Gw bingung, pada ngapain sih ini??? Mau minta jatah???

Orang dia datang bukan dengan telanjang, ataupun jalan2 dengan telanjang,
kok pada sibuk ngurusin orang, ngurusin diri sendiri aja belum tentu bener,
udah mau ngurusin orang lain.


 


FPI Datangi Rumah Produksi Pengundang Miyabi


Hukum & Kriminal / Rabu, 1 Desember 2010 17:54 WIB

Metrotvnews.com, Jakarta: Front Pembela Islam mendatangi kantor rumah
Produksi Maxima Pictuces terkait kedatangan bintang porno Maria Ozawa atau
biasa dipanggil Miyabi yang berperan dalam film terbaru produksi perusahaan
itu berjudul "Hantu Tanah kusir".

"Ini merupakan kedua kalinya kami datang ke kantor ini dengan agenda yang
sama," kata ketua DPD (Dewan pimpinan daerah) FPI Jakarta Habib Salim Alatas
di kantor Maxima Pictures Jalan Pangeran Jayakarta blok E/1 no 16, Jakarta
Pusat, Rabu (1/12).

Habib Alatas mengatakan bahwa pihaknya datang untuk memberikan surat
peringatan kepada pihak Maxima Pictures yang dianggap sebagai perusak moral
bangsa. "Dengan tujuan atau alasan apapun kami menolak kedatangan Miyabi
yang menjadi ikon bintang porno," kata Habib Alatas.

Ia juga mengungkapkan bahwa "prinsip FPI cuma satu yaitu ketimbang anak cucu
kami yang jadi korban lebih baik Miyabi dan Maxima yang kita korbankan."

Massa FPI yang berjumlah puluhan itu datang sekitar pukul 14.30 WIB
menggunakan sepeda motor dan minibus. Puluhan aparat kepolisian sejak pukul
12.30 WIB juga sudah bersiaga lebih dulu di depan kantor Maxima Pictures
yang sekelilingnya dipagari teralis besi berwarna ungu itu.

Sementara itu Ody Mulya produser film "Hantu Tanah Kusir" mengatakan bahwa
Miyabi itu sudah menyatakan tobat dan tidak bermain film porno lagi. Karena
itu, lanjut Ody, dirinya menilai ada peluang bisnis. "Secara legal Maria
Ozawa tidak masuk daftar Cekal oleh pemerintah," katanya lalu mengatakan
"Menurut pandangan saya Miyabi itu sudah bertobat."

FPI pun mempertanyakan dan memperdebatkan tobat sang ikon porno itu, namun
Ody hanya menanggapi dengan "itu hak FPI untuk menilai."

Mengenai surat peringatan yang diberikan kepada Ody, FPI menyatakan empat
butir peringatan di antaranya mengecam keras pemerintah Indonesia yang
membiarkan pornografi dan pornoaksi dengan membolehkan ikon porno Miyabi
bermain dalam film Indonesia, mengecam keras semua perusahaan film yang
mengabaikan moral dan etika dan telah memberikan peran pada bintang porno
semisal Miyabi dan Tera Patrick.

"Kami mengimbau kepada Masayarakat agar jangan menonton film ini," Ujar
Habib Alatas.

Maxima Pictures sudah memproduksi dua film dengan bintang Miyabi yaitu
"Menculik Miyabi" disusul "Hantu Tanah kusir".  (Ant/ICH)

 

 

 

Best Regards,

Edy Haryanto

 

 

-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
please visit to www.facebook.com/aga.madjid,
add my Yahoo Messenger at [email protected] or
add my twitter @aga_madjid
thanks for joinning this group.

Kirim email ke