Kubu Oposisi Australia Diam-Diam Sebarkan Agenda Anti-Islam

REPUBLIKA.CO.ID, CANBERRA - The Sydney Morning Herald mengatakan juru bicara
kubu oposisi, Scott Morrison mendesakkan sebuah  kabinet bayangan untuk
memanfaatkan ketakutan pemilih dari "imigrasi Muslim", "Muslim di Australia"
dan "ketidakmampuan untuk mengintegrasikan diri dari pendatang Muslim".

Mereka juga mengusulkan untuk "memotong bantuan bagi sekolah di Indonesia"
yang secara rutin digulirkan Australia. "Namun batal karena Indonesia
membantu pemulihan bencana banjir Queensland," kata sebuah sumber.

Sebelumnya, pimpinan kubu Oposisi, Tony Abbot, kencang menentang bantuan
pendidikan untuk Indonesia. Kalaupun tetap dilakukan, ia meminta untuk
dipotong 500 juta dolar AS.

Awal minggu ini  Abbott didukung senator kubu sayap kanan ACT, Gary
Humphries, menyajikan sebuah petisi tiga tanda tangan menuntut moratorium 10
tahun imigrasi Muslim ke parlemen.

Namun anggota parlemen senior partai opisisi Australia menolak klaim  yang
menuding mereka memanfaatkan kekhawatiran masyarakat tentang imigrasi
Muslim, dan mengambil kebijakan yang bersumber dari partai sayap kanan One
Nation.

Petinggi kubu oposisi, Greg Hunt, membantah Oposisi berusaha untuk
memanfaatkan agama untuk menggalang suara. "Posisi kami sangat jelas. Bahwa
kita benar-benar buta warna, buta ras, agama buta pada isu imigrasi,"
katanya.

"Di mana kami memiliki perbedaan dengan Pemerintah dimana orang sedang
terpikat dengan kebijakan untuk perjalanan dalam perahu bocor berbahaya,
maka kita berpikir bahwa merupakan risiko besar untuk kemanusiaan."

Ia juga menyebut Morrison sebagai orang yang penuh kasih. "Sayangnya saya
tidak dalam pertemuan itu, tapi aku tahu Scott, dan gayanya adalah penuh
belas kasihan yang dalam, ia sangat penyayang," katanya.



*Warm Regards,


Zigo AlCapone
*

-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
please visit to www.facebook.com/aga.madjid,
add my Yahoo Messenger at [email protected] or
add my twitter @aga_madjid
thanks for joinning this group.

Kirim email ke