*Penyimpangan-penyimpangan Ajaran Ahmadiyah* ***
Rasulullah Saw. bersabda : Tidak akan terjadi kiamat hingga muncul dajjal
pembohong, jumlahnya mendekati 30 orang, semua mereka mengaku sebagai
Rasul-rasul Allah (Hadits Riwayat Turmuzi No.2218 Bab Fitan).*
**
Hadits di atas menjelaskan bahwa akan terjadi fitnah di akhir zaman di dalam
tubuh Islam untuk merobek-robek keutuhan agama ini, yaitu munculnya para
pendusta yang mengaku diri menjadi Nabi dan Rasul, sementara Rasul dan Nabi
tidak lagi setelah diutusnya Nabi Muhammad Saw. berdasarkan keterangan
Al-quran surat al-Ahzab ayat 40: “Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak
dari seorang laki-laki di antara kamu tetapi dia adalah Rasulullah dan
penutup Nabi-nabi, dan adalah Allah Maha Mengetahui segala sesuatu, dan
demikian pula keterangan hadits-hadits sahih.

Jumlah Nabi-nabi palsu tersebut tidak tanggung-tanggung hampir 30 orang,
dimulai pada masa hidup Rasulullah Saw., sampai wafat beliau tetap ada saja
orang-orang berambisi jadi Nabi dan Rasul, anehnya ada saja pendukung dan
pengikutnya, meskipun keterangan tentang diutusnya Nabi Muhammad sebagai
penutup para Nabi dan Rasul sudah final dan tidak perlu diperdebatkan lagi.
Tidak heran bila terjadi semua itu, karena setiap ada orang yang berani
mengatakan guru pasti ada muridnya, berkata pepatah Arab: “Likulli Saqith
Lahu Laqith†. Setiap yang jatuh pasti ada yang mengutip. Menurut catatan
sejarah, semasa hidup Rasulullah Saw. sudah ada yang berani mengaku jadi
Nabi yaitu Musailamah al Kazzab dan keturunan Bani Hanifah di Yamamah, pada
tahun ke 10 H. Beliau berkirim surat kepada Nabi Muhammad meminta agar bumi
ini dibagi dua. Sebagian untuk Nabi Muhammad sebagian untuk Musailamah Al
Kazzab (pembohong) itu, tidak cukup sampai di situ dia mengaku telah
mendapat wahyu dari Allah Swt., dengan meniru-niru gaya susunan Alquran
seperti “Alfil, Malfil, Wama adrakamal bil, Alfil lahu zanbun watsil,
khurthum thowil, inna zalika min khalqi rabbinal qalil†.

(Artinya: gajah, apakah gajah itu? Tahukah kamu apakah gajah itu? Gajah itu
ialah binatang yang memiliki ekor yang tebal dan belalai yang panjang, yang
demikian itu termasuk ciptaan Tuhan yang langka). Dan masih banyak lagi
penyimpangan yang dilakukan oleh Musailamah Al Kazzab. Akhirnya Nabi palsu
ini tidak lama bertahan di muka bumi ini pada tahun 11 H tewas di bunuh oleh
Khalid bin Walid pada masa pemerintahan Abu Bakar Siddik. Lalu muncul pula
Aswad al Insi dari Yaman mengaku jadi Nabi, dengan keahliannya sebagai
penyair dan seorang dukun, akhirnya Nabi pembohong ini pun mati sehari
sebelum wafatnya Rasulullah Saw. Berikutnya muncul pula, Mukhtar bin Abi
Ubeid mengaku telah dapat wahyu dari Allah Swt., beliau dari keturunan Bani
Saqif, lain halnya dengan Thalhah bin Khuwailid Al Asadi punya keahlian
perang mengaku telah bertemu dengan Jibril dan mendapat wahyu dari Allah,
akirnya Thalhah diperangi oleh Abu Bakar Sidiq, semua pasukannya terbunuh
dan dia melarikan diri ke Syam, dan pada akhir hayatnya masuk Islam kembali
bertobat kepada Allah Swt. Pasa masa yang sama muncul pula seorang wanita
mengaku jadi Nabi yaitu Sajah binti Haris Suwaid. Beliau ahli bahasa Arab
dan saingan berat Musailamah al Kazzab, ketika dia disuruh nikah dengan
Musailamah al Kazzab nabi yang palsu itu menolaknya akhirnya dia bertobat
dan masuk Islam.

