Senin, 03/01/2011 11:51 WIB

 Bepe Curhat Soal Faktor Kekalahan Timnas di Bukit Jalil
 *Mohammad Resha Pratama* - detiksport


Detiksport/Andi Sururi

  *Jakarta* - Bambang Pamungkas mengakui timnas Indonesia kehilangan
konsentrasi di *Leg* I Final di Bukit Jalil. Penyerang 'Merah Putih' itu
mulai merasakannya sejak tim diganggu agenda-agenda di luar lapangan.

Hal itu diungkapkan Bepe dalam blognya yang berjudul 'Tetap Semangat
Garudaku' di www.bambangpamungkas20.com. Memang sejak timnas lolos ke babak
final dengan penampilan cemerlang lewat lima kemenangan beruntun, perhatian
dan ekspetasi masyarakat pada pasukan Alfred Riedl itu menjadi lebih besar.

Setidaknya semenjak lolos ke semifinal, dua kali Bepe dkk mengunjungi dua
acara yang dinilai banyak orang tidak penting, yaitu kunjungan ke rumah
Ketum Golkar Aburizal Bakrie dan mengikuti istighosah yang diselenggarakan
16 jam sebelum keberangkatan timnas ke Kuala Lumpur.

Sesuatu yang mendapat perhatian dari Bepe yang menilai, keberhasilan
Indonesia melaju ke final bukanlah hal baru karena sudah pernah melakukannya
sebanyak tiga kali.

"Sehari setelah Indonesia memastikan diri masuk final, kami sempat diundang
dalam sebuah acara makan siang oleh Bpk Aburizal Barkie di kediaman beliau.
Saat ramah tamah, saya sempat berbicara di depan semua yg hadir dalam acara
tersebut. Dan jika saya tidak salah, acara tersebut juga di siarkan secara
LIVE oleh salah satu stasiun TV swasta di negeri ini," tulis Bepe dalam
blognya.

"Ketika itu  saya berbicara demikian, “Ini bukanlah final pertama untuk kita
(Indonesia), ini adalah final ke 4 setelah pada 3 final sebelumnya kita
selalu gagal. Keberhasilan ini memang patut di rayakan, akan tetapi
seharusnya tidak mengurangi fokus dan konsentrasi kita di 2 laga final, yg
menurut saya sangat berat""

"Dan ternyata apa yg saya khawatirkan menjadi kenyataan. Kita sempat
kehilangan konsentrasi pada pertandingan leg pertama di stadion Bukit Jalil.
Hal tersebutlah yg mengakibatkan kita harus menerima 3 gol hanya dalam waktu
kurang lebih 15 menit. Iya, bencana 15 menit yg membuat kita harus bekerja
dengan sangat keras di Jakarta pada leg ke dua."

Selain itu Bepe pun berbicara soal keberadaan sinar laser yang sempat
menggangu Markus Horison dan banyak dianggap masyarakat Indonesia, sebagai
tindakan curang Malaysia untuk menang. Apa kata pemain Persija Jakarta itu?

"Saya kurang sependapat dengan beberapa kalangan yg menyalahkan keberadaan
sinar laser di stadion Bukit Jalil, ketika itu. Iya, sinar laser tersebut
memang sedikit banyak mengganggu, akan tetapi alangkah kurang bijaksana jika
kita menjadikan hal tersebut sebagai alasan utama atas kekalahan kita malam
itu," tuntas Bepe. * ( mrp / krs )

**Warm Regards,


Zigo AlCapone
*

-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
please visit to www.facebook.com/aga.madjid,
add my Yahoo Messenger at [email protected] or
add my twitter @aga_madjid
thanks for joinning this group.

Kirim email ke