RIM Patuhi Keinginan Pemerintah
Tempo - Senin, 10 Januari

   - 
Kirim<http://mtf.news.yahoo.com/mailto?cid=429&ncid=19&prop=id09news&locale=sg&url=http://id.news.yahoo.com/tmpo/20110110/ttc-rim-patuhi-keinginan-pemerintah-a197c9d.html&title=RIM+Patuhi+Keinginan+Pemerintah&h1=/tmpo/20110110/r_t_tmpo_tc_net/ttc-rim-patuhi-keinginan-pemerintah-a197c9d&h2=T&h3=429&s=TBFl92WmflBIiYSnxpK4r_Q6wJ4->
   - Kirim via 
Y<http://id.news.yahoo.com/tmpo/20110110/ttc-rim-patuhi-keinginan-pemerintah-a197c9d.html>

TEMPO Interaktif, Jakarta - Research in Motion (RIM), perusahaan Kanada yang
mengeluarkan layanan Blackberry, menegaskan mematuhi keinginan pemerintah
untuk melakukan penyaringan konten pornografi di servernya.

Dalam keterangan resminya RIM mengatakan akan tunduk terhadap aturan
pemerintah. RIM menegaskan akan bekerja sama dengan para operator di
Indonesia untuk menempatkan prom, penyaring solusi yang sesuai untuk para
pelanggan Blackberry di Indonesia. "Sesegera mungkin," demikian tulis RIM
dalam pernyataannya yang diterima Tempo.

RIM mengatakan dapat mengerti dan memahami sikap dan pernyataan Menteri
Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring akhir pekan lalu. RIM juga
mengatakan telah terlibat kerja sama dengan para operator dan pemerintah
tentang penyaringan konten pornografi.

"Kami akan menjadikan sebagai prioritas utama untuk meneruskan solusi teknis
yang memuaskan para mitra segera," ujar RIM.

Seperti diketahui Menteri Tifatul akhir pekan lalu mengultimatum vendor asal
Kanada tersebut. Jika RIM tak mematuhi pemasangan penyaring konten ini, maka
jaringan RIM dengan Blackberry-nya bakal diblokir. "Tak ada jalan lain,
siapa pun harus mematuhi hal ini," ujar Tifatul akhir pekan lalu.

Pemerintah dan RIM sudah melakukan beberapa kali pembicaraan namun hingga
akhir pekan lalu belum juga menemukan kata sepakat. Mereka bakal bertemu dan
berunding dalam pekan-pekan ini.

Pemerintah meminta agar RIM mematuhi beberapa poin sesuai dengan ketentuan
aturan sejumlah undang-undang, yakni UU 36/1999, UU 11/2008 dan UU 44/2008.
Pemerintah juga meminta RIM membuka perwakilan di Indonesia karena jumlah
pelanggan yang melebihi 2 juta pelanggan.

Permintaan berikutnya yang harus dipatuhi RIM juga meminta peranti lunak
untuk menyaring situs porno, sekaligus server dan repeater di Indonesia. RIM
pun juga diminta menggunakan konten lokal sebanyak mungkin.

Untuk memudahkan pelayanan pelanggan, Pemerintah juga meminta agar RIM
membuka layanan purna jual. Mereka juga harus merekrut dan menyerap tenaga
kerja dari Indonesia. Beberapa poin sudah dipenuhi oleh RIM dengan membuka
layanan purna jual dan perwakilan di Jakarta


*Warm Regards,


Zigo AlCapone
*

-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
please visit to www.facebook.com/aga.madjid,
add my Yahoo Messenger at [email protected] or
add my twitter @aga_madjid
thanks for joinning this group.

Kirim email ke