukan kalau itu cuma sekadar nostalgia adalah keinginan Obama untuk menjadikan AS sebagai negara nomor satu di Indonesia. Baik sebagai mitra dagang ma upun investor. Kalau sementara ini kedua hal itu ditempati Tiongkok dan Jepang di nomor satu dan dua, sedangkan AS nomor tiga, Obama berkehendak membalik posisi tersebut dengan melipatgandakan investasi dan kegiatan perdagangannya di Indonesia. Jangan-jangan diplomasi nasi goreng dan bakso enak diharapkan mempermulus jalan ke arah itu. Hal lain yang membuatku berpikir, bahasa Latin berbunyi ・E pluribus unum ・oleh Obama disamakan artinya dengan sesanti ・Bhineka Tunggal Ika ・ Kalimat yang tertera bersamaan dua kalimat Latin lain ・Annuit coeptis ・dan ・Novus ordo seclorum ・di lembaran uang kertas US $ 1, konon sebenarnya berarti 租i bawah satu atap・ Kalau gerakan gemar membaca yang sering digembar-gemborkan para pemimpin bukan sekadar basa-basi, seharusnya kita tidak terus terkecoh oleh language games, '' argumen Rubag menutup obrolan. ( Aridus ) -- you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups. to post emails, just send to : [email protected] to join this group, send blank email to : [email protected] to quit from this group, just send email to : [email protected] please visit to www.facebook.com/aga.madjid, add my Yahoo Messenger at [email protected] or add my twitter @aga_madjid thanks for joinning this group.
