*9 kalimat terlarang d ucapkan d kantor*
------------------------------
Disadari atau tidak, kalimat yang kita lontarkan pada atasan memberi
pengaruh cukup besar pada perkembangan karier. Bila kalimat positif yang
sering Anda ungkapkan, percayalah, kesempatan promosi tidak akan pernah
lepas dari genggaman. Sebaliknya, bila kalimat negatif yang keluar, maka
promosi pun enggan mampir pada Anda. Nah, agar Anda tak terpeleset gara-gara
salah bicara, simak 10 kalimat yang terlarang diucapkan kepada atasan.
*"Pekerjaan ini tak bisa dilakukan"*
Semua hal adalah mungkin. Jika Anda mengatakan sesuatu tidak mungkin Anda
lakukan, kalimat ini adalah harga mati. Atasan akan mendapat kesan bahwa
Anda mudah menyerah dan tidak maksimal dalam berusaha. Sebelum mengeluh,
coba selidiki tujuan atasan memberikan tugas itu, apa yang sebenarnya
diinginkan atasan. Meskipun target yang diinginkan tidak mungkin tercapai,
lebih baik Anda komunikasikan mengenai tantangan yang dihadapi ini dan
mendiskusikan solusi untuk mengatasi tantangan tersebut.
*"Saya tidak suka tugas ini"*
Ketika bekerja, mungkin saja Anda mendapat tugas yang disukai atau tidak
disukai. Namun, apa pun kemungkinannya, semua itu tetap tugas yang harus
dikerjakan. Jika Anda menolak tugas atas dasar rasa suka dan ketidaksukaan,
Anda akan terlihat sebagai orang yang suka pilih-pilih tanggung jawab,
manja, dan tidak siap menghadapi dunia pekerjaan. Nantinya, Anda akan
semakin tersingkirkan dari kerja tim dan tanggung jawab lebih besar.
Pasalnya, atasan tak mau mengambil risiko menghadapi penolakan Anda atas
tugas yang diberikan.
*"Ini tak termasuk dalam deskripsi pekerjaan saya"*
Selama yang diminta untuk lakukan tidak jauh dari lingkup kerja perusahaan,
sebaiknya jangan mengatakan kalimat ini kepada atasan. Sekarang ini,
perusahaan menginginkan kerja tim dan fleksibilitas dari karyawan mereka,
yang kadang menuntut pekerjaan di luar tugas sehari-hari, untuk meraih
target. Jika Anda pikir tugas tersebut adalah ide yang buruk, coba jelaskan
dengan alasan yang tepat mengenai pekerjaan tersebut lebih baik dikerjakan
oleh orang lain. Hal ini lebih efektif daripada kalimat di atas.
*"Ini bukan salah saya"*
Kalimat ini justru membuat atasan tidak memercayai Anda dan terkesan Anda
lebih senang melimpahkan kesalahan kepada orang lain daripada mencoba
bertanggung jawab. Jika memang menjadi kesalahan dalam tim, maka akuilah
bersama lalu berikan solusi untuk mengatasi masalah yang ditimbulkan hal ini
akan lebih simpatik di mata atasan. Bila yang terjadi adalah kesalahan
individu, dan kebetulan tidak disebabkan oleh Anda, maka coba jabarkan bukti
bahwa Anda telah mengambil langkah yang benar.
*"Belum dikerjakan"*
Atasan mengharapkan tugas dilakukan secepat mungkin setelah diberikan. Jika
"belum" adalah jawaban Anda, maka jawaban ini akan membuat atasan Anda
kecewa dan ia akan mengira bahwa Anda suka menunda pekerjaan. Atau
menganggap justru posisi yang diberikan terlalu tinggi. Meskipun tugas
tersebut belum selesai, beri jawaban mengenai kemajuan yang telah dilakukan
dan target Anda untuk menyelesaikan tugas tersebut.
*"Saya tidak mengerti"*
Sesekali menanyakan kembali tugas yang telah diberikan atasan, boleh saja.
Namun, jika sering kali membuat Anda terlihat kurang memerhatikan perkataan
atasan, hal ini akan mengurangi poin Anda ketika tiba saatnya evaluasi untuk
promosi jabatan. Apabila ingin menghindari kesalahpahaman mengenai tugasnya,
maka coba ulangi pemahaman yang Anda terima. Hal ini lebih jelas dalam
menggambarkan tingkat pemahaman Anda.
*"Saya sudah tahu, tak perlu diajari"*
Mungkin Anda ingin menyampaikan bahwa Anda paham mengenai tugas yang
diberikan dan cara yang harus dilakukan. Namun, kalimat ini akan menyinggung
bagi atasan yang mendengarnya. Lagipula, kalimat seperti ini cenderung
menggambarkan orang yang keras kepala dan tidak bersikap terbuka terhadap
kritik dan kurang berusaha memperbaiki diri.
*"Pekerjaan ini sungguh melelahkan"*
Intinya adalah, jangan mengeluhkan mengenai pekerjaan kepada atau di hadapan
atasan. Hal ini membuat Anda terlihat kurang dewasa, kurang mampu untuk
diberikan tanggung jawab lebih besar dan tidak tangguh. Hal ini memperkecil
kemungkinan Anda untuk meraih promosi jabatan karena atasan menjadi
ragu-ragu terhadap kemampuan Anda.
*"Kenapa si X mendapat pekerjaan yang lebih mudah?"*
Iri hati kepada rekan kerja akan menyebabkan atasan berpikir bahwa Anda
tidak suka mendapatkan tanggung jawab lebih besar. Atasan akan berpikir
bahwa Anda tidak menyukai tantangan yang biasanya pada posisi lebih tinggi.
Lagipula, pernyataan ini seolah-olah menanyakan kebijakan yang diberikan
atasan, padahal mungkin sebenarnya atasan memiliki tujuan lain ketika
memberikan tugas itu.
Warm Regards,
Rochmad Sigit.
{Rasa kecilnya diri ini saat berhadapan dengan masalah,
bukan disebabkan oleh besarnya masalah,
tetapi oleh kecilnya tujuan hidup.}
--
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
please visit to www.facebook.com/aga.madjid,
add my Yahoo Messenger at [email protected] or
add my twitter @aga_madjid
thanks for joinning this group.