Kamis, 24/02/2011 19:05 WIB

 Menpora Tanggapi Dingin Rencana Somasi Nurdin
 *Mohammad Resha Pratama* - detiksport

 *Jakarta* - Menpora Andi Mallarangeng menanggapi dingin rencana Nurdin
Halid untuk melancarkan somasi terhadap dirinya. Ia mengatakan, pemerintah
juga tetap pada rencana-rencananya pada PSSI.

Ditemui wartawan di kantornya di Jl. Gerbang Pemuda, Senayan, Jakarta, Kamis
(24/2/2011) sore, Andi tidak memberi reaksi apa-apa saat diberitahu bahwa
adik kandung Nurdin yaitu Kadir Halid, menyatakan pihaknya akan melakukan
somasi<http://www.detiksport.com/sepakbola/read/2011/02/24/164045/1578608/76/menpora-akan-disomasi-keluarga-nurdin-halid>pada
dirinya.

Dalam jumpa pers di Makassar hari ini, Kadir menilai bahwa
pernyataan-pernyataan Menpora menyudutkan PSSI dan juga provokatif.

Ketika dimintai komentarnya soal ini, Andi tidak memberi jawaban yang
berkaitan langsung. Ia cuma mengatakan, pemerintah tetap menunggu perubahan
dari PSSI, sebagaimana secara resmi telah diucapkan Menpora minggu lalu.

“Pemerintah maunya tahap demi tahap. Dimulai dari Komite Pemilihan dulu.
Dari situ kita akan lihat apakah PSSI menjalankan sesuati peraturan atau
tidak. Kalau tidak sesuai undang-undang, pemerintah akan mengambil tindakan
yang sesuai undang-undang,” tuturnya.

Andi juga diminta tanggapannya soal aksi demonstrasi suporter yang sedang
marak terjadi di Jakarta dan berbagai daerah di tanah air.

"Bagi kami, selama dilakukan secara damai, tidak masalah. Ini 'kan namanya
aspirasi masyarakat," ujar pria berkumis yang pernah jadi juru bicara
presiden RI itu.

Tadi siang suporter melakukan aksinya di depan kantor Menpora, dan menyerahkan
kunci
<http://www.detiksport.com/sepakbola/read/2011/02/24/134859/1578398/76/serahkan-kunci-segel-suporter-minta-menpora-bekukan-pssi>yang
dipakai untuk menyegel kantor PSSI di Senayan, kepada Deputi Menpora Bidang
Prestasi, Joko Pekik. Mereka berpesan, jika dalam waktu 3 X 24 jam
pemerintah tidak membekukan PSSI, suporter yang akan bertindak sendiri untuk
menduduki semua kantor PSSI di daerah masing-masing.

"Namanya juga orasi, ya boleh lah berpendapat apapun. Tapi kami kemarin juga
kan sudah menggelar konpers, sudah memperingatkan PSSI. Kita tunggu tindak
lanjut mereka. Kalau tidak ada respon baik, pemerintah akan melakukan
hal-hal yang sesuai undang-undang," demikian Andi Mallarangeng.

* ( a2s / rin )

**Warm Regards,


Zigo AlCapone
*

-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
please visit to www.facebook.com/aga.madjid,
add my Yahoo Messenger at [email protected] or
add my twitter @aga_madjid
thanks for joinning this group.

Kirim email ke