ni beneran lu lik yg ndalang? quote: ...Saya sendiri setiap melakonkan Baratayuda anak pertama saya masuk rumah sakit...
2010/12/23 LilikS <[email protected]> > > *Misteri dibalik Wayang di Indonesia* > > * * > > Wayang ternyata memiliki simbol pembawa sial bagi rezim yang memerintah > Indonesia. Betapa tidak, pada 1938-1939, Pemerintah Hindia Belanda melalui > De Javasche Bank menerbitkan uang kertas seri wayang orang dan pada 1942, > Hindia Belanda runtuh dikalahkan Jepang. Pada 1943, Pemerintah Pendudukan > Jepang menerbitkan uang kertas seri wayang Arjuna dan Gatotkoco dan 1945, > Jepang terusir dari Indonesia oleh pihak Sekutu. Pada 1964, Presiden > Soekarno mengeluarkan uang kertas baru seri wayang dengan pecahan Rp1 dan > Rp2,5 dan 1965 menjadi awal keruntuhan pemerintahannya menyusul peristiwa > G30S/PKI** > > > > > > Berbicara masalah misteri seputar wayang memang susah untuk di tangkap > dengan penalaran. Keunikan wayang justru tertelak pada kemisteriannya. > Misteri itu konon juga terdapat pada lakon-lakon yang dipergelarkan oleh > Dalang. Biasanya orang yang punya hajat akan menolak lakon Baratayudha, > Brubuh, Ontran-ontran, dan lakon yang mengisakan kematian seorang tokoh. > Lakon tersebut diyakini oleh penanggap wayang akan membawa sial kelak > kemudian hari. Maka dari itu kebanyakan penanggap wayang akan memilih lakon > wahyu, atau Raben, yang diyakini akan membawa berkah. Lakon-Lakon yang > membawa sial antara lain; Obong, Brubuh , gugur, dan masih banyak lagi > termasuk lakon-lakon tua, Watugunung, Pecahing Dina, Lahirnya Semar dll. > > > > Menjadi pemikiran dalam benak saya mengapa lakon Baratayudha harus > dilakonkan oleh dalang yang sudah senior/sepuh yang mempunyai bekal > kemampuan dan spiritual diatas rata-rata Dalang lainnya sebab jika tidak ada > saja halangan yang akan menimpa Dalang atau penanggapnya. Saya ingat dimasa > kecil ketika mengikuti ayah mendalang di tetangga kampung dengan lakon > Anoman Obong,secara kebetulan atau bagaimana tiba-tiba ditengah malam ada > yang rumahnya kebakaran. Teman kuliah saya semasa kuliah berani menampilkan > Baratayuda beberapa hari setelah pergelaran Bapaknya meninggal. Saya sendiri > setiap melakonkan Baratayuda anak pertama saya masuk rumah sakit, tetapi > sekarang tidak lagi. Saya tidak tahu dan tidak percaya hubungan lakon dengan > peristiwa kehidupan,tetapi saya mengalaminya. Apakah karena wayang sudah > berumur berabad-abad? apakah karena pujangga pembuat lakon wayang sangat > ampuh, ataukah karena campur tangan Wali dalam penciptaan wayang dan > penyempurnaan pergelarannya? Walahualam, belum ada penelitian yang mengarah > ke sana. > > > CONFIDENTIALITY CAUTION: This message is intended only for the use of the > individual or entity to whom it is addressed and contains information that > is privileged and confidential. If you, the reader of this message, are not > the intended recipient, you should not disseminate, distribute or copy this > communication. If you have received this communication in error, please > notify us immediately by return email and delete the original message. > > -- > you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups. > to post emails, just send to : > [email protected] > to join this group, send blank email to : > [email protected] > to quit from this group, just send email to : > [email protected]<aga-madjid%[email protected]> > please visit to www.facebook.com/aga.madjid, > add my Yahoo Messenger at [email protected] or > add my twitter @aga_madjid > thanks for joinning this group. > -- you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups. to post emails, just send to : [email protected] to join this group, send blank email to : [email protected] to quit from this group, just send email to : [email protected] please visit to www.facebook.com/aga.madjid, add my Yahoo Messenger at [email protected] or add my twitter @aga_madjid thanks for joinning this group.