Dalam waktu yang tidak lama, muncul pula Abdul Hasan Ahmad bin Yahya dari
golongan Mu’tazilah, mengaku nabi dan mati tahun 303 H. Dan pada tahun itu
juga lahir pula nabi palsu yang bernama Al Mutanabbi dari Kufah Bagdhad.
Akhirnya dia mati tahun 354 H. Berikutnya datang pula Abul A’la al
Ma’ari dari Syam. Beliau menentang mukjizat Alquran dan membuat Alquran
tandingan. Beliau mati tahun 1061 M., tidak sempat bertobat. Terakhir sekali
adalah Mirza Ghulam Ahmad lahir 1840 M. mati tahun 1908 M, karena penyakit
kolera setelah dido’akan supaya dikutuk oleh Allah Swt. Nabi palsu
terakhir ini berasal dari Qadian (nama desa di Punjab India), tidak punya
keahlian apa-apa karena dia mengidap penyakit Melancholy (sejenis gila).
Beliau mengaku nabi dan mendapat wahyu dari tuhan. Lebih 10.000 ayat yang
diterimanya dari Allah menurut nabi gila itu. Ajaran Ahmadiyah ini masuk ke
Indonesia mulai pada tahun 1924, dibawa oleh Mirza wali Ahmad Baiq dan
Maulana Ahmad dari Lahore, berpusat di Yogyakarta ketika itu. Hingga
sekarang ajaran ini masih eksis di negeri mayoritas muslim ini.

Nampaknya tarik ulur untuk membumi hanguskan ajaran sesat ini begitu kuat,
kuat dugaan bahwa kepentingan Israel dan pihak asing untuk mempertahankan
ajaran ini tidak dapat dinafikan. Padahal sangat jelas prinsip ajaran
Ahmadiyah adalah kafir dan bertentangan dengan ajaran Islam, dan perlu
digaris bawahi ini bukan khiafiah tetapi penyimpangan yang wajib diamputasi
seperti apa yang dikatakan oleh Pengurus MUI pusat. Di antara
penyimpangan-penyimpangan akidah yang dijadikan pegangan oleh Ahmadiyah
adalah :

1. Meyakini Mirza Ghulam Ahmad adalah almasih yang ditunggu kedatangannya
menjelang hari kiamat.
2. Meyakini Nabi Muhammad bukan Nabi akhir zaman bahkan nabi tetap diutus
bila diperlukan, dan Mirza Ghulam Ahmad adalah Nabi yang utama dari sekalian
nabinabi.
3. Meyakini bahwa Allah Swt., berpuasa, sholat, tidur, jaga, menulis, bisa
benar bisa salah, dan melakukan setubuh dengan perempuan.
4. Meyakini bahwa Jibril menurunkan wahyu kepada Mirza Ghulam Ahmad, dan
juga ilham, statusnya sama dengan Alquran.
5. Meyakini bahwa tiada yang dikatakan Alquran kecuali yang dibawa oleh
Almasih yang ditunggu-tunggu kedatangannya tidak hadits kecuali yang
disampaikan oleh Mirza, tidak ada Nabi melainkan di bawah kepemimpinan
Mirza.
6. Meyakini bahwa kitab mereka diturunkan oleh Allah namanya Alkitabul
Mubin, selain Alquran.
7. Meyakini bahwa mereka penganut agama baru mempunyai ajaran syariat
tersendiri, dan teman-teman dari Mirza adalah setara dengan sahabat-sahabat
Nabi Muhammad.
8. Meyakini bahwa desa Qadian, adalah seperti madinah Al Munawwarah, dan
tanahnya sama seperti tanah Haram.
9. Membatalkan kewajiban jihad dan wajib taat kepada pemerintah Inggris,
karena mereka dianggap sebagai “Ulul Amri† seperti di dalam Alquran.
10. Semua muslim menurut mereka adalah kafir hingga mereka mau masuk ke
kelompok Ahmadiah Qadian, sebagaimana juga haram menikahi pasangan yang
tidak segolongan dengan mereka.
Dikutib dari kitab Mausu’ah Muyassarah fil Adyan wal Mazahib Al
Mu’asirah hal.390.
Dan masih banyak lagi penyimpangan-penyimpangan yang dilakukan oleh kelompok
sesat ini, satu point saja diantara 10 point di atas sudah cukup untuk
menggugurkan akidah mereka dari akidah Islam dan dikelompokkan kepada
orang-orang murtad dan kafir kepada Allah Swt. Oleh sebab itu, diserukan
kepada para jamaah Ahmadiah bertobatlah kepada Allah, karena Allah Maha
Penerima taubat. Wallahua’lam.

info'e lebih luanjut kelik ningbawah



-- 
*".... I am the KING to my own UNIVERSE that Rule my MIND, BODY and SOUL !!!
...." *
**
*- Aga Madjid -*

-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
please visit to www.facebook.com/aga.madjid,
add my Yahoo Messenger at [email protected] or
add my twitter @aga_madjid
thanks for joinning this group.

Kirim email ke