Sang Kapten Meminta Maaf Rabu, 29 Desember 2010 | 20:27 WIB KOMPAS.COM/LAKSONO HARI WIWOHO Gelandang tim nasional Indonesia Firman Utina.
*JAKARTA, KOMPAS.com* — Kapten tim nasional Indonesia, Firman Utina, seperti sangat menyesali kegagalannya dalam mengeksekusi penalti saat melawan Malaysia pada laga final kedua Piala AFF 2010, Rabu (29/12/2010). Gelandang Sriwijaya FC itu merapatkan kedua tangannya ketika digantikan Eka Ramdani pada menit ke-56. Indonesia memiliki peluang untuk unggul setelah mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-17. Penalti itu diberikan karena Mohd Sabre bin Mat Abu melakukan *handsball* di kotak terlarang. Sayang, peluang tersebut terbuang sia-sia. Firman yang maju sebagai algojo gagal menceploskan bola setelah kiper Khairul Fahmi bin Che Mat berhasil menaklukkan si kulit bundar. Kegagalan itu membuat mental Firman ambruk. Ia banyak melakukan kesalahan-kesalahan dalam melepaskan umpan. Akhirnya, pelatih Alfred Riedl memilih menggantikan Firman dengan Eka pada menit ke-56. Saat meninggalkan lapangan, Firman menampilkan *gesture* seperti meminta maaf. Sementara itu, Stadion Gelora Bung Karno kembali bergemuruh setelah Mohammad Nasuha berhasil mencetak gol balasan pada menit ke-70. Hingga berita ini diturunkan, kedua tim masih bermain imbang 1-1. *Warm Regards, Zigo AlCapone * -- you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups. to post emails, just send to : [email protected] to join this group, send blank email to : [email protected] to quit from this group, just send email to : [email protected] please visit to www.facebook.com/aga.madjid, add my Yahoo Messenger at [email protected] or add my twitter @aga_madjid thanks for joinning this group.
