-----Original Message-----
From: muhamad agus syafii <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Mon, 21 Feb 2011 19:06:39 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: [bank-mandiri] Diguncang Derita

Diguncang Derita

By: M. Agus Syafii

Kehidupan adalah misteri. Banyak hal tidak pernah dimengerti bagaimana setiap 
peristiwa & kejadian bisa menimpa diseseorang secara tiba-tiba tanpa diduga 
ataupun disadarinya. Hidup bagai diguncang derita, guncangan itu telah mengoyak 
hatinya. Itulah yang terjadi pada seorang ibu separuh baya, perempuan yang 
begitu tegar dalam hidupnya. Pernikahannya mengalami kegagalan. Hatinya menjadi 
gundah, air matanya mengalir dengan penuh kepasrahan. Walau hanya dengan 'kaki 
sebelah' dirinya sanggup untuk bekerja keras memenuhi kebutuhan ketiga anaknya. 
perlahan semuanya membaik, Anak-anaknya bangkit. Sampai kemudian mendapatkan 
promosi jabatan diperusahaan tempatnya bekerja. Beliau dipercaya untuk 
menduduki jabatan yang lumayan diperusahaannya.

Tak lama guncangan derita berikutnya tiba, ketika dirinya diharuskan berhadapan 
dengan pengadilan karena urusan sengketa. Sekuat apapun sebagai seorang 
perempuan. Dalam kesendiriannya merenungi kepahitan hidup yang bertubi-tubi. 
Beliau menyadari sejak lama sudah lama menjauhkan diri dari Allah. Nikmat yang 
begitu melimpah hampir tidak pernah disyukurinya karena sebagai bentuk protes 
kepada Allah atas kepahitan yang dialaminya. Sholat Fardhu yang dulu senantiasa 
dikerjakan sudah lama ditinggalkan. Kepahitan, kecewa, marah telah membuat 
hidupnya menjadi hampa & kehilangan makna. Malam itu di Rumah Amalia beliau 
berniat untuk bershodaqoh agar urusan sengketanya dipengadilan segera selesai.

Sampai kemudian keputusan pengadilan menyatakan dirinya menang, banyak 
teman-temannya yang terheran bagaimana mungkin dirinya bisa menang 
dipengadilan? 'hanya Allah yang Maha Mengatur semuanya.' begitu jawabnya. 'Saya 
rasakan Allah Subhanahu Wa Ta'ala sangat sayang kepada kami sekeluarga, ketika 
kami jauh dari Allah karena musibah datang bertubi-tubi, Ternyata Allah masih 
menyayangi & melindungi kami. 'Alhamdulillah, terima kasih ya Allah.' ucapnya 
dengan penuh rasa syukur. 

'Cukuplah Allah menjadi penolong bagi kami dan Dia sebaik-baik pelindung. Maka 
mereka kembali dengan nikmat dan karunia yang besar dari Allah, mereka tidak 
ditimpa sesuatu bencana & mereka mengikuti keridhaan Allah. Allah mempunyai 
karunia yang besar.' (QS. ali Imran : 173-174).

Wassalam,
M. Agus Syafii
-
Yuk, hadir di kegiatan 'Amalia Bersyukur' Ahad, 20 Maret 2011, di Rumah Amalia. 
Bila  berkenan berpartisipasi dg menyumbangkan buku2, Majalah, Komik, Novel, 
Cerpen,Kaset VCD, CD, DVD ( ISLAMI ), IPTEK, buku Pelajaran, peralatan sekolah, 
baju layak pakai. silahkan kirimkan ke Rumah Amalia.  Jl. Subagyo IV blok ii, 
no. 24 Komplek Peruri, Ciledug. Tangerang 15151. Dukungan & partisipasi anda 
sangat berarti bagi kami. Info: [email protected] atau SMS 087 8777 12 
431,http://agussyafii.blogspot.com/




      

-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
please visit to www.facebook.com/aga.madjid,
add my Yahoo Messenger at [email protected] or
add my twitter @aga_madjid
thanks for joinning this group.

Kirim email ke