-
    Rahasia Sukses Menghadapi Wawancara
Kerja<http://stylefactor/artikel/post/stylefeatures/26/rahasia-sukses-menghadapi-wawancara-kerja.html>

   Tak akan ada wawancara kerja yang berlangsung mulus tanpa cela.
   Kekurangan akan selalu tetap ada. Namun persiapan matang akan mengubah
   kegugupan Anda saat wawancara, menjadi kesuksesan. Beberapa kiat berikut ini
   bisa membantu Anda.



   *Persiapan penampilan*
   Kepercayaan diri adalah hal terpenting dalam melakukan wawancara kerja.
   Penampilan adalah salah satu hal yang dapat meningkatkan percaya diri. Untuk
   itu tak ada salahnya untuk mempersiapkan penampilan Anda secara serius.

   Yang pertama harus Anda lakukan adalah mengenal kultur dari perusahaan.
   Bagaimana cara berpakaian di sana. Apakah formal, atau santai? Perlu
   diingat, sesantai apapun kultur berbusana yang berlaku di perusahaan itu,
   bukan berarti Anda juga boleh mengenakan pakaian santai saat wawancara. Hal
   ini bisa menjadi nilai keseriusan Anda. Jika tak ingin tampil terlalu
   formal, lebih baik pilihlah jeans berwarna gelap yang dipadukan dengan
   kemeja dan blazer pendek. Jangan pernah memakai sandal jepit. Tetaplah
   berlaku profesional.

   "Intinya, pelajari dulu kultur perusahaan tempat kita akan wawancara.
   cari tahu apa yang biasa dikenakan di sana. lalu pakailah pakaian jenis itu,
   namun dengan sentuhan pribadi yang menarik dan kreatif," ujar desainer Musa
   Widyatmodjo Yahoo! Style Factor.

   Musa juga memberi saran dalam pemilihan warna busana saat wawancara.
   Menurutnya, "Hindari warna hitam. Saya jamin, hampir semua orang yang
   diwawancara memilih warna hitam. Berlakulah lebih cerdas sehingga memberikan
   kesan lebih mendalam. Misalnya memilih warna cokelat, biru, merah dan
   sebagainya," ujarnya.

   Setelah selesai memilih busana, kini saatnya Anda mempersiapkan diri. Tak
   perlu menata rambut secara heboh dengan sasakan tinggi dan sanggul.
   Bisa-bisa Anda justru telihat seperti akan datang ke pesta. Cukup cuci
   bersih rambut Anda dan keringkan secara alami. Kebersihan rambut juga
   melupakan nilai tambah untuk penampilan.

   Untuk make up, pilihlah yang natural dan jangan berlebihan. Bedak tipis,
   blush on berwarna natural, maskara serta lip balm cukup membuat Anda tampil
   segar saat wawancara.

   *Mengenal perusahaan*
   Sehari sebelum wawancara dilakukan, lakukanlah sedikit 'penelitian'
   mengenai perusahaan tempat Anda melamar. Hal ini akan membuat Anda mengenal
   perusahaan tersebut lebih dalam. Hal ini akan membuat si pewawancara
   terkesan. Selain itu, ini juga dapat dijadikan sebagai tanda bahwa Anda
   memang tertarik untuk berkarir di perusahaan tersebut.

   *Melakukan simulasi*
   Tak ada salahnya untuk meminta sahabat atau kerabat untuk berpura-pura
   menjadi pewawancara Anda. Minta mereka untuk menanyakan hal-hal yang mungkin
   menjadi soal saat interview. Hal ini bertujuan untuk mengantisipasi
   pertanyaan-pertanyaan yang tidak terduga saat wawancara nanti.

   *Jangan terlambat*
   Jangan pernah terlambat datang saat wawancara kerja. Perasaan panik
   menjelang wawancara akan membuat kepercayaan diri Anda terganggu. Wawancara
   kerja pun berjalan tidak lancar. Minimal datanglah setengah jam sebelum
   waktu wawancara. Dengan datang lebih dulu, Anda juga memiliki kesempatan
   untuk merapikan penampilan, menenangkan diri serta beradaptasi dengan tempat
   wawancara.

   *Bahasa tubuh, senyuman dan kontak mata*
   Saat wawancara berlangsung, jangan lupakan bahasa tubuh Anda. Tunjukkan
   bahwa Anda benar-benar tertarik dengan pekerjaan yang ditawarkan. Tegakkan
   tubuh, kontak mata saat berbicara dan jangan lupa untuk tersenyum, agar
   ketegangan Anda berkurang. Tapi jangan lakukan dengan berlebihan, karena
   hanya akan membuat Anda terlihat aneh.

   Tunjukkan pula bahwa Anda adalah orang dengan kepribadian yang hangat dan
   menyenangkan. Caranya mudah, cukup sambut jabatan tangan si pewawancara
   dengan tegas namun hangat. Hal itu juga menunjukkan bahwa Anda adalah orang
   yang percaya diri.

   *Jujur*
   Jawablah semua pertanyaan dengan jujur. Wawancara memang ajang untuk
   menunjukkan nilai lebih Anda. Namun tak perlu juga berbohong dan berlebihan.
   Hal ini justru akan membuat jebakan bagi diri sendiri.
   -


*Warm Regards,


Zigo AlCapone
*

-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
please visit to www.facebook.com/aga.madjid,
add my Yahoo Messenger at [email protected] or
add my twitter @aga_madjid
thanks for joinning this group.

Kirim email ke