Wanita Ini Masturbasi 47 Kali Sehari

Ia dibolehkan menonton video porno dan masturbasi saat jam kerja.

JUM'AT, 20 MEI 2011, 00:17 WIB

Anda Nurlaila

http://media.vivanews.com/thumbs2/2009/01/15/63199_situs_porno_300_225.jpg

situs porno (doc Corbis)

BERITA TERKAIT

VIVAnews - Sebuah keputusan sensitif diberikan hakim pengadilan Brazil bagi
Ana Catarian Bezerra, 36. Wanita yang berprofesi sebagai akuntan ini
dibolehkan melakukan masturbasi dan menonton video porno saat jam kerja di
kantor.

Bezerra, berhasil meyakinkan hakim bahwa dirinya mengalami gangguan
ketidakseimbangan kimia yang memicu kecemasan berat dan hiperseksualitas.
Cara satu-satunya untuk meredakan ketegangannya adalah melakukan masturbasi,
seperti dikutip Guanabee.com.

"Kondisi saya sangat buruk sehingga saya dapat melakukan masturbasi hingga
47 kali sehari," katanya. "Saat itulah saya meminta bantuan, karena tahu itu
sesuatu yang tidak normal," ujarnya seperti dikutip dari Aol Health.

Untuk mengurangi 'ketegangannya', dokter memberikan koktail dan obat
penenang untukmengurangi kebutuhan seksualnya menjadi sekitar 18 kali
sehari.

Dr Carol Queen, seorang seksolog, mengatakan kondisi seksual ini sangat
tidak lazim dan termasuk dalam kategori hiperseksualitas. 

Menurut Psikoterapis Dr Julie Elledge, hiperseksualitas saat ini tidak masuk
dalam diagnostik medis karena sebagian besar akibat pengaruh lingkungan. 

"Mungkin ada yang bisa menjadi co-diagnosis gangguan bipolar atau gangguan
obsesif-kompulsif. Namun ketika kecanduan seks dikatakan sebagai diagnosis,
biasanya bukan karena seks, tapi perilaku sekitarnya," kata Elledge.

Elledge menambahkan, melakukan masturbasi di tempat umum seperti kantor
bukan cara biasa untuk mengatasi masalah hiperseksualitas. Biasanya, ada
waktu khusus seperti istirahat dan di toilet bagi para karyawan yang
mengalami gejala ini.

Jason Tesauro, ahli etika dan penulis 'The Gentleman Modern' percaya tata
krama yang baik adalah solusi yang lebih baik daripada putusan hakim.

"Setiap kali Anda mempunyai anggota rekan kerja, teman atau keluarga dengan
anomali medis, respons yang tepat adalah untuk menghindari perhatian, dan
tidak menarik perhatian untuk itu," ucap Tesauro.

 

 

Warm Regards,

 

 

Zigo AlCapone

 

-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
please visit to www.facebook.com/aga.madjid,
add my Yahoo Messenger at [email protected] or
add my twitter @aga_madjid
thanks for joinning this group.

<<image001.jpg>>

Kirim email ke