Memaafkan Lebih Membahagiakan Daripada Membenci

By: M. Agus Syafii

Disaat dalam kesendirian dan kesepian begitu berat beban hidup ini ketika
kita disakiti atau didzalimi justru oleh orang yang kita sayangi atau orang
lain, mengadu kepada Allah dengan tanpa disadari air mata itu mengalir
membasahi pipi, tak kuasa untuk dibendungnya karena perih dihati, 'Ya Allah,
bagaimana caranya menyembuhkan luka hati ini?' Ujian, cobaan tak kuasa untuk
dipikulnya sendiri. Suatu yang mustahil untuk mengubah apa yang sudah
terjadi karena luka itu teramat perih. Marah,dendam dan kecewa campur aduk,
'kamulah penyebab aku menderita begini!' Aku akan hancurkan kamu!' jika kita
telah tersakiti begitu hebatnya kemarahan, hati menjadi mudah terkotori
dengan nafsu membalas dendam dan ingin kembali menyakiti perbuatan orang
yang telah menyakiti hati.

Kebahagiaan atau penderitaan tidak perlu mencari siapa yang bersalah, atau
yang menyebabkan hidup anda menderita. Anda harus mampu memaafkan orang lain
yang telah menyakiti hati anda. Mohonlah ampunan kepada Allah untuknya.
Sebenarnya anda termasuk orang yang diberikan rahmat oleh Allah. Jika anda
disakiti berarti anda sedang teraniaya. Orang yang teraniaya adalah orang
yang sedang diuji sekaligus diberikan kemudahan oleh Allah. Allah memberikan
dua pilihan membalas perbuatannya atau memaafkan. Jika anda tidak membalas
tetapi bersabar & memaafkan orang yang telah menyakiti anda maka Allah akan
memberikan ampunan dosa-dosa anda dan Allah menganugerahkan kepada anda
kehidupan yang lebih sehat, indah dan membahagiakan bagi anda.

'Dan bagi orang-orang yang apabila mereka diperlakukan dengan dzalim mereka
membela diri. Dan balasan suatu kejahatan adalah kejahatan yang serupa, maka
barangsiapa memaafkan dan berbuat baik maka pahalanya atas Allah.
Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang dzalim. Dan sesungguhnya
orang-orang yang membela diri sesudah teraniaya, tidak ada dosa atas mereka.
Sesungguhnya doa itu atas orang-orang yang berbuat dzalim kepada manusia dan
melampaui batas dimuka bumi tanpa hak. Mereka itu mendapat azab yang pedih.
Tetapi orang yang bersabar dan memaafkan sesungguhnya perbuatan demikian itu
termasuk hal-hal yang diutamakan.' (QS. Asy-Syuura' 39-43).

Wassalam,
M. Agus Syafii
-
Yuk, ikutan menjadi Sahabat Amalia dengan berbagi kebahagiaan, silahkan
hadir di kegiatan 'Sahabat Amalia' Ahad, 23 Januari 2011, di Rumah Amalia.
Jl. Subagyo IV Blok ii, no.24 Komplek Peruri, Ciledug. Tangerang. Dukungan &
partisipasi anda sangat berarti bagi kami.  [email protected] atau SMS
087 8777 12 431,http://www.twitter.com/agussyafii,
http://agussyafii.blogspot.com/


__._,_.___

-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
please visit to www.facebook.com/aga.madjid,
add my Yahoo Messenger at [email protected] or
add my twitter @aga_madjid
thanks for joinning this group.

Kirim email ke