Marzuki Alie: wajar saja itu setrika menempel di tubuh pembantu --- weleh2


Sabtu, 26/02/2011 13:56 WIB
Marzuki Alie: TKW PRT Buat Citra Indonesia Buruk  
Andi Saputra - detikNews
 

Jakarta -               Ketua DPR Marzuki Alie meminta Menaketrans menyetop 
pengiriman 
tenaga  kerja wanita pekerja rumah tangga (TKW PRT) ke berbagai penjuru dunia.  
Dia menilai, TKW PRT ini mencoreng citra Indonesia di luar negeri.

"PRT TKW itu membuat citra Indonesia buruk,"  kata Marzuki dalam  diskusi yang 
digelar Kompas di Plaza Senayan, Jalan Asia Afrika, Jakarta  Pusat, Jakarta, 
Sabtu, (26/2/2011).

Dia menceritakan ketika  bertemu Presiden Suriah beberapa waktu lalu, salah 
satu 
pembicaraan  adalah TKW PRT. Presiden Suriah menjelaskan banyak kasus yang 
terjadi di  Suriah karena kekurangan skill PRT Indonesia sendiri.

"Ada yang  tidak bisa membedakan cairan setrika. Akhirnya menggosok baju  
seenaknya. Makanya majikannya marah. Wajar saja itu setrika menempel di  tubuh 
pembantu," kisah Marzuki.

Dia lalu memberikan contoh lain  tentang perilaku PRT TKW. "Ada yang pura-pura 
gila. Ada yang menggoda  anak majikan karena ingin punya anak yang hidungnya 
mancung. Lalu ketika  sudah lahir dan ingin pulang ke Indonesia karena anaknya 
tidak punya  dokumen," tutur Marzuki di depan puluhan audiens ini.

Alhasil,  dengan buruknya kualitas PRT ini membuat citra Indonesia tercoreng.  
Indonesia terkesan negara sangat miskin. Dampaknya, pegawai profesional  dari 
Indonesia dibedakan standar gajinya dengan pekerja profesional  negara lain.

"Saya setuju hentikan TKW PRT untuk sementara  waktu. PRT sebaiknya tidak kita 
kirim karena memalukan. Sebaiknya  dihentikan. Ini pendapat pribadi," tandas 
Marzuki.

"Mereka  menilai Indonesia berdasarkan PRT, tapi tidak tahu betapa hebatnya  
bangsa Indonesia," cetus politikus Partai Demokrat ini.

Dia  menilai, akar masalah rendahnya skill PRT Indonesia berada di dalam  
negeri. Seperti dinyatakan tidak cukup umur, lalu menggunakan calo.  Belum 
punya 
skill, tapi tetapi ngotot berangkat.

"Kita mendorong Menakertans menyetop TKW PRT. Tapi kalau untuk perawat, bidan 
dan lain-lain silakan," tegas Marzuki.

(asp/gah)


      

-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
please visit to www.facebook.com/aga.madjid,
add my Yahoo Messenger at [email protected] or
add my twitter @aga_madjid
thanks for joinning this group.

Kirim email ke