Ngurusin kok negeri orang lain, negeri sendiri aja lagi kacau balau
politiknya L

 

From: [email protected] [mailto:[email protected]] On
Behalf Of Zigo AlCapone
Sent: Tuesday, February 08, 2011 2:13 PM
To: [email protected]
Subject: ~ aga ~ Demo Anti-Mubarak di Bundaran HI Dibalas Pengusiran WNI di
Kairo

 

Kairo - Tindakan elit dan kelompok mahasiswa di Jakarta yang mencampuri
urusan dalam negeri Mesir berakibat buruk. Setelah mahasiswa RI, giliran WNI
diusir dari tempatnya bekerja di Kairo.

Tri Mulyati, salah seorang istri mahasiswa RI di Mesir mendapat perlakuan
yang tak terduga sebelumnya. Tri menceritakan bahwa setelah mengurus
kelengkapan paspor di Konsuler Nasr City, Kairo, ia kembali ke rumah
majikan, tapi belum sejam berada di rumah majikan, madame (istri majikan)
memanggilnya dan langsung menghardik. 

Madame: Tri... Go out from my house (Keluar dari rumahku)!!!
Tri: What's going on madame? I don't understand... (Ada apa Nyonya? Aku tak
mengerti...)
Madame: Look at the television! See what they do to my country. This is not
your country's problem. This is our country's problem. This is our
bussiness... I don't care... You have to leave from my house... I don't want
to see Indonesian in my house. Get out Tri...!!!

(Lihat itu di televisi! Lihat apa yang mereka lakukan terhadap negaraku. Ini
bukan masalah negaramu. Ini masalah negaraku. Ini urusan kami... Aku tak
peduli... Kau harus pergi dari rumahku... Aku tak mau melihat orang
Indonesia di rumahku. Keluar Tri...! - Sambil menunjuk pintu keluar).

Madame pada saat itu sedang menyaksikan siaran berita di televisi setempat
tentang aksi solidaritas mahasiswa di Bundaran HI Jakarta dengan aksi
menginjak-injak foto Presiden Hosni Mubarak.

Sambil menangis, Tri mencoba menjelaskan bahwa dia tidak salah apa-apa dan
itu (aksi-aksi di Jakarta) bukan kesalahan dia.

Madame: I don't care!!! Ya laah etlah barra!!! (Sambil memanggil kepala
rumah tangga dan menyuruhnya agar menyeret Tri keluar).

Tri: Okay, Madame... I am leaving now... But what about my salary (Ok,
Nyonya... Aku pergi sekarang. Tapi bagaimana dengan gajiku)?
Madame: You ask Indonesian demonstrant to pay you (Kau minta demonstran
Indonesia untuk membayar gajimu) !!!

Demikian disampaikan Tri melalui Syamsu Alam Darwis kepada detikcom malam
ini atau Selasa (8/2/2011) WIB, dengan beberapa kutipan bahasa Inggris telah
diedit oleh redaksi).

Dari pengalaman pahit tersebut, Tri meminta kepada para mahasiswa dan
aktivis di Indonesia agar berhati-hati dalam bertindak.

"Hendaknya tidak campur tangan urusan dalam negeri Mesir, karena kami secara
pribadi yang tidak tahu-menahu menjadi korban," ujar Tri getir.

Lanjut Tri, selama ini dia mendapat gaji USD650 hingga USD700 per bulan
bekerja sebagai pengajar bahasa Inggris privat dua anak majikan Mesir, yang
sekolah di British International School di 6th October City. Setiap pekan
anak-anak majikan tersebut dapat juara star of the week di bidang
matematika, sains, bahasa Inggris dan komputer.

Selama ini Tri mengaku senang bekerja dan tinggal di Mesir, karena dapat
membiayai kehidupan orangtua dan keluarganya di kampung. Namun saat ini
segalanya sirna dan kesempatan mengejar cita-cta menjadi tertunda.

Anggota Tim Evakuasi WNI di Mesir Syamsu Alam Darwis menyikapi bahwa saat
ini perlu ada fiqh prioritas dengan mengutamakan penyelamatan dan evakuasi
WNI di Mesir daripada melakukan aksi solidaritas mendukung revolusi Mesir.

"Dalam hal ini tekanannya pada menjaga nilai-nilai universal Islam yakni
keselamatan jiwa, raga, harta benda dan kehormatan masyarakat mahasiswa dan
WNI di Mesir harus didahulukan daripada hak menyalurkan aspirasi dan
kewajiban menyampaikan nasehat kepada penguasa," tegas Syamsu.

Syamsu meminta kepada segenap mahasiswa dan aktivis di Indonesia, termasuk
anggota DPR RI, agar memahami bahwa politik luarnegeri RI adalah politik
bebas aktif.

"Kita berikan kebebasan kepada warga dan pemimpin Mesir untuk menentukan
nasibnya sendiri, pada prinsipnya rakyat dan pemerintah RI dapat bekerjasama
dengan siapapun yang akan memimpin Mesir sekarang dan yang akan datang,"
demikian Syamsu. (es/es) 

Warm Regards,


Zigo AlCapone

-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
please visit to www.facebook.com/aga.madjid,
add my Yahoo Messenger at [email protected] or
add my twitter @aga_madjid
thanks for joinning this group.

-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
please visit to www.facebook.com/aga.madjid,
add my Yahoo Messenger at [email protected] or
add my twitter @aga_madjid
thanks for joinning this group.

Kirim email ke