Hebat !!!

Ini baru G.I. Jane ...


-----Original Message-----
From: "yanto.ic" <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Tue, 29 Mar 2011 11:36:13 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: ~ aga ~ Fw: Benarkah puluhan perawan jadi sumber kesaktiannya KHADAFI





INILAH.COM, Tripoli - Aksi militer gabungan yang membombardir Libya bak maut 
yang membayang di mata Muammar Khadafi. Namun ia selalu selamat. Benarkah 
puluhan perawan jadi sumber kesaktiannya? 
Di tengah gegap gempitanya bombardir Barat, sudah dipastikan Khadafi aktif 
mencari perlindungan di negaranya. Namun, tampaknya pemimpin Libya ini tak 
perlu khawatir, karena ia memiliki tim pengawal pribadi khusus yang dilatih 
selama beberapa dekade.

Sudah merupakan rahasia umum, pengawal Khadafi itu berjenis kelamin perempuan. 
Namun, selain gagah dan macho, tak banyak yang tahu kalau para pengawalnya itu 
ternyata masih perawan!  Ya, sebanyak 40 perawan bergincu dengan senjata 
terkokang ini selalu siap berada di sekeliling Khadafi.

Dayang-dayang penjaga ini mengenakan kacamata keluaran desainer ternama, 
memakai bot militer berhak tinggi dan tak lupa mengenakan seragam kamuflase. 
Tapi jangan mudah tertipu. Meski tampil cantik dan seksi, semua perempuan ini 
adalah pembunuh terlatih.

Benak kita langsung tertuju pada Women's Military Academy yang didirikan 
Khadafi di Tripoli pada 1979 silam. Akademi ini dibentuknya sebagai simbol 
emansipasi wanita.

"Saya berjanji kepada ibu untuk memperbaiki kondisi perempuan di Libya," ujar 
Khadafi saat mendirikan akademi tersebut. Ibunya adalah seorang perempuan biasa 
yang buta huruf dari suku Badui Arab. Adapun ia lahir di tengah penjajahan 
Italia atas negaranya.

Beberapa pengunjung asing yang sempat diberi akses mengintip akademi itu 
memberi kesaksiannya. Di blok akademi bergaya Sparta, ada sekitar 100 perempuan 
yang dilatih teknik membunuh ala pasukan elit, siang dan malam, selama tiga 
tahun. Mereka dibangunkan setiap pukul 04.30 subuh, kemudian melakukan 
pemanasan dengan jogging selama satu setengah jam.

Setelah itu, mereka masuk ke kelas-kelas. Beberapa dilatih menerbangkan jet 
tempur MIG. Lainnya belajar seni bela diri, bahkan menembakkan granat 
berpeluncur roket. "Pelatihan itu melibatkan semua kemampuan tentara. Mulai 
dari persenjataan, bertempur dengan tangan kosong, hingga telekomunikasi," ujar 
Jane Kokan, jurnalis Kanada yang pernah mendokumentasi aktivitas ini pada 1995.

Sementara Doug Sanders, jurnalis Kanada lain yang pernah mendapat izin serupa 
pada 2004, menuliskan pengalamannya di blog. Ia meyakini, bodyguard elit 
perempuan yang juga dikenal sebagai 'Protectors of the VIP' ini merupakan 
simbol.

"Ini gambaran pikirannya yang idiosyncratic dan enigma revolusi di sebuah 
negara Muslim, dimana perempuan dalam kehidupan sehari-hari masih jauh 
mendapatkan persamaan hak dan kewajiban," tulisnya.

Siswi-siswi terbaik dari akademi itu dijuluki 'biarawati revolusionis'. Mereka 
tak pernah menikah dan mendedikasikan hidupnya sepenuhnya pada ide Revolusi 
1969 yang dilakukan Khadafi. Mereka dilarangan berhubungan seks dan bersumpah 
untuk melindungi Khadafi, bila perlu hingga ajal menjemput.

Hal ini sudah terbukti, pada 1998 lalu. Seorang seorang bodyguard bernama Aisha 
melemparkan dirinya ke arah Khadafi ketika militan Islam menyerbu iring-iringan 
Khadafi. Serentetan peluru menewaskan Aisha dan dua rekan lainnya. Namun 
Khadafi selamat, tanpa tergores sedikit pun. Jadi, jangan ragukan kemampuan 
para perempuan ini dalam menyediakan perlindungan.

Agen intelijen Barat berulangkali berusaha menggoyahkan kesetian inner circle 
Khadafi. Meski ada beberapa yang mengkhianati pemimpin Libya selama 41 tahun 
itu, tak ada satupun pengawal perempuannya yang tercatat demikian. Sekalipun 
ada, rezim Khadafi pasti melakukan apapun demi menjaga citra pengawal elitnya.

"Tanpa sang pemimpin, perempuan Libya tak berarti apa-apa. Ia memberi kami 
hidup dan saya siap mati untuknya. Ia seorang ayah, kakak dan sahabat yang bisa 
anda percaya. Anda takkan percaya, betapa rendah hatinya Khadafi," ujar gadis 
berusia 27 tahun yang sedang dilatih di akademi tersebut, Fatia.

Banyak yang menduga Khadafi saat ini bersembunyi di luar Tripoli. Namun ia 
muncul di balkon Bab Al Aziziya, kompleks tempat tinggalnya yang terkena rudal 
beberapa hari lalu. Jet-jet pribadinya juga diyakini telah hancur, memperkecil 
kemungkinan ia kabur ke luar negeri. Tak ada pilihan lain bagi Khadafi, selain 
menyerahkan nyawanya kepada para perawan-perawan itu. Namun, sampai kapan? [ast]

-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
please visit to www.facebook.com/aga.madjid,
add my Yahoo Messenger at [email protected] or
add my twitter @aga_madjid
thanks for joinning this group.

-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
please visit to www.facebook.com/aga.madjid,
add my Yahoo Messenger at [email protected] or
add my twitter @aga_madjid
thanks for joinning this group.

Kirim email ke