Entah bagaimana saya akan menceritakannya, entah bagaimana lagi akan saya ungkapkan kekesalan ini, hanya melalui email ini lah yang mungkin bisa mengobati kekesalan saya dengan apa yang saya alami beberapa minggu ini dengan salah satu perusahaan telekomunikasi.
Sebenarnya saya udah bercerita pada teman dan semua teman mengatakan, "kok bisa begitu, bang". Saya pun menjawabnya dengan nada kesal tapi tidak memarahi teman begitu. Mungkin hanya saya yang mengalami kekesalan ini atau mungkin ada lagi orang yang kena akibat dari tingkah laku perusahaan telekomunikasi ini. Awalnya saya tak menduga dapat sms dari 1212 yang mengatakan NSP anda........ Padahal seingat saya, saya tidak pernah memesan ringtone atau apapun itu dari telkomsel, sampai-sampai sms itu 6 kali dan mengahbiskan pulsa saya saat itu di posisi 4000-5000 rupiah. Saya mikir kok bisa begini nih, perasaan tak ada mesan lagu, karna heran saya pun mengisi pulsa lagi dan meng UNREG NSP tersebut. Saya pikir mungkin hanya kali ini terjadi kekacauan begini, Namun setelah beberapa hari kemudian datang lagi SMS dari 1212 yang mengatakan NSP......, lagi-lagi nih sms tak karuan, saya liat pulsa, habis tak bersisa, Karna hal ini saya pun besoknya datang ke GRAPARI TELKOMSEL di gedung surya dumai, pekanbaru untuk meminta penjelasan mengapa bisa begini kalau gak salah saya datangtanggal 26 april 2011 jam 12 siang gitu. Dan pihak petugas TELKOMSEL mengatakan begini : petugas Telkomsel: "No HP abang dulu pernah mati dan dihidupkan kembali, sebelumnya no itu pernah di registrasi 5300" saya : lho dulu kan saya beli no ini dalam keadaan utuh petugas...:mungkin orang counter pernah buka kartunya saya bingung aja dengan pernyataan petugas tersebut kok bisa begini kartu saya, aduh....tambah pusing saya. dan saya meminta petugas tersebut menonaktifkan NSP tersebut, karna saya tidak ada pesan NSP dari 1212 tersebut Dan barusan ini tanggal 30 april saya mendapat lagi pesan dari telkomsel NSP 1212, kali ini pesannya datang dua kali dan menghabiskan pulsa saya lagi dan sekarang pulsa saya berada di posisi 1600 rupiah padahal tadi pagi saya cek pulsa saya berada di posisi 7000 rupiah. Apa yang saya alami ini adalah hal yang sangat mengesalkan bagi saya di kala saya di kondisi yang sangat sederhana apalagi kalau mengisi pulsa paling lama dua minggu sekali dan isinya pun 10000 rupiah. Saya keberatan sekali dengan hal ini dengan apa yang saya alami dan menguras isi pulsa saya, kalau dipikir-pikir pemakaian pulsa saya tidak boros dan saya berusaha sehemat mungkin memakai pulsa karna mengingat kondisi ekonomi. Saya menyalahkan pihak telkomsel yang bertindak sewenang-wenang tanpa persetujuan dari pihak pemakai atau konsumen. Yang mana telah merugikan pemakainya dengan menguras isi pulsa konsumen dengan tanpa persetujuan. Saya orangnya hemat dalam pemakaian pulsa dan jarang lah untuk bertelepon kemana-kemana apalagi saya hanya sms untuk teman atau kerabat saja, adapun kalau sms dari TV saya pasti meng unreg kembali saat itu juga. kalau hal NSP ini, ini yang paling berat buat saya karna saya memakai no ini sudah sangat lama dan udah banyak teman kampus yang mengenali no saya dan kalau saya pakai selalu memakai TM ataupun sms 1000, itu pun sms 1000 kalau ada yang penting di sms in kabanyak teman. Harapan saya kiranya pihak telkomsel harus kooperatif terhadap konsumennya dan kiranya apa yang saya alami ini di tindak lanjut, karna saya udah mengalami kerugian dengan apa yang saya alami ini. Hormat saya, Bambang Simangunsong -- you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups. to post emails, just send to : [email protected] to join this group, send blank email to : [email protected] to quit from this group, just send email to : [email protected] please visit to www.facebook.com/aga.madjid, add my Yahoo Messenger at [email protected] or add my twitter @aga_madjid thanks for joinning this group.
