Cara Singapura Tentukan Gaji Pejabat Negara 

Dengan reformasi birokrasi, Singapura berhasil menjadi negara makmur. 

Jum'at, 28 Januari 2011, 06:35 WIB

Heri Susanto 

Description:
http://media.vivanews.com/thumbs2/2011/01/17/103272_singapore_300_225.jpg

Singapura (www.chasingcleanair.com)

VIVAnews - Pemerintah Indonesia sedang berupaya melakukan reformasi
birokrasi besar-besaran guna mewujudkan pemerintahan yang bersih dan
memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Tahun lalu, sembilan
lembaga termasuk TNI dan polri sudah mendapatkan remunerasi atau tunjangan
kinerja sehingga total penghasilan mereka meningkat tajam. 

Tahun ini, sejumlah lembaga lainnya bakal menyusul mendapatkan remunerasi.
Yang mengundang kontroversi adalah perbaikan struktur gaji untuk 8 ribu
pejabat negara, termasuk Presiden, Wakil Presiden, Menteri, pimpinan
lembaga, gubernur hingga bupati dan walikota di seluruh Indonesia. Dengan
perbaikan gaji, harapannya, pemerintah menjanjikan perbaikan kinerja aparat
negara.  

Salah satu contoh negara yang berhasil menerapkan reformasi birokrasi adalah
Singapura. Dengan reformasi birokrasi, negara kecil dengan penduduk kurang
dari 5 juta jiwa berhasil menjadi negara makmur, bahkan menempati urutan
keempat dunia dengan PDB per kapita sebesar US$52.840 atau Rp475 juta per
tahun. Gaji Perdana Menteri Singapura, juga tertinggi di dunia, bahkan
mengalahkan gaji pemimpin dari negara super power Amerika Serikat, Presiden
Barack Obama. 

Pola Singapura menentukan gaji pegawai negeri dan para pejabat negaranya
memang unik. Di negeri ini, pemerintah diibaratkan sebagai perusahaan.
Mereka memiliki patokan untuk menentukan gaji eksekutif, legislatif dan
yudikatik. 

Pertumbuhan ekonomi menjadi tolak ukur bagi pemerintah dalam menentukan
gaji. Saat kondisi ekonomi sedang memburuk pada 2008, Singapura memangkas
gaji pegawai negeri, termasuk gaji Perdana Menterinya pada 2009. Pada 2008,
Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong masih menerima gaji Sin$ 3,7 juta
atau sekitar Rp 25 miliar. Namun, akibat krisis finansial global, pada 2009,
gaji PM Lee diturunkan menjadi Sin$ 3,04 juta atau sekitar Rp 20 miliar per
tahun.

Pada saat ekonomi tumbuh, Singapura juga memberikan hadiah bagi PNS. Sebut
saja pada 2010, saat ekonomi negeri ini telah bangkit kembali, bahkan tumbuh
17,9 persen pada semester pertama. Menteri Perdagangan dan Industri juga
memperkirakan produk domestik bruto (PDB) tumbuh sekitar 15 persen. 

Sebagai hadiahnya, pada akhir tahun 2010, PNS akan menerima dua bulan gaji.
Satu kali gaji bulanan seperti biasa, satu kali lagi sebagai gaji ke-13.

Lantas, pada Maret 2011, PNS juga akan mendapatkan gaji spesial yang dikenal
sebagai bonus "pertumbuhan". Ini sangat bergantung pada pertumbuhan ekonomi
dan kinerja setiap individu. Pada saat itu, karyawan yang berprestasi akan
menerima bonus sebesar 1-1,6 kali gaji, sedangkan yang kinerjanya buruk
tidak akan menerima bonus. 

Teo Chee Hean, Wakil Perdana Menteri mengatakan bahwa PNS akan menerima
pengurangan gaji saat kondisi ekonomi sulit, serta bekerja keras untuk
membantu pemulihan ekonomi dengan cepat. "Bonus diberikan karena PNS juga
turut membantu ekonomi Singapura cepat pulih," dalam sebuah keterangan pers
belum lama ini. 

Pada 1994, berdasarkan Buku Putih tentang Gaji Kompetitif untuk membentuk
pemerintahan yang jujur dan kompeten, pemerintah memakai patokan gaji di
sektor swasta untuk menentukan gaji pegawai negeri dan pejabat negara.

Untuk menentukannya, gaji pegawai didasarkan pada rata-rata penghasilan enam
profesi. Keenam profesi yang dimaksud adalah bankir, pengacara, akuntan,
insinyur, karyawan multinasional, dan perusahaan manufaktur lokal. Profesi
dokter dan arsitek umumnya mendapatkan gaji tinggi. Namun, kedua profesi ini
dikecualikan karena membutuhkan ketrampilan khusus.

Sumber: pemerintah Singapura dan Straitstimes.com

. VIVAnews 

 

 

Warm Regards,

 

 

Zigo AlCapone

 

-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
please visit to www.facebook.com/aga.madjid,
add my Yahoo Messenger at [email protected] or
add my twitter @aga_madjid
thanks for joinning this group.

<<image001.jpg>>

Kirim email ke