Pelajaran Kondom di Sekolah untuk Kurangi Seks Bebas

Dengan banyaknya kasus seks bebas di kalangan remaja sekolah, maka pelajaran
kondom dapat menambah kurikulum baru bagi para pelajar.

[image: Pelajaran Kondom di Sekolah untuk Kurangi Seks Bebas]

DENGAN banyaknya kasus seks bebas di kalangan remaja sekolah, maka pelajaran
kondom dapat menambah kurikulum baru bagi para pelajar. Itu dilakukan guna
mengurangi angka seks pra nikah di kalangan remaja.

Murid di Sekolah Sir Henry Cooper di Hull akan menerima saran "kesehatan
seksual dan keluarga berencana" tersebut, sementara mereka juga bisa
memegang kondom setiap saat, dan mendapat resep untuk pil keluarga berencana
(KB). Demikian kata dokter di balik ide itu.

Namun Dr Mike Holmes dari Haxby Group mengatakan, ide di balik skema itu
akan membuat anak muda lebih mungkin mencari nasihat medis untuk berbagai
masalah yang "nyaman bagi mereka".

Meski begitu, Dr Mike memaparkan, rencana tersebut tergantung pada
persetujuan dari dewan sekolah dan para orangtua.

"Sekolah dengan anak berusia 11 sampai 16 tahun di daerah relatif memiliki
kasus 'kehamilan dan penyakit jantung yang tinggi di tingkat remaja', karena
itu masalahnya perlu ditangani sedini mungkin," imbuh Dr Mike yang dikutip
dari Telegraph, Senin (7/2/2011).

Tahun lalu, hanya 21 persen dari murid di sekolah GCSE yang mencapai lima
atau lebih nilai bagus (A hingga C), dibandingkan dengan 53 persen di
seluruh Inggris.

Berbicara tentang apa yang akan ditawarkan oleh dokter dan perawat, Dr Mike
mengungkapkan kepada koran lokal, "Kami akan menawarkan layanan yang sama.
Kami akan, misalnya, menawarkan nasihat tentang kesehatan seksual dan
keluarga berencana, narkoba, serta obesitas, selain itu memonitor tinggi,
berat badan, dan perkembangan para pelajar."

Kendati begitu, Dr Mike mengakui bahwa kondom dan resep pil sangat
"kontroversial". Dia berkata, "Kami akan meresepkan kontrasepsi, tetapi
hanya setelah berkonsultasi dengan dewan sekolah dan orangtua."

Helena Spencer, seorang dewan sekolah menilai rencana itu, "Sangat banyak
dalam masa pertumbuhan."

Helena mengatakan, dirinya tidak bisa berkomentar apakah dewan akan
menyetujui rencana untuk menawarkan kontrasepsi. Sebab dia belum membahas
masalah tersebut.

-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
please visit to www.facebook.com/aga.madjid,
add my Yahoo Messenger at [email protected] or
add my twitter @aga_madjid
thanks for joinning this group.

Kirim email ke