Status Meningkat Semakin Banyak Wanita Merokok

 
<http://id.news.yahoo.com/antr/20110303/img/pls-1-status-meningkat-sema-1646
6b84871c0.html> Description: Description:
http://d.yimg.com/hb/ng/co/antr/20110303/15/1550474944-status-meningkat-sema
kin-banyak-wanita-merokok.jpg?x=213&y=142&sig=kUZZQfWR9OSmbyLrGgjKUA--Status
Meningkat Semakin Banyak Wanita Merokok 

Peningkatan status ekonomi dan politik pada kaum wanita mendorong kenaikan
jumlah wanita perokok yang mengakibatkan mereka berisiko terserang penyakit
dan meninggal dini beberapa dasawarsa ke depan.

Sebuah analisa di 74 negara menemukan bahwa kaum pria lima kali lebih
mungkin merokok dibanding wanita di negara-negara dengan pemberdayaan
perempuan yang lebih rendah seperti China, Indonesia, Pakistan, Arab Saudi
dan Uganda.

Namun di negara-negara dengan pemberdayaan perempuan yang relatif tinggi
seperti Australia, Kanada, Norwegia, Swedia, dan Amerika Serikat kesenjangan
itu kecil dan jumlah wanita perokok hampir sebanyak pria.

Douglas Bettcher, direktur Inisiatif Bebas Tembakau Organisasi Kesehatan
Dunia mengatakan, penemuan itu menunjukkan perlunya pihak berwenang untuk
bertindak cepat menekan laju merokok pada kaum wanita, terutama di negara
miskin.

"Epidemi tambakau masih dalam tahap awal di banyak negara, tetapi
diperkirakan memburuk," katanya dalam pernyataan bersama studi itu yang
dipublikasikan dalam WHO Bulletin.

"Kebijakan pengendalian tembakau yang kuat seperti larangan iklan tembakau
diperlukan untuk mencegah industri tembakau menyasar kaum wanita," katanya.

Tembakau membunuh hingga setengah penggunanya dan digambarkan WHO sebagai
"salah satu ancaman kesehatan publik terbesar yang dihadapi dunia."

Kematian yang terkait dengan tembakau mencapai lebih dari lima juta orang
per tahun, dan dapat meningkat hingga melampaui delapan juta orang pada 2030
jika tidak ada aksi untuk mengendalikan merokok, kata sejumlah ahli.

Studi itu memperkirakan bahwa pria merokok hampir lima kali lebih banyak
dibanding perempuan di seluruh dunia, tetapi rasio prevalensi merokok wanita
terhadap pria berbeda secara drastis.

Contohnya, di China, 61 persen pria dilaporkan menjadi perokok, dibandingkan
dengan 4,2 persen wanita, sedangkan di banyak negara kaya jumlah pria dan
wanita perokok hampir sama.

Pemberdayaan perempuan diukur oleh Program Pembangunan PBB dengan
menggunakan data seperti keterwakilan di parlemen, hak memberikan suara dan
membandingkan pendapatan pria dan wanita.

"Studi kami membuat kasus yang kuat untuk mengimplementasikan aktivitas
pengendalian tembakau khusus gender...seperti meningkatkan pajak tembakau,
meningkatkan grafik peringatan kesehatan, peraturan bebas rokok, serta
larangan promosi dan iklan," kata Geoffrey Fong dari Universitas Waterloo di
Ontario, kanada, yang memimpin penelitian itu.

Wakilnya Sara Hitchman mengatakan, pihak berwenang perlu melihat dari dekat
"cara-cara industri tembakau memanfaatkan perubahaan sosial untuk menyasar
kaum wanita, seperti memasarkan rokok kepada wanita sebagai simpol
emansipasi."

Kedua penulis itu mengatakan langkah yang bermafaat adalah memantau
bagaimana kebijakan harga dan pajak mempengaruhi penyerapan rokok pada
wanita di negara-negara tempat tambakau tidak banyak digunakan oleh mereka.

"Penelitian lebih lanjut terhadap pola penyerapan rokok dapat membantu
pemerintah mengambil lebih banyak langkah efektif dan mengurangi laju
merokok pada kaum wanita pada masa depan," kata Hitcman.

 

 

Warm Regards,

 

 

Zigo AlCapone

 

-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
please visit to www.facebook.com/aga.madjid,
add my Yahoo Messenger at [email protected] or
add my twitter @aga_madjid
thanks for joinning this group.

<<image001.jpg>>

Kirim email ke